Peran Gerakan Pramuka dalam Membentuk Generasi Berkualitas di Kota Pontianak
Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, khususnya bagi generasi muda. Berbagai kegiatan seperti pembinaan, pendidikan karakter, aksi sosial, hingga kegiatan kemasyarakatan yang selama ini dilakukan menjadi bukti nyata kontribusi Pramuka dalam menciptakan generasi yang tangguh dan berintegritas.
Pembinaan yang dilakukan oleh Pramuka tidak hanya terbatas pada penguasaan keterampilan, tetapi juga fokus pada pengembangan sikap dan perilaku yang positif. Hal ini sangat penting untuk mencegah generasi muda dari terjebak dalam aktivitas negatif seperti penyalahgunaan narkoba atau pergaulan yang tidak produktif. Dengan adanya program-program yang terstruktur, Pramuka membantu mengarahkan para anggotanya pada kegiatan yang bermanfaat dan memperkuat nilai-nilai kepramukaan.
Apresiasi terhadap Pengurus dan Pembina Pramuka
Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Pontianak, Bahasan, menyampaikan apresiasi kepada para pengurus dan pembina Pramuka yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam membina generasi muda. Menurutnya, peran tersebut membutuhkan komitmen, kesabaran, keteladanan, serta semangat pengabdian. Ia menilai bahwa kerja keras mereka menjadi fondasi utama dalam membangun karakter yang kuat dan berintegritas.
“Atas nama Pemerintah Kota Pontianak, saya menyampaikan terima kasih atas peran aktif Gerakan Pramuka yang selama ini menjadi mitra strategis dalam membina generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial,” ujarnya.
Rakercab sebagai Forum Strategis
Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Kota Pontianak memiliki peran strategis sebagai sarana evaluasi program sekaligus forum untuk merancang program kerja yang lebih terarah dan berkelanjutan. Bahasan berharap melalui rakercab ini, peserta dapat berdiskusi secara terbuka dan konstruktif guna merumuskan program kerja yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Melalui forum ini, saya berharap seluruh peserta dapat berdiskusi secara terbuka dan konstruktif guna merumuskan program kerja yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan zaman serta relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini,” jelas Bahasan.
Kepemimpinan dan Tanggung Jawab Bersama
Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Barat, Syarief Abdullah Alkadrie, menekankan bahwa Pramuka merupakan wadah strategis dalam membentuk generasi muda yang siap menjadi pemimpin masa depan. Jiwa nasionalisme yang kuat menjadi fondasi utama yang harus terus dijaga dan diperkuat di tengah berbagai tantangan zaman.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran Pramuka dalam menangkal pengaruh negatif di kalangan generasi muda. “Jangan sampai ada anggota Pramuka yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, pencurian, atau tindakan kriminal lainnya. Ini menjadi tanggung jawab bersama, terutama para pembina, untuk mengarahkan generasi muda ke arah yang positif,” pesannya.
Pendataan Anggota dan Penggunaan Seragam
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Pontianak, Firdaus Zar’in, turut menyoroti masih adanya ketidaksamaan dalam penggunaan atribut seragam Pramuka di lapangan. Pihaknya telah melakukan sosialisasi agar penggunaan seragam dapat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, dalam upaya memperkuat data keanggotaan, Kwarcab juga tengah melakukan pendataan melalui Kartu Tanda Anggota (KTA). Hingga kini tercatat lebih dari 2.000 anggota Pramuka di Kota Pontianak, meski jumlah keseluruhan masih terus dihimpun.
“Kami masih melanjutkan pendataan ke seluruh kecamatan karena belum ada angka pasti jumlah anggota secara keseluruhan,” pungkasnya.











