"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Meski Menang Telak, Persija Dapat Sorotan Jakmania, Ini Alasannya

Persija Jakarta Menang Telak, Tapi Dapat Kritik dari Jakmania

Persija Jakarta berhasil meraih kemenangan telak dalam laga melawan Persebaya Surabaya. Meski demikian, kemenangan tersebut tidak sepenuhnya membuat para pendukungnya, Jakmania, puas. Hal ini disebabkan oleh satu hal yang menjadi sorotan, yaitu jumlah kartu kuning yang diterima oleh pemain Persija.

Laga antara Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Pertandingan ini digelar dalam ajang Super League 2025/2026, pada Sabtu (11/4/2026). Persija Jakarta berhasil mengalahkan Persebaya dengan skor akhir 3-0. Gol-gol Macan Kemayoran dicetak oleh Allano Lima pada menit ke-15, Eksel Runtukahu pada menit ke-54, dan kembali oleh Eksel Runtukahu pada menit ke-76.

Meskipun meraih kemenangan, Persija Jakarta mendapat kritik tajam dari Jakmania. Sorotan utama jatuh pada koleksi kartu kuning yang diperoleh pemain. Dalam pertandingan ini, Persija Jakarta mengoleksi tiga kartu kuning. Kartu-kartu tersebut diberikan kepada Maxwell Souza, Eksel Runtukahu, dan Allano Lima.

Allano Lima menjadi sorotan utama karena kerap menerima kartu kuning setiap kali memperkuat Persija Jakarta. Hingga saat ini, ia telah menerima total 11 kartu kuning dan satu kartu kuning kedua dari tiga pertandingannya bersama klub ibu kota.

Kritik terhadap Allano Lima terlihat dari berbagai unggahan di media sosial resmi Persija Jakarta. Salah satunya adalah komentar dari @furqonhanafi yang menyatakan, “ALLANO TIAP MAIN PASTI MOTM TAPI TETEP HARUS KARTU JUGA YA.” Sedangkan @aidilwahyudi28 menulis, “Terbukti tanpa Gustavo aliran bola sama permainan sangat bagus sedikit evaluasi buat allano kaki nya jaill bangettt eyy segala minta protes ke wasit.”

Tidak hanya itu, @icalcaleeee menuliskan, “Padahal pelatihnya dari Brazil tapi allano susah di bilangin kyaknya tiap maen dapet kartu kuning kurang2in lah,” sementara @richan.ramdhani menambahkan, “Konsisten inget no red no red card lagi.”

Sebelum pertandingan, pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, sudah memberi peringatan kepada pemainnya untuk menghindari pengumpulan kartu kuning. Ia menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan selama pertandingan. “Kita selalu bicara sama pemain, harus mulai dengan 11 dan akhir dengan 11. Kita sudah tahu bagaimana kita sering dirugikan karena kartu,” ujarnya.

Namun, intensitas pertandingan yang tinggi selama laga melawan Persebaya Surabaya kemungkinan menjadi penyebab pemain Persija masih mengoleksi kartu.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Pertandingan babak pertama berlangsung dengan intensitas tinggi. Persija Jakarta mengambil inisiatif serangan sejak awal. Mereka terus mendominasi permainan dan mencoba menembus pertahanan Persebaya. Namun, hingga 10 menit pertama, pertahanan Persebaya tetap kokoh.

Petaka bagi Persebaya terjadi ketika mereka mendapat hadiah penalti setelah Milos Raickovic melanggar Eksel di kotak terlarang. Allano Lima, sebagai eksekutor, sukses menjalankan tugasnya dan membuka keunggulan 1-0 bagi Persija.

Persebaya coba meningkatkan intensitas serangan, tetapi sulit menembus pertahanan Persija. Di akhir babak pertama, wasit mengeluarkan dua kartu kuning, menunjukkan tensi pertandingan yang tinggi.

Babak Kedua

Awal babak kedua, dominasi Persebaya Surabaya meningkat setelah masuknya Rachmat Irianto dan Gali Freitas. Tim asuhan Bernardo Tavares terus mencecar pertahanan Persija Jakarta. Namun, pertahanan Macan Kemayoran tetap disiplin hingga menit 50.

Gawang Persebaya kembali kebobolan pada menit 54 lewat tendangan Eksel Runtukahu. Skor berubah menjadi 2-0. Persebaya terus berusaha mengejar, tetapi selalu tertinggal dalam serangan balik Persija.

Menit 76, Eksel Runtukahu kembali mencetak gol setelah memanfaatkan umpan matang dari Allano Lima. Skor akhir menjadi 3-0 untuk Persija Jakarta.

Persebaya terus berusaha menekan, tetapi gagal menciptakan gol. Pada menit akhir, mereka nyaris memperkecil kedudukan, tetapi tembakan Risto dan Bruno Paraiba hanya membentur mistar gawang.

Dengan skor akhir 3-0, Persija Jakarta berhasil mengamankan kemenangan. Meski demikian, kritik terhadap koleksi kartu tetap menjadi perhatian utama dari para pendukung.


Rafitman

Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *