Kasus Kekerasan yang Menyentuh Hati dalam Drakor Pro Bono (2025)
Dalam drakor Pro Bono (2025), Kang Da Wit (Jung Kyoung Ho) menghadapi kasus yang menjadi salah satu tantangan terberatnya dalam mempertahankan Tim Kepentingan Publik. Kasus ini melibatkan seorang selebriti ternama, Elijah (Jung Ji So), yang diduga melakukan kekerasan terhadap penggemarnya di sekitar tempat tinggalnya. Kejadian ini terekam oleh supir taksi yang disewa korban dan digunakan untuk memeras Elijah.
Kasus kekerasan ini ternyata berujung pada dugaan eksploitasi anak yang dilakukan oleh ibu Elijah, Cha Jin Hui (Oh Min Ae), yang juga merupakan pemimpin agensi tempat Elijah bernaung. Melalui kasus ini, banyak kasus keluarga lainnya yang ditangani oleh Tim Kepentingan Publik juga muncul. Para pengacara menyadari bahwa kasus ini akan berhenti begitu saja karena regulasi hukum yang ada di negara mereka.
Melindungi Hak dan Kewajiban Setiap Individu
Song Ji Hye (Baek Seung Yeon) adalah seorang perempuan disabilitas intelektual yang datang ke Tim Kepentingan Publik untuk meminta pertolongan. Dia adalah yatim piatu yang tinggal bersama pamannya dan bibinya. Orangtuanya meninggal dunia dan meninggalkan jaminan disabilitas untuk anaknya agar bisa melanjutkan hidup.
Sayangnya, asuransi jaminan disabilitas ini semuanya diambil alih oleh paman dan bibinya. Pengacara membantu Song Ji Hye untuk mendapatkan haknya yang telah diambil oleh keluarganya tersebut. Sayangnya, pengadilan menyatakan pamannya tidak bersalah karena dianggap membesarkan sekaligus jadi keluarga satu-satunya setelah orangtua Song Ji Hye meninggal.
Menciptakan Ketertiban dan Keadilan

Setelah putusan tidak bersalah, Song Ji Hye kembali tinggal bersama keluarga paman dan bibinya. Namun, dia dipaksa untuk bekerja di jalanan dan mendapatkan uang sesuai target mereka. Jika Song Ji Hye gagal memenuhi target, dia akan dipukuli dan dilarang untuk kembali ke rumah.
Kondisi ini jelas mungkin terjadi sekalipun mereka merupakan keluarga yang punya hubungan darah. Sayangnya, hukum tidak bisa melindungi individu yang nasibnya sama seperti Song Ji Hye jika tidak mengalami perubahan. Pada akhirnya, masyarakat juga tidak merasa aman di dalam rumahnya sendiri.
Menjamin Kesejahteraan Anak

Dalam keluarga, umumnya anak diakomodasi seluruh kehidupan dan kepentingannya oleh kedua orangtua. Sayangnya, kondisi ini tidak dialami oleh Elijah sejak kecil. Elijah tumbuh di sebuah keluarga rumpang yang ayahnya dikenal kerap memukuli seluruh anggota keluarganya ketika mabuk.
Kondisi ini membuat Elijah harus berusaha mencari cara agar bisa bangkit dari kondisi tersebut. Ketika kariernya di industri hiburan mulai naik, ibu Elijah memanfaatkan ini untuk mendapatkan banyak keuntungan. Imbasnya, dia memberikan anaknya kontrak buruh yang timpang dan membuat kerugian yang cukup besar. Namun, Elijah jelas tidak bisa mengupayakan kesejahteraannya sendiri karena saat itu masih baru memasuki umur legal dan sangat mempercayai ibunya.
Memberikan Peraturan dalam Hidup

Selain berurusan dengan ibunya, Elijah juga dicurangi oleh kakak laki-lakinya, Kim Ju Won (Yang Joon Myung). Dia merupakan direktur dari agensi yang didirikan ibu mereka untuk menaungi Elijah. Dengan nama besar adiknya, Kim Ju Won berhasil mendapatkan investasi dalam jumlah yang sangat besar dari perusahaan di luar negeri.
Sayangnya, uang tersebut tidak masuk ke rekening perusahaan karena langsung ditransfer ke rekening sebuah perusahaan atas nama anak Kim Ju Won. Pada akhirnya, Elijah menanggung kerugian tersebut meskipun Kim Ju Won bersalah. Dengan kepastian hukum, kecurangan dalam hubungan keluarga akan bisa diatasi dengan baik.
Kondisi ini membuat Kang Da Wit mengusahakan perubahan undang-undang keluarga agar para korban, seperti Elijah dan Song Ji Hye, bisa terlindungi. Pertanyaannya, apakah ketentuan hukum di drakor Pro Bono ini juga bisa ditegakkan di dunia nyata?
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











