Marosdaily.com – JAKARTA – Skandal pejabat negara yang digunakan dokumennya dikantongi Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto serta dititipkan ke Connie Rahakundini Bakrie disebut lebih besar besar dari skandal Watergate di area Amerika Serikat yang dimaksud menyebabkan pengunduran diri Presiden Richard Nixon. Connie menyimpan dokumen penting itu dalam Rusia.
Koordinator Warga Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman memohonkan agar PDIP membongkar semua skandal korupsi pejabat yang tersebut sudah dikantongi Hasto Kristiyanto. “Betul, bongkar semua,” kata Koordinator MAKI Bonyamin Saiman pada waktu dikonfirmasi SINDOnews, Rabu (8/1/2025).
Sebelumnya, Juru Bicara (Jubir) PDIP Guntur Romli mengumumkan ada lebih lanjut dari lima perkara skandal korupsi pejabat negara yang tersebut telah terjadi dipegang bukti-buktinya oleh Hasto. Diketahui, Hasto berencana untuk membongkar skandal tindakan hukum korupsi tersebut.
“Ya pasti lebih banyak (dari satu kasus). Ya lima perkara lebih tinggi itu,” kata Guntur pada kegiatan Rakyat Bersuara bertajuk ‘Bom Waktu Skandal Pejabat, Gertak atau Nyata’ yang dimaksud ditayangkan secara segera iNews, Selasa (7/1/2025).
Guntur menegaskan skandal perkara yang digunakan melibatkan pejabat negara yang mana akan dibongkar Hasto ini berkaitan dengan perkara korupsi, penyalahgunaan kewenangan hingga penyelenggaraan hukum untuk menyerang lawan politik.
Dia mengatakan, pada antara dokumen-dokumen itu ada yang dimaksud menjadi materi untuk dimasukkan ke di video yang digunakan akan dirilis, serta sanggup membuka skandal korupsi penyalahgunaan wewenang.
“Makanya sanggup disebutkan ini lebih tinggi besar dari tindakan hukum watergate yang dimaksud ada di tempat Amerika. Watergate kan persoalan hukum bagaimana penyalahgunaan, penyadapan, perkara hukum untuk membunuh lawan politik,” pungkasnya.











