"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"
Daerah  

Kurangi dampak sampah, 150 pelaku wisata Jakarta Barat ikut pelatihan

Pelaku Usaha Hotel dan Restoran di Jakarta Barat Ikuti Bimtek Pengelolaan Sampah Berbasis Tanggung Jawab Produsen

Sebanyak 150 pelaku usaha hotel dan restoran di wilayah Jakarta Barat mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang bertema “Pertumbuhan Berkelanjutan dan Keunggulan Regulasi: Bisnis Maju, Lingkungan Terjaga, Izin Terkelola.” Kegiatan ini diselenggarakan oleh Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Jakarta Barat. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan pemahaman tentang pengelolaan sampah berbasis tanggung jawab produsen serta penerapan prinsip ekonomi sirkular.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat, Sherly Yuliana, menjelaskan bahwa tema Bimtek ini dipilih karena meningkatnya aktivitas industri pariwisata yang berdampak pada peningkatan volume sampah. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan sampah yang lebih baik melalui prinsip pengurangan sampah dan ekonomi sirkular.

“Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis tanggung jawab produsen, penerapan ekonomi sirkular dalam operasional usaha, serta pengendalian pencemaran lingkungan,” ujarnya.

Selain itu, Bimtek ini juga membahas aspek keunggulan regulasi, khususnya terkait kemudahan dan kepatuhan dalam perizinan berusaha serta perlindungan tenaga kerja. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelaku usaha dapat menjalankan bisnis secara berkelanjutan tanpa mengabaikan aspek lingkungan dan sosial.

Beberapa narasumber kompeten turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain:

  • Koordinator Tata Kelola Tanggung Jawab Produsen Kementerian Lingkungan Hidup RI, Ujang Solihin Sidik
  • Kasubdit Sektor Perdagangan, Pariwisata dan Jasa Lainnya Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI, Siti Umilia Hassanah
  • Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Barat, Achmad Hariadi
  • Kepala Cabang Jakarta Grogol BPJS Ketenagakerjaan, Multanti

Sherly menekankan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mendorong pelaku usaha pariwisata agar lebih adaptif terhadap isu lingkungan dan regulasi. Ia berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan industri pariwisata yang berkelanjutan, berdaya saing, serta memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui Bimtek ini, kami berharap pelaku usaha hotel dan restoran dapat meningkatkan kualitas pengelolaan usahanya, tidak hanya dari sisi pelayanan dan bisnis, tetapi juga dalam hal pengelolaan lingkungan dan perlindungan tenaga kerja,” ujarnya.

Dalam Bimtek ini, peserta juga diajarkan bagaimana menerapkan praktik-praktik ramah lingkungan dalam operasional bisnis mereka. Hal ini mencakup pengurangan limbah, daur ulang, serta penggunaan bahan-bahan yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, para peserta juga diberikan informasi tentang peraturan-peraturan yang relevan, termasuk persyaratan izin usaha dan perlindungan hak-hak pekerja.

Sherly menilai bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran dan komitmen pelaku usaha terhadap lingkungan dan regulasi. Dengan adanya Bimtek, diharapkan pelaku usaha bisa menjadi contoh bagi yang lain dalam menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pelaku usaha. Dengan saling bekerja sama, diharapkan dapat tercipta lingkungan bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Sherly menegaskan bahwa Suku Dinas Parekraf Jakarta Barat akan terus menggelar kegiatan serupa di masa depan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan industri pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *