"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"
Hukum  

Terdakwa Korupsi Rp105 Miliar di Jambi Ditahan di Rumah

Status Tahanan Rumah Terdakwa Kasus Korupsi Bank BNI Palembang

Bengawan Kamto, terdakwa kasus dugaan korupsi kredit investasi dan modal kerja Bank BNI Palembang periode 2018–2019, saat ini menjalani penahanan dalam bentuk tahanan rumah. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jambi, status tersebut berlaku sejak 5 Januari 2026 hingga 26 April 2026.

Dalam perkara ini, Bengawan Kamto diduga terlibat dalam kasus yang merugikan keuangan negara hingga Rp105 miliar. Kejaksaan Tinggi Jambi menyatakan bahwa perubahan status penahanan menjadi kewenangan hakim karena perkara telah memasuki tahap persidangan. Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Sugeng Hariadi, mengatakan bahwa hal tersebut sudah masuk pengadilan, sehingga sebaiknya menghubungi Humas Pengadilan Negeri (PN) Jambi.

Menurut Sugeng, dalam ketentuan KUHAP terbaru, kewenangan untuk mengalihkan status penahanan berada di tangan hakim. Sementara itu, Humas Pengadilan Negeri Jambi, Otto Edwin, menyebut bahwa status tahanan rumah terhadap terdakwa sebenarnya sudah ditetapkan sejak tahap penanganan di kejaksaan. Ia menegaskan bahwa majelis hanya meneruskan tahanan rumahnya.

Sidang Perdana dan Dakwaan

Bengawan Kamto, yang menjabat sebagai Komisaris Utama PT Prosympac Agro Lestari (PAL), menjalani sidang perdana pada 1 Februari 2026 bersama terdakwa lainnya, Arief Rohman. Dalam dakwaan, keduanya disebut memperkaya diri sendiri maupun pihak lain secara melawan hukum melalui pengajuan kredit di Bank BNI yang tidak sesuai dengan kondisi riil perusahaan.

Jaksa Penuntut Umum mendakwa para terdakwa dengan Pasal 603 KUHP serta Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Hingga kini, proses persidangan masih berlangsung di Pengadilan Negeri Jambi.

Alasan Kesehatan

Pengadilan Negeri Jambi menyatakan bahwa penetapan tahanan rumah terhadap Bengawan Kamto didasarkan pada pertimbangan kondisi kesehatan. “Jadi ini kita melanjutkan penahanan rumah dengan alasan terdakwa baru menjalani operasi jantung dan masih terus melakukan pengobatan dan kontrol,” kata Otto Edwin kepada Kompas.com, Jumat (27/3/2026) malam.

Pengajuan perubahan status penahanan tersebut diajukan oleh kuasa hukum terdakwa dan kemudian dikabulkan oleh majelis hakim.

Profil Bengawan Kamto

Bengawan Kamto dikenal sebagai salah satu orang kaya berlatar belakang pengusaha papan atas di Provinsi Jambi. Namanya masuk dalam jajaran elite pelaku usaha dengan jaringan bisnis yang luas di berbagai sektor. Aktivitas bisnisnya terbilang beragam dan berkembang di sejumlah bidang, mulai dari otomotif, perhotelan, hingga perkebunan.

Di sektor perhotelan, Bengawan Kamto menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Selaras Jaya Indah Hotelindo, perusahaan yang mengelola Swiss-Belhotel Jambi. Hotel berbintang empat tersebut berlokasi di pusat Kota Jambi dan menjadi salah satu akomodasi ternama di daerah itu.

Sementara di bidang otomotif, ia dipercaya sebagai Direktur di PT Jaya Indah Motor. Perusahaan ini merupakan dealer resmi Hino dan Suzuki untuk wilayah Jambi, sekaligus menyediakan layanan purnajual kendaraan niaga berat yang banyak digunakan di sektor konstruksi, pertambangan, dan perkebunan. Tak hanya itu, Bengawan Kamto juga menduduki posisi Komisaris Utama di PT Selaras Jaya Indah Motor, yang menjadi dealer resmi Yamaha di Jambi.

Perusahaan ini mengelola distribusi sepeda motor Yamaha dengan jaringan showroom dan bengkel resmi yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Ia juga pernah merintis usaha di sektor otomotif melalui Jaya Indah Motor yang memasarkan mobil Chevrolet. Namun, bisnis tersebut kini telah berhenti beroperasi seiring dengan hengkangnya merek Chevrolet dari industri otomotif di Indonesia.

Di sektor perkebunan, Bengawan Kamto tercatat memiliki saham di PT Prosympac Agro Lestari (PAL). Perusahaan ini mengoperasikan pabrik kelapa sawit (PKS) yang berlokasi di Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.


Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *