Kebakaran Menghanguskan Lantai 3 Gereja di Palembang
Kebakaran yang terjadi pada lantai tiga gedung Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Maranatha di Jalan Veteran, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan IT III, Palembang, Minggu (19/4/2026) pagi, menyebabkan kepanikan besar di kalangan jemaat dan anak-anak yang sedang mengikuti Sekolah Minggu. Api yang berasal dari ruang TU di lantai dasar membesar dengan cepat, sehingga memicu proses evakuasi darurat.
Menurut keterangan saksi mata, Evan Lavender (30), kebakaran pertama kali diketahui saat ia melihat asap keluar dari ruangan TU. Ia langsung membuka pintu dan menemukan api sudah membesar. Dengan segera, ia memberitahu jemaat yang sedang beribadah dan melaporkannya kepada Evelin Chinthia Chandra. Evelin kemudian segera melakukan evakuasi pendamping dan anak-anak Sekolah Minggu dari ruangan tersebut.
Setelah itu, para jemaat bersama-sama mencoba memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan peralatan lainnya. Namun, api tidak bisa dijinakkan dan semakin membesar. Beruntung, petugas pemadam kebakaran Kota Palembang tiba di lokasi sekitar pukul 10.05 WIB dan langsung berupaya memadamkan api. Setelah hampir satu jam lebih, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.45 WIB, dan dilakukan pendinginan pada pukul 11.55 WIB.
Untuk memadamkan api, dikerahkan sekitar 10 mobil pemadam kebakaran. Petugas kepolisian juga segera tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengambil keterangan saksi-saksi. Menurut Kompol Ismail, Kapolsek IT II, kebakaran ini terjadi di lantai tiga gereja dan sekolah Maranatha. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, diduga kuat akibat korsleting listrik.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, tiga orang mengalami sesak napas, yaitu Vialiani (22), Oke Ayah Putri Hreba (22), dan Siawvi (42). Ketiganya telah dibawa ke rumah sakit dan kondisinya kini membaik. Kerugian materi belum dapat dihitung, tetapi lantai tiga gedung tersebut hangus terbakar.
Reaksi Warga dan Media Sosial
Kejadian ini juga viral di media sosial, termasuk di akun @plglipp.co dan @palembang.update. Dalam rekaman yang beredar, terlihat asap hitam yang membumbung tinggi dari bangunan berbentuk ruko di pinggir jalan. Suara tangisan panik warga terdengar jelas dari lokasi kejadian.
Petugas pemadam kebakaran menunjukkan aksi heroik dengan menggunakan APD lengkap untuk mengevakuasi warga dari gedung tersebut. Mereka juga memecahkan kaca bangunan agar proses evakuasi lebih mudah. Warga yang berada di dalam gedung dievakuasi melalui jendela samping menggunakan tangga.
Proses Penyelidikan dan Tindakan Lanjutan
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Selain itu, pihak gereja dan sekolah akan melakukan evaluasi dan perbaikan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Para jemaat dan siswa Sekolah Minggu juga diberikan perlakuan psikologis untuk mengatasi trauma akibat kejadian ini.
Kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran akan keamanan dan kebersihan lingkungan serta pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik.











