Marosdaily.com – JAKARTA – Pengamat politik, Ubedilah Badrun menilai putusan Mahkamah Konstitusi ( MK ) yang digunakan menghapus ambang batas pencalonan presiden ( presidential threshold ) bisa jadi menjadi peluang berakhirnya dinasti urusan politik Joko Widodo ( Jokowi ). Pasalnya, putusan MK dinilai membuka potensi bagi putra-putri bangsa untuk bergabung kontestasi pilpres.
Menurutnya, putusan MK yang dimaksud menghapus ambang batas pencalonann presiden sudah ada sesuai dengan amanat konstitusi UUD 1944. Meskipun putusan itu terlambat lantaran kerap digugat, ia berkata langkah MK yang mana menghapus ambang batas presiden telah terjadi tepat.
“Tentu ini angin segar demokrasi untuk pemilihan umum presiden pada tahun 2029 mendatang. Setidaknya pada pemilihan umum presiden 2029 mendatang rakyat Indonesia berpotensi akan memilih berbagai alternatif pasangan capres-cawapres,” kata Ubedilah pada waktu dihubungi, hari terakhir pekan (3/1/2025).
Kendati demikian, Ubedilah memprediksi sejumlah kandidat yang dimaksud maju di tempat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Dosen kebijakan pemerintah Universitas Negeri DKI Jakarta (UNJ) ini pun juga menilai hal itu bisa jadi menjadi kesempatan berakhirnya urusan politik dinasti Jokowi.
“Saya memprediksi, selain akan banyak pasangan capres-cawapres pada Pilpres 2029 juga bisa jadi menjadi peluang berakhirnya dinasti Joko Widodo,” tutur Ubedilah.
Keyakinan itu dilatari lantaran potensi putra-putri terbaik bangsa untuk maju Pilpres 2024 semakin terbuka lebar. Ia pun menilai, rakyat tidak ada lagi dibelenggu partai dan juga pemilik modal untuk menentukan presiden dalam balik threshold 20%.
“Sebab memungkinkan banyak putra terbaik bangsa akan mengambil bagian kontestasi, partai dan juga rakyat tidak ada lagi dibelenggu partai lalu pemilik modal untuk menentukan presidenya dibalik threshold 20%,” tutur Ubedilah.
“Belajar dari Pilpres 2019 dan juga 2024 lalu, belenggu partai dan juga oligarki sudah memanjakan dinasti Jokowi yang tersebut berakibat fatal menciptakan demokrasi menjadi rusak,” tandasnya.











