"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Kereta Api Jadi Pilihan Utama, Penumpang Lebaran Daop 5 Purwokerto Capai Hampir 1 Juta

Peningkatan Jumlah Penumpang Kereta Api Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

Selama masa angkutan Lebaran 2026, Daop 5 Purwokerto mencatatkan peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang kereta api. Total pelanggan yang menggunakan layanan kereta api di wilayah tersebut mencapai hampir 1 juta orang. Angka ini meningkat sebesar 13 persen dibandingkan masa angkutan Lebaran 2025.

Data yang dikumpulkan menunjukkan bahwa total pelanggan yang menggunakan layanan kereta api di Daop 5 Purwokerto mencapai 993.152 orang selama periode 22 hari. Rinciannya, sebanyak 475.864 pelanggan berangkat dan 517.288 pelanggan datang di berbagai stasiun. Angka ini lebih tinggi dari Angkutan Lebaran 2025 yang mencatatkan total 878.753 pelanggan, terdiri dari 412.819 pelanggan berangkat dan 465.934 pelanggan datang.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M As’ad Habibuddin, menyatakan bahwa tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu. Ia menambahkan bahwa kereta api mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat dalam skala besar, khususnya pada periode Lebaran.

Puncak Arus Mudik dan Balik

Puncak arus mudik di Daop 5 Purwokerto terjadi pada H-2 Lebaran atau 19 Maret 2026, dengan jumlah kedatangan mencapai 34.515 pelanggan. Sementara itu, puncak arus balik terjadi pada H+3 Lebaran atau 24 Maret 2026, dengan jumlah keberangkatan sebanyak 36.354 pelanggan.

Selama masa angkutan Lebaran 2026, sejumlah stasiun tujuan favorit pelanggan dari wilayah Daop 5 Purwokerto didominasi oleh kota-kota besar. Stasiun Pasarsenen menjadi tujuan terbanyak dengan 72.252 pelanggan, disusul Stasiun Yogyakarta (40.591 pelanggan), Bekasi (33.966 pelanggan), Gambir (30.812 pelanggan), dan Kiaracondong (28.393 pelanggan).

Stasiun Purwokerto Menjadi yang Terbanyak Berangkat dan Datang

Di wilayah Daop 5 Purwokerto, Stasiun Purwokerto menjadi stasiun dengan volume pelanggan tertinggi, yakni 152.311 pelanggan berangkat dan 163.087 pelanggan datang. Disusul Stasiun Kutoarjo (83.785 berangkat, 91.279 datang), Kroya (54.472 berangkat, 60.030 datang), Kebumen (48.005 berangkat, 51.945 datang), serta Gombong (33.836 berangkat, 37.218 datang).

Persiapan dan Keunggulan Kereta Api

Menurut As’ad, capaian ini tidak terlepas dari berbagai persiapan yang telah dilakukan oleh KAI, mulai dari peningkatan keandalan sarana dan prasarana, kesiapan sumber daya manusia, hingga optimalisasi pelayanan baik di stasiun maupun selama perjalanan.

Selain itu, penggunaan kereta api selama masa Angkutan Lebaran juga dinilai memberikan dampak positif dari sisi environmental, social, and governance (ESG). Dari aspek lingkungan, kereta api dinilai lebih ramah lingkungan karena mampu mengangkut penumpang dalam jumlah besar dengan emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi.

Dari sisi sosial, layanan ini membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya, menekan angka kecelakaan, serta memberikan akses mobilitas yang lebih aman dan terjangkau bagi masyarakat. Sementara, dari aspek tata kelola, KAI terus mengedepankan prinsip keselamatan, ketepatan waktu, serta transparansi layanan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan publik yang prima.

KAI Daop 5 Purwokerto menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta menjaga keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan kereta api. Tidak hanya pada masa angkutan Lebaran tetapi juga dalam operasional sehari-hari sebagai bagian dari upaya menghadirkan transportasi publik yang berkelanjutan.

Hafsha Kamilatunnisa

Hafsha Kamilatunnisa adalah seorang Jurnalis yang mengangkat kisah masyarakat, kegiatan sosial, dan gerakan komunitas. Ia aktif dalam kegiatan sukarelawan, hobi memotret aksi sosial, dan membaca kisah inspiratif. Motto: “Empati adalah kekuatan terbesar penulis.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *