Program Magang Nasional: Tercapai Target 100 Ribu Peserta pada Tahun 2025
Program Magang Nasional yang dicanangkan oleh pemerintah sejak Oktober 2025 telah mencapai target yang ditetapkan. Presiden Prabowo Subianto menargetkan bisa menjaring 100 ribu peserta Magang Nasional untuk tahun 2025. Namun, berdasarkan data yang dirilis dalam Buku Saku 0%, jumlah peserta MagangHub pada 2025 mencapai 102.696 orang. Angka ini melampaui target yang diharapkan.
Jumlah Peserta MagangHub Mencapai 102.696 Orang
Dalam laporan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang disampaikan dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi IX DPR RI, terungkap bahwa total peserta yang lolos seleksi pemagangan pada 2025 mencapai 102.696 orang. Angka tersebut meningkat dari kuota awal karena beberapa peserta mengundurkan diri setelah diterima kerja atau memutuskan tidak melanjutkan program.
Data Kemnaker menunjukkan perbedaan jumlah peserta dalam berbagai batch:
– Batch I: 14.952 peserta
– Batch IB: 1.160 peserta
– Batch II: 62.128 peserta
– Batch III: 24.456 peserta
Jumlah peserta MagangHub pada tahun lalu benar-benar mencapai angka yang lebih tinggi dari target yang ditetapkan.
Manfaat yang Diperoleh Peserta MagangHub
Selama mengikuti program magang, peserta mendapatkan berbagai fasilitas dan manfaat yang sangat bermanfaat. Salah satunya adalah uang saku bulanan yang setara dengan upah minimum kota/kabupaten tempat magang dilaksanakan. Di Jakarta, uang saku diberikan sesuai upah minimum provinsi.
Selain itu, peserta juga mendapatkan perlindungan jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan, yang dibayarkan oleh pemerintah. Selain itu, peserta juga diberikan sertifikat kompetensi dan kesempatan karier untuk direkrut menjadi karyawan.
Menurut Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, “Ada uang saku setara upah minimum kota kabupaten lokasi magang, kecuali Jakarta upah minimum provinsi. Kemudian mereka diberikan JKK, JKM. Kemudian setiap perusahaan diminta menyiapkan mentor dan kami mengimbau perusahaan tempat pemagangan memberikan sertifikat kompetensi.”

Dukungan Luas untuk Program MagangHub
Program MagangHub didukung oleh sejumlah besar institusi mitra penyelenggara pemagangan. Totalnya mencapai 8.054 institusi. Program ini juga melibatkan 30.301 mentor pemagangan serta 19.601 posisi jabatan.
Institusi mitra penyelenggara terdiri dari berbagai sektor, termasuk instansi pemerintah (Kementerian/Lembaga), perusahaan BUMN, perusahaan swasta dari berbagai industri seperti perbankan, layanan kesehatan, pariwisata dan perhotelan, restoran, telekomunikasi, penyiaran, manufaktur, hingga sektor jasa asuransi.

Kesimpulan
Program MagangHub telah membuktikan keberhasilannya dalam menjaring peserta yang melebihi target yang ditetapkan. Dengan dukungan luas dari berbagai institusi dan manfaat yang diberikan kepada peserta, program ini diharapkan dapat membantu lulusan perguruan tinggi lebih siap memasuki dunia kerja.
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”











