"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Aksi Ferry Rotinsulu Menggebrak Car Free Night Palembang, Legenda SFC Membuat Pengunjung Terpukau

Kehadiran Legenda Sepak Bola dalam Uji Coba Car Free Night

Suasana uji coba Car Free Night (CFN) di Jalan Kolonel Atmo, Palembang, Sabtu malam, tiba-tiba menjadi ramai saat Ferry Rotinsulu tampil dalam duel panco. Aksi legenda Sriwijaya FC ini menarik perhatian warga dan berhasil memenangkan pertandingan dengan skor tipis 2-1.

Kehadiran POGTI Sumatera Selatan juga bertujuan untuk mengenalkan olahraga gulat tangan kepada masyarakat. Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya untuk memperkenalkan olahraga tersebut secara lebih luas.

Suasana yang Ramai dan Dinamis

Pada malam uji coba CFN di Jalan Kolonel Atmo, Sabtu (11/4/2026), ratusan warga yang sedang menikmati suasana malam di pusat kota Palembang tampak menyemut di satu titik. Bukan tanpa alasan, sosok legenda hidup Sriwijaya FC, Ferry Rotinsulu, terlihat sedang beradu tenaga di atas meja panco.

Kehadiran mantan kiper andalan Laskar Wong Kito ini menjadi magnet utama dalam atraksi yang digelar oleh Persatuan Olahraga Gulat Tangan Indonesia (POGTI) Sumatera Selatan. Dalam duel tersebut, Ferry menunjukkan sisa-sisa ketangguhannya. Meski sempat mendapat perlawanan sengit, ia akhirnya berhasil memenangi pertandingan dengan skor tipis 2-1.

Gemuruh sorak sorai dukungan untuk pria yang akrab disapa FR12 ini pun menggema di tengah keramaian jalan. “Ferry… Ferry… Ferry….,” suara pengunjung memberikan dukungan kepada Ferry Rotinsulu.

Tujuan dan Strategi POGTI Sumsel

Ketua POGTI Sumsel, Hermansyah, menjelaskan bahwa kehadiran komunitasnya bukan sekadar untuk meramaikan suasana uji coba CFN, melainkan juga sebagai ajang sosialisasi. “Insya Allah, setiap malam Car Free Night di Jalan Kol Atmo kami akan hadir. Selain menghibur warga, kami ingin memberikan edukasi mengenai teknik olahraga gulat tangan yang benar dan aman,” ujar Hermansyah kepada saat dijumpai di lokasi.

Antusiasme pengunjung pun tergolong sangat tinggi. Banyak warga, khususnya kaum pria, yang merasa tertantang untuk menjajal kekuatan. Namun, Hermansyah menegaskan pihaknya tetap melakukan seleksi dan pengawasan ketat demi keamanan pengunjung yang ingin mencoba. “Respon masyarakat luar biasa. Apalagi saat Ferry Rotinsulu tampil, penonton sangat ramai memberikan dukungan. Ferry sekarang ini adalah salah satu atlet panco,” tambah pria yang juga merupakan atlet panco ini.

Pengalaman dan Motivasi Ferry Rotinsulu

Ferry Rotinsulu sendiri mengaku bahwa gulat tangan bukanlah hal baru baginya. Ia mengungkapkan telah menekuni olahraga ini secara rutin sejak tahun 2021 lalu. “Saya sebenarnya sudah cukup lama latihan panco, kalau tidak salah mulai 2021 sampai sekarang,” ungkap Ferry singkat.

Menurutnya, olahraga panco memiliki manfaat besar bagi kekuatan fisik, terutama pada bagian jari dan pergelangan tangan. Ia pun berbagi cerita menarik mengenai pengalamannya selama menjadi pesepakbola profesional. “Di luar negeri, anak usia SD sudah mulai latihan panco. Olahraga ini membuat tangan kita sangat kuat. Saya berpikir, andai sebelum jadi kiper dulu saya sudah rutin latihan panco, kemungkinan jari kelingking saya tidak akan mudah patah, karena di panco jari-jari dilatih terus kekuatannya,” jelasnya.

Melalui momentum ini, Ferry mengajak generasi muda di Palembang untuk tidak ragu menekuni olahraga gulat tangan dan bergabung menjadi atlet profesional di masa depan.

Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *