"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Proses pembuatan makanan murid sekolah Singapura, bisa dipesan ortu H-2

Inovasi Dapur Terpusat di Sekolah-Sekolah Singapura

Pada 2 Januari 2026, sebanyak 13 sekolah di Singapura mulai menerapkan model dapur terpusat di kantin mereka. Model ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi penyajian makanan bagi para siswa. Kementerian Pendidikan Singapura (MOE) memilih tiga operator utama, yaitu Wilmar, Gourmetz, dan Chang Cheng Mee Wah, untuk mengelola dapur tersebut. Keputusan ini didasarkan pada beberapa faktor seperti daya saing harga makanan, variasi menu, serta rekam jejak perusahaan dalam menyediakan layanan makanan yang baik.

Salah satu operator, Wilmar, menjelaskan proses pembuatan menu makanan yang diberikan kepada para siswa. Menurut laporan dari ChannelNewsAsia (16/1/2026), Wilmar mengelola empat dari 13 kantin sekolah, yaitu Casuarina Primary, Chongzheng Primary, Northoaks Primary, dan Outram Secondary. Proses perencanaan menu dilakukan secara terintegrasi antara pihak dapur dengan orangtua atau wali murid. Menu disiapkan sejak pagi hari agar tetap segar saat dikonsumsi oleh siswa.

Selain itu, Wilmar juga menerapkan model hibrida dalam menyajikan menu makan untuk para murid. Selain opsi menu pesanan, kios atau gerai juga tersedia untuk makanan yang baru disiapkan saat itu juga. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi siswa dalam memilih jenis makanan yang ingin mereka konsumsi.

Proses Perencanaan Menu

Proses perencanaan menu dimulai sekitar empat minggu sebelumnya. Orangtua atau wali murid dapat memesan menu paling lambat pukul 12.00 siang dua hari sebelumnya. Setelah pesanan masuk, bahan mentah dipesan dan persiapan memasak dimulai keesokan harinya.

Direktur Dapur Pusat Wilmar, Ho Shau Foong, menjelaskan bahwa sistem informasi lengkap digunakan untuk memastikan bahwa makanan yang disajikan memiliki porsi dan berat yang tepat, dengan sedikit limbah. “Kami memiliki sistem informasi lengkap untuk mengkalibrasi semua data ini guna memastikan bahwa makanan yang kami masak memiliki porsi yang tepat, berat yang tepat, dengan sedikit limbah,” ujarnya.

Penyajian Menu Makan

Pada hari sekolah, dapur mulai beroperasi pukul 04.00 pagi waktu setempat, dengan proses memasak dimulai sekitar pukul 04.45. Ketika itu, dapur Wilmar menyiapkan lima jenis makanan bento yang berbeda. Setiap menu terdiri dari karbohidrat, protein, dan sayur. Selain itu, juga tersedia pilihan vegetarian. Semua hidangan bento yang disiapkan adalah halal.

Setelah matang, hidangan tersebut diangkut ke ruang pengemasan. Dibutuhkan sekitar empat orang untuk mengemas satu kotak bento. Semua proses tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan proses penghangatan makanan. Menurut Ho, ketepatan waktu sangat penting untuk menjaga kesegaran makanan yang bakal disajikan kepada para murid.

“Setelah makanan dikemas, makanan tersebut disegel dalam wadah berinsulasi dan dikirim ke truk khusus, langsung ke sekolah,” tuturnya.

Penyediaan Menu di Kantin Sekolah

Para petugas dari Wilmar segera menata dan menyiapkan menu di kantin sekolah yang telah disiapkan sebelum waktu istirahat dimulai. Kantin yang dioperasikan Wilmar memiliki kios dengan menjual makanan yang baru disiapkan. Kios itu menawarkan beberapa pilihan menu. Namun, menu yang bisa dipilih tidak sebanyak jika melalui metode pemesanan terlebih dahulu.

Sekitar dua pertiga murid di keempat sekolah memilih memesan makanan bento terlebih dahulu. Sementara itu, sepertiga murid lainnya membeli makanan langsung dari gerai.

Harga Per Porsi Menu

Menurut laporan dari TheStraitsTimes (16/1/2026), setiap hari tersedia lima pilihan bento dan tiga pilihan makanan siap saji, dengan menu yang berubah setiap minggu. Untuk menu bento yang dipesan sebelumnya, harganya berkisar antara 2-3,5 dollar Singapura (sekitar Rp 26.000-Rp 46.000). Sementara itu, menu makanan siap saji yang dijual di gerai, harganya antara 2-2,5 dollar Singapura (sekitar Rp 26.000-Rp 32.000), tergantung ukuran porsi.

Adapun makanan yang dipesan terlebih dahulu, memberikan waktu antrean lebih pendek bagi para murid saat di kantin sekolah. Dengan adanya model dapur terpusat ini, diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kualitas makanan bagi siswa-siswi di Singapura.

Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *