"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Populer Kaltim: Anggaran 2026 Rp15,15 Triliun, APBD Berau Turun, WiFi Gratis di Balikpapan

Berita Populer di Kalimantan Timur dalam 24 Jam Terakhir

Beberapa berita menarik dan penting telah menjadi perhatian masyarakat di Provinsi Kalimantan Timur selama 24 jam terakhir. Berikut ini tiga berita paling populer yang menjadi fokus utama.

1. RAPBD Kaltim 2026 Disepakati Rp15,15 Triliun

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bersama DPRD Provinsi Kaltim telah menyepakati Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026 sebesar Rp15,15 triliun. Penyusunan anggaran ini dilakukan setelah mengalami pemangkasan dari pemerintah pusat.

Penandatanganan dilakukan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud–Seno Aji serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim, Sri Wahyuni bersama Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Wakil Ketua I Ekti Imanuel, Wakil Ketua II Ananda Emira Moeis, dan Wakil Ketua III Yenni Eviliana.

Gubernur Rudy Mas’ud menyampaikan apresiasi atas pembahasan hingga kesepakatan bersama yang tepat waktu. Prioritas APBD 2026 meliputi bantuan keuangan kabupaten/kota, optimalisasi APBD, program unggulan Gratispol dan Jospol, ketahanan pangan, serta transformasi digital untuk efisiensi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Dalam kesempatan ini, meski menghadapi tekanan, Rudy Mas’ud tetap optimis dan merincikan postur APBD 2026 dengan total Pendapatan Daerah Rp14,25 triliun dan total Belanja Daerah Rp15,15 triliun.

  • Pendapatan Daerah:
  • Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp10,75 triliun
  • Pendapatan Transfer: Rp3,13 triliun
  • Lain-lain Pendapatan Sah: Rp362,03 miliar

  • Belanja Daerah:

  • Belanja Operasi: Rp8,16 triliun
  • Belanja Transfer: Rp5,89 triliun
  • Belanja Modal: Rp1,06 triliun
  • Belanja Tidak Terduga: Rp33,93 miliar

Rudy juga menegaskan bahwa Kaltim menunjukkan kemandirian fiskal dengan optimal dalam menyerap PAD dan tidak bergeming dengan pemangkasan sekitar 66,39 persen atau Rp6,19 triliun dari dana transfer pusat.

2. Pemkot Balikpapan Perluas 362 Titik WiFi Gratis

Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus mempercepat transformasi digital sebagai langkah menuju kota global melalui program bertajuk “Go See The World”. Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud resmi memperluas layanan WiFi gratis yang kini telah tersebar di 362 titik strategis di enam kecamatan.

Menurutnya, infrastruktur digital yang kuat menjadi prasyarat Balikpapan untuk melangkah sebagai kota modern dan berdaya saing global. Fasilitas internet gratis itu ditempatkan di berbagai pusat aktivitas warga, seperti kantor pemerintahan, sekolah, fasilitas kesehatan, taman kota, terminal, pasar tradisional hingga ruang terbuka publik lainnya.

Untuk mengakses layanan, warga cukup berada di lokasi yang telah terjangkau jaringan WiFi gratis, lalu melakukan login tanpa memasukkan kata sandi. Kecepatan jaringan yang disediakan berada pada kisaran 50 hingga 100 Mbps, sehingga cukup untuk kebutuhan belajar, kerja daring, hingga aktivitas digital lainnya.

3. APBD Berau Anjlok, Bupati Minta Pengusaha Taat Bayar Pajak Daerah

Menyikapi proyeksi penurunan drastis Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau pada tahun 2026, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meminta dan menekankan pentingnya kepatuhan para pelaku usaha dalam membayar Pajak Daerah.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penurunan signifikan dana transfer pusat yang dapat menekan kemampuan fiskal daerah pada tahun 2026. Menurutnya, pengurangan dana transfer memang berdampak besar. Kondisi ini memaksa pemerintah daerah (Pemda) untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya melalui sektor pajak.

Hingga September 2025, realisasi pajak daerah diketahui masih berada di bawah target Rp 98 Miliar. Pemerintah juga menegaskan bahwa setiap rupiah dari pajak daerah akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan.


Denis Arjuna

Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *