"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"
Hukum  

Awalnya Dingin, Wardatina Mawa Bocorkan Interaksi dengan Insanul Fahmi Saat Mediasi

Pengakuan Wardatina Mawa tentang Interaksi dengan Insanul Fahmi Selama Sidang Mediasi

Pengungkapan dari Wardatina Mawa, seorang kreator konten yang tengah menjalani proses perceraian dengan suaminya, Insanul Fahmi, memberikan wawasan menarik tentang suasana sidang mediasi yang dijalaninya. Dalam sesi tersebut, ia menceritakan bagaimana interaksinya dengan pria yang pernah menjadi pasangannya itu berubah seiring berjalannya proses hukum.

Pada 26 Februari 2026 lalu, Mawa resmi mengajukan gugatan perceraian terhadap Insanul Fahmi ke Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Medan, Sumatera Utara. Sidang mediasi yang dilakukan pada Rabu (25/2/2026) kemarin menjadi momen penting dalam proses ini. Di dalamnya, Mawa mengungkapkan pengalamannya selama bertemu dengan suaminya, termasuk bagaimana awalnya mereka saling cuek dan tidak ingin terlalu dekat.

“Awalnya ya masih cuek-cuekan ya. Aku juga enggak mau lihat secara jelas ya dan detailnya dia,” ujar Mawa saat berbicara dalam sebuah tayangan video, seperti yang dikutip dari YouTube Insert, Sabtu (28/3/2026). Ia mengenakan penutup wajah dalam tampilannya tersebut, yang membuatnya lebih sulit untuk melihat ekspresi atau reaksi suaminya.

Namun, seiring berjalannya sesi mediasi, situasi mulai berubah. Pada akhir sesi, Mawa mengatakan bahwa ada sedikit interaksi antara dirinya dan Insanul. “Tapi pas sudah sesi akhir kan itu mulai ada interaksi sedikitlah,” katanya. Menurutnya, saat itu ia sedang menggunakan ponsel, dan Insanul menunjukkan rasa penasaran terhadap apa yang sedang ia lihat.

Mawa berusaha tetap tenang dan tidak merespons secara berlebihan. “Respons aku biasa aja. Berusaha ya kalem aja sih, karena kan itu ada beberapa pertanyaan yang pastinya ranah pribadi ya,” tambahnya. Meski demikian, ia tetap menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan proses hukum, karena dianggap penting bagi pengadilan.

Hasil Sidang Mediasi dan Persoalan Hak Asuh Anak

Hasil dari sidang mediasi yang dijalaninya ternyata menunjukkan bahwa kedua belah pihak sepakat untuk bercerai. Kuasa hukum Wardatina Mawa, Muhammad Idrus, menyampaikan bahwa pihak tergugat, yaitu Insanul Fahmi, tidak keberatan untuk berpisah. Hal ini disampaikan dalam sebuah tayangan video yang dikutip dari YouTube STAR 7 Channel, Kamis (26/3/2026).

Selain itu, kuasa hukum dari pihak Insanul Fahmi, Ardiansyah Hasibuan, juga memberikan penjelasan terkait hasil mediasi. Ia menegaskan bahwa hakim mediator hanya mengabulkan sebagian kesepakatan yang diajukan. Salah satu isu utama adalah soal hak asuh anak. Menurutnya, Insanul telah sepakat bahwa putra mereka akan diasuh oleh Mawa.

“Mediasi hanya mengabulkan sebagian. Soal hak asuh anak sudah sama Mawa, karena masih di bawah umur. Kita pun nggak ngotot-ngotot sih,” ujar Ardiansyah. Namun, meskipun sudah sepakat, Insanul meminta adanya kesepakatan lebih lanjut mengenai akses untuk bertemu dengan putranya.

Ia berharap dapat memiliki kesempatan untuk bertemu dan membawa putranya untuk tinggal bersamanya dalam beberapa waktu. “Cuman berilah klien kami ini untuk akses bertemu, berjumpa, dan boleh membawa (anak) udah itu aja inti dalam mediasi,” tambahnya.

Perasaan Saat Bertemu Kembali

Insanul Fahmi, yang masih sah menjadi suami Mawa, juga menyampaikan perasaannya saat kembali bertemu dengan istri sahnya. Setelah kisruh rumah tangga yang terjadi sejak November 2025, ia mengaku kesulitan berkomunikasi dan bertemu dengan Mawa. Namun, dalam sidang mediasi, ia merasa bahagia bisa kembali melihat wajahnya.

“Tapi ada sedihnya. Tapi kita berdoa yang terbaik untuk semuanya,” katanya. Meski ada perasaan sedih, ia menegaskan bahwa tidak ada rasa canggung saat kembali bertemu dengan Mawa.

“Santai sih,” ujarnya, menunjukkan bahwa suasana di ruang mediasi terasa lebih tenang dan tidak tegang.

Ratna Purnama

Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *