Profil Kecamatan Rappocini di Kota Makassar
Kecamatan Rappocini adalah salah satu wilayah yang terletak di Kota Makassar. Wilayah ini memiliki luas sekitar 11,25 kilometer persegi dan terdiri dari 11 kelurahan. Setiap kelurahan memiliki karakteristik khas, mulai dari kawasan pemukiman padat hingga pusat perdagangan dan perkantoran.
Struktur Sosial dan Penduduk
Rappocini dikenal memiliki struktur sosial yang dinamis. Jumlah penduduk mencapai 151.041 jiwa, dengan dominasi masyarakat perempuan sebanyak 77.275 jiwa dan laki-laki sebanyak 73.766 jiwa. Di wilayah ini juga terdapat 576 RT dan 107 RW yang tersebar di seluruh 11 kelurahan.
Kelurahan-kelurahan yang termasuk dalam wilayah Rappocini antara lain:
– Balla Parang
– Banta-Bantaeng
– Bonto Makkio
– Buakana
– Gunung Sari
– Karunrung
– Kassi-Kassi
– Mappala
– Minasa Upa
– Rappocini
– Tidung
Batas Wilayah
Secara geografis, Rappocini memiliki batas yang strategis. Di bagian utara berbatasan dengan Kecamatan Panakkukang dan Manggala, sedangkan di bagian selatan berbatasan dengan Kecamatan Tamalate dan Kabupaten Gowa. Di bagian barat, wilayah ini berbatasan dengan Kecamatan Makassar, Mamajang, dan Tamalate. Sementara itu, di sebelah timur, Rappocini berbatasan dengan Kecamatan Manggala dan Kabupaten Gowa.
Sejarah Singkat
Sebelum menjadi kecamatan, Rappocini dulunya merupakan desa di Kecamatan Tamalate. Pada tahun 1971, wilayah ini masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Gowa. Namun, setelah adanya perundingan antar pemerintah daerah, Rappocini akhirnya resmi menjadi bagian dari Kota Makassar.
Camat Rappocini, Aminuddin, menjelaskan bahwa perubahan status ini memberikan dampak signifikan terhadap pengembangan wilayah.
Sarana Pendidikan dan Kesehatan
Rappocini memiliki sarana pendidikan yang cukup lengkap. Terdapat total 40 SD, 20 SMP, dan 11 SMA. Selain itu, beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Muhammadiyah (Unismuh), dan Universitas Indonesia Timur (UIT) juga berada di sekitar wilayah ini.
Dalam hal layanan kesehatan, Rappocini memiliki beberapa rumah sakit ternama seperti RSI Islam Faisal, RS Primata Hertasning, RS Bahagia Makassar, dan RSIA Ananda. Selain itu, terdapat juga empat puskesmas, yaitu Puskesmas Mangasa, Kassi-Kassi, dan Minasa Upa.
Potensi Ekonomi dan Budaya
Meskipun tidak memiliki pariwisata unggulan seperti kecamatan lain, Rappocini memiliki bukti sejarah berupa Monumen Emmy Saelan yang terletak di Kelurahan Kassi-Kassi. Monumen ini dibangun untuk mengenang jasa Emmy Saelan, seorang pahlawan perempuan asal Sulawesi Selatan.
Di sisi ekonomi, Rappocini memiliki geliat yang cukup baik. Ada lima hotel dan 11 rumah makan yang beroperasi di wilayah ini. Selain itu, wilayah ini juga memiliki tempat ibadah yang cukup beragam, seperti 129 masjid dan 9 gereja.
Struktur Pemerintahan
Kantor Kecamatan Rappocini berlokasi di Jl Teduh Bersinar, Kelurahan Gunung Sari. Camat Rappocini, Muhammad Aminuddin, bekerja sama dengan staf dan pegawai yang solid dalam menjalankan program pemerintah.
Beberapa program yang dijalankan sesuai dengan visi misi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham. Salah satunya adalah Urban Farming, kebersihan lingkungan, dan program lainnya.
Prestasi dan Program Unggulan
Kecamatan Rappocini telah berhasil mempertahankan juara umum pada Hari Kesatuan Gerak Pancasila (HKG) Pemberdayaan Kesehatan Keluarga (PKK) Kota Makassar. Tahun ini, delapan penghargaan berhasil diraih, termasuk juara umum lomba 10 Program Pokok PKK, pemenang lomba Tertib Administrasi, Lomba Pola Asuh Anak dan Remaja, serta Lomba Posyandu.
Salah satu program unggulan adalah kebun PKK yang dikelola oleh PKK kelurahan. Kebun ini memiliki luasan 480 meter persegi dan menanam berbagai jenis tanaman. Selain pertanian, kebun ini juga digunakan sebagai lahan perikanan dengan budidaya ikan nila dan lele dalam ember.
Profil Kecamatan Rappocini
Berikut adalah profil lengkap Kecamatan Rappocini:
- Luas wilayah kecamatan: 11,25 km²
- Perbatasan kecamatan:
- Utara: Kecamatan Panakkukang, Kecamatan Manggala
- Selatan: Kecamatan Tamalate, Kabupaten Gowa
- Barat: Kecamatan Makassar, Kecamatan Mamajang, Kecamatan Tamalate
- Timur: Kecamatan Manggala, Kabupaten Gowa
- Jumlah kelurahan: 11
- Jumlah RT: 576
- Jumlah RW: 107
- Jumlah warga: 151.041
- Laki-laki: 73.766 jiwa
- Perempuan: 77.275 jiwa
- Jumlah Sekolah:
- SD: 40
- SMP: 20
- SMA: 11
- Perguruan Tinggi: 6
- Fasilitas kesehatan:
- Rumah sakit: 4
- Puskemas: 4
- Ikon dan tempat wisata: –
- Gedung bersejarah di kecamatan: Monumen Emmy Saelan, Kelurahan Kassi-Kassi
- Jumlah Hotel: 5
- Jumlah rumah makan: 11
- Tempat ibadah:
- Masjid: 129
- Gereja: 9
Struktur Pemerintahan
- Camat: Muhammad Aminuddin, S.Sos., M.A.P
- Sekcam: Ndi Zulfadli, S.E
- Kasi Ekbang: Ulfah Djamaluddin, S.STP, M.Si
- Kasi Pemerintahan: Andi Bintang Haris, SH. MH
- Kasi Trantib: Arman Heider, S.Sos
- Kasi PMK: Sri Wahyuni, S.Pi
- Kasi Kebersihan: Fajar Lintang, S.H
- Kasubag Kepegawaian: Sulaeha Hamzah, S.E
- Kasubag Keuangan: Muhammad Pahri, A.Md











