Ringkasan Mutasi Polres Tana Tidung dan Malinau
Pada bulan Februari 2026, terjadi sejumlah perubahan jabatan di jajaran Polres Tana Tidung dan Polres Malinau. Perubahan ini merupakan bagian dari kebijakan rotasi dan penyegaran organisasi di tubuh Polri. Berikut adalah daftar lengkap mutasi yang terjadi:
Mutasi di Polres Tana Tidung
Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan karier, beberapa jabatan di Polres Tana Tidung mengalami perubahan. Berikut rincian mutasinya:
- Wakapolres: Jabatan Wakapolres diserahterimakan dari AKBP Alyadi kepada Kompol Sonny Tandisau.
- Kasat Lantas: Iptu Larwanda Agung Maulana digantikan oleh Ipda Laura Agelia Fernanda.
- Kasat Reskrim: Iptu Akhmad Abiyardie Syakhranie dilantik sebagai Kasat Reskrim baru.
Perpindahan jabatan ini dilakukan dalam rangka memperkuat struktur organisasi serta meningkatkan efisiensi pelayanan kepolisian. Kapolres Tana Tidung, AKBP Eko Nugroho, menjelaskan bahwa mutasi ini merupakan kebijakan pimpinan untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.
Selain itu, AKBP Eko Nugroho menyampaikan bahwa pejabat baru diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam penegakan hukum dan pelayanan publik. Terutama untuk posisi Kasat Lantas yang akan fokus pada pengembangan layanan SIM dan peningkatan kualitas pelayanan lalu lintas.
Untuk Kasat Reskrim, AKBP Eko Nugroho menekankan pentingnya penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan. Pemilihan Kasat Reskrim baru juga didasarkan pada pengalaman dan kemampuan dalam menghadapi dinamika hukum yang berkembang.
Mutasi di Polres Malinau
Di sisi lain, Polres Malinau juga mengalami perubahan jabatan. Berikut daftar mutasi yang terjadi:
- Kasat Lantas: Iptu Larwanda Agung Maulana menggantikan Iptu Dhea Gustriwidya Ningrum yang pindah ke Polres Nunukan.
- Kabag SDM: Iptu Dedi Priyanto dilantik menggantikan AKP Mohamad Soleh yang dipindahkan ke Polda Kaltara.
- Kabag Perencanaan: Iptu Welly mengisi posisi yang ditinggalkan AKP Muadib yang telah pensiun.
Mutasi ini dilakukan sebagai bagian dari dinamika organisasi dan pengembangan karier personel. Kapolres Malinau, AKBP Imam Irawan, menyatakan bahwa mutasi ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Upacara serah terima jabatan (Sertijab) dilaksanakan secara resmi di Mapolres Malinau. Kapolres menekankan agar para pejabat baru segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban.
AKBP Imam Irawan juga menyampaikan harapan besar agar pejabat baru mampu menjawab tantangan tugas ke depan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Malinau.
Pentingnya Mutasi dalam Organisasi Polri
Mutasi di tubuh Polri tidak hanya sekadar perpindahan jabatan, tetapi juga menjadi bagian dari sistem pembinaan karier dan peningkatan kualitas organisasi. Proses ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap anggota Polri dapat berkembang dan memberikan kontribusi optimal dalam menjalankan tugasnya.
Dengan adanya mutasi, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang lebih dinamis dan efektif. Setiap perubahan jabatan dilakukan dengan pertimbangan matang, termasuk kesiapan dan kapasitas pejabat yang akan mengisi posisi baru.
Proses ini juga menjadi ajang penyegaran dan pengembangan potensi anggota Polri, sehingga dapat menghadapi tantangan di masa depan dengan lebih siap dan profesional.











