"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"
Hukum  

Kapolda Tes Urine Mendadak, Ini Hasilnya!

Tes Urine Mendadak untuk Mencegah Narkoba di Polda Lampung

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, melakukan tes urine mendadak kepada seluruh Kapolres dan PJU (Pejabat Utama) Polda Lampung di Siger Lounge, Mapolda Lampung, Jumat (27/2/2026). Tes tersebut dilakukan setelah mengikuti rakor lintas sektoral dalam rangka Operasi Ketupat 2026.

Helfi menjelaskan bahwa pihaknya sengaja melakukan tes urine kepada para kapolres hingga PJU Polda Lampung dengan harapan agar insan Bhayangkara tidak terlibat narkotika. “Tes urine tersebut dilakukan seluruh PJU Polda Lampung dan Kapolres jajaran atas perintah dari pimpinan,” ujarnya. Polda Lampung melakukan tes urine tersebut sebagai evaluasi dari pimpinan.

“Secara umum, tes urine ini mengerem niat pelaku narkotika untuk berbuat narkoba dan alhamdulillah hasilnya tak ada masalah,” ujar Helfi. Tes urine ini menjadi bagian dari upaya pencegahan yang dilakukan oleh Polda Lampung guna memastikan keamanan dan ketertiban selama operasi tersebut berlangsung.

Persiapan Operasi Ketupat 2026

Polda Lampung tengah bersiap menghadapi Operasi Ketupat 2026, yang akan berlangsung mulai 13-26 Maret 2026. Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, menyatakan kesiapan dalam menghadapi operasi tersebut. “Jadi pada hari ini yang kita bahas yaitu terkait dengan persiapan kita untuk melaksanakan pengamanan di rencana Operasi Ketupat 2026,” ujarnya.

Pihaknya juga mengungkapkan bahwa hasil evaluasi dari tahun sebelumnya, yaitu 2024-2025, telah dilengkapi sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat yang menggunakan jasa transportasi kapal laut. Dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni nantinya bisa terkoordinasi dengan baik.

“Dan kita lakukan kegiatan penguraian masyarakat yang menggunakan jasa transportasi laut tersebut nanti di tujuh dermaga yang ada di Bakauheni,” kata Helfi. Hal ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam hal kecepatan dan kenyamanan saat arus mudik maupun arus balik.

Buffer Zone dan Delay System

Pihaknya juga telah menyiapkan buffer zone di lima rest area, yaitu di KM 20, 49, 87, dan 153. “Kita juga siapkan buffer zone di lima rest area, di KM 20, 49, kemudian 87 dan 153,” ujarnya. Pihaknya bekerja sama dengan Hutama Karya (HK) untuk membantu menyiapkan rest area tersebut.

“Ada tempat posko pengamanan kita, kemudian untuk istirahat masyarakat, sementara menunggu nanti pada saat kegiatan delay system diberlakukan. Jadi pada saat terjadi penumpukan pada saat di zona kuning maupun zona merah, tapi tidak lama, hanya 15 menit,” jelas Helfi. Diharapkan masyarakat sudah bisa bergerak kembali sesuai dengan jumlah kapasitas kapal yang mengangkut.

Kerja Sama dengan Instansi Terkait

Pihaknya juga berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk mudik gratis. “Ada mudik gratis dari Tanjung Priok ke Pelabuhan Panjang, dipersiapkan, mudah-mudahan lebih banyak kapalnya lebih baik kan supaya terangkut semuanya,” ujarnya. Namun waktunya akan ditentukan untuk menunggu informasinya kapan nanti akan diumumkan oleh pemerintah untuk mudik gratis tersebut.

Selain itu, terkait sumbu tiga ke atas, diberlakukan mulai tanggal 13 Maret sampai dengan 26 Maret 2026. “Jadi sejak tanggal itu nanti kita akan koordinasi lintas sektoral untuk sumbu tiga ke atas,” kata Helfi. Kendaraan sumbu tiga ke atas itu pada tanggal 13 Maret 2026 sudah diupayakan tidak boleh masuk ke dalam tol.

Keamanan di Pelabuhan

Terkait keamanan kapal, pihaknya juga akan meningkatkan keamanan hingga di pelabuhan. “Oleh karena itu kita tempatkan nanti anggota di kapal-kapal, maupun di pelabuhan dengan berpakaian dinas semuanya untuk mengantisipasi membantu kenyamanan masyarakat pada saat mudik,” ujar Helfi.

Untuk rekayasa lalu lintas, sementara berlaku delay system, tetapi nanti dilihat tingkat kepadatan kendaraan. “Kalau misalnya itu masih normal ya dengan langkah-langkahnya kuncinya penguraian di Bakauheni,” imbuhnya.

Kesiapan Polda Banten

Sementara itu, Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, mengatakan bahwa kehadirannya Polda Banten adalah memastikan kesiapan baik di Provinsi Banten sendiri. “Terutama kami Polda Banten dengan memastikan kesiapan sarana prasarana, sumber daya manusia yang ada untuk memastikan pengamanan arus mudik dan balik nanti dapat berjalan aman dan lancar,” kata Hengki.

Pihaknya memastikan bagaimana standar operasional prosedur, mekanisme di dalam manajemen lalu lintas orang maupun barang serta kendaraan yang akan melakukan mudik. “Nantinya akan dimulai H-7 lebaran, kami akan menggelar seluruh kekuatan baik dari Polri sendiri Polda Banten, instansi terkait TNI, Basarnas, BMKG dan seterusnya,” terangnya.

Pihaknya akan bahu-membahu sebagai amanah yang diberikan kepada Polda Lampung untuk memperlancar kegiatan masyarakat yang akan mudik Lebaran 1447 Hijriah. Termasuk akan berkoordinasi dengan Polda Lampung serta stakeholder terkait. “Kami akan selalu berkoordinasi dengan stakeholder yang ada di sini semua. Karena sama-sama melaksanakan arus mudik maupun balik,” kata Hengki. “Dengan harapan yang akan melakukan mudik sesuai dengan taglinenya, Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” tukas Hengki.

Hasnah Najmatul

Penulis yang dikenal teliti dalam riset dan penyajian data. Ia menaruh minat pada dunia ekonomi, statistik ringan, dan analisis tren. Di waktu luang, ia menikmati sudoku, membaca artikel panjang, dan mendengarkan musik instrumental. Motto: “Akurasi adalah bentuk tanggung jawab.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *