"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"
Daerah  

Pemkot Bandung Peringatkan 25 Perusahaan Travel, Ditindak Jika Parkir Sembarangan Saat Libur Panjang

Penanganan Parkir Liar Selama Libur Panjang di Kota Bandung

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung sedang memperhatikan secara ketat masalah parkir liar selama momen libur panjang. Masalah ini berpotensi menyebabkan kemacetan, khususnya karena mobil travel sering kali parkir di badan jalan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, petugas Dishub telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif dengan menerjunkan ratusan personel ke berbagai titik strategis.

Salah satu fokus utama penertiban selama libur panjang adalah kendaraan travel yang sering kali menaikkan dan menurunkan penumpang di badan jalan. Kepala Dishub Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menjelaskan bahwa pihaknya telah menginventarisasi sekitar 25 perusahaan travel yang dinilai berpotensi menyebabkan kemacetan, terutama di kawasan Terusan Buahbatu, Pasteur, dan Dipatiukur.

Pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi kepada pihak perusahaan agar tidak parkir sembarangan selama momen libur panjang pekan ini. Jika masih melanggar, pihaknya akan memberikan sanksi tegas. “Kami sudah lakukan sosialisasi dan komitmen sudah dibuat. Kalau masih melanggar, akan langsung ditindak, termasuk sanksi administrasi hingga penderekan,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa semua perusahaan travel dan para pengendara harus mematuhi aturan karena libur panjang yang berlangsung selama tiga hari berpotensi meningkatkan volume kendaraan, terutama dari luar kota yang masuk ke Bandung. “Pasti akan terjadi lonjakan kunjungan. Karena itu, kami siapkan petugas dari berbagai bidang, mulai dari Dalops, UPT parkir, hingga tim lalu lintas yang memantau melalui ATCS,” ucap Rasdian.

Selain itu, pihaknya juga memperketat penindakan terhadap pelanggaran. Rasdian menegaskan, tidak ada lagi sekadar imbauan. Pelanggar akan langsung dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku. Dengan demikian, penertiban parkir liar juga akan dilakukan di kawasan wisata seperti Alun-alun, Asia Afrika, dan Braga. Bahkan, pihaknya telah memasang water barrier di sejumlah titik untuk mencegah kendaraan parkir sembarangan.

“Di kawasan Braga hingga Naripan sudah kami pasang water barrier sekitar 50 meter agar tidak mengganggu arus kendaraan,” katanya.

Rasdian menjelaskan, untuk memastikan pengawasan berjalan optimal, pihaknya akan memberlakukan sistem kerja tiga sif bagi petugas, mulai dari pagi hingga tengah malam. Pengawasan diperketat pada sore hingga malam hari saat jumlah pengunjung biasanya meningkat.

Selain itu, kata Rasdian, pihaknya menggandeng sejumlah instansi untuk memastikan ketersediaan personel selama akhir pekan, termasuk pada hari Sabtu dan Minggu. “Kami menurunkan ratusan personel dan akan terus siaga di lapangan. Ini bentuk komitmen kami agar lalu lintas tetap terkendali selama long weekend,” ujar Rasdian.

Strategi Peningkatan Pengawasan

Berikut beberapa strategi yang diterapkan oleh Dishub Kota Bandung dalam menghadapi masalah parkir liar selama libur panjang:

  • Penempatan Personel di Titik Rawan

    Ratusan petugas ditempatkan di berbagai titik strategis untuk memastikan pengawasan yang maksimal. Titik-titik ini mencakup area yang sering terjadi kemacetan akibat parkir liar.

  • Sosialisasi Kepada Perusahaan Travel

    Pihak Dishub telah melakukan sosialisasi kepada perusahaan travel agar tidak parkir sembarangan. Sanksi tegas akan diberikan jika terjadi pelanggaran.

  • Pemantauan Melalui Sistem ATCS

    Tim lalu lintas menggunakan sistem ATCS (Automatic Traffic Control System) untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time. Hal ini membantu dalam pengambilan keputusan cepat terkait penanganan kemacetan.

  • Pemasangan Water Barrier

    Di beberapa kawasan wisata seperti Braga dan Naripan, water barrier dipasang untuk mencegah kendaraan parkir di tempat yang tidak seharusnya.

  • Sistem Kerja Tiga Sif

    Petugas diberlakukan sistem kerja tiga sif, mulai dari pagi hingga tengah malam. Pengawasan diperketat terutama pada jam-jam sibuk seperti sore hingga malam hari.

  • Kolaborasi dengan Instansi Lain

    Dishub bekerja sama dengan berbagai instansi untuk memastikan ketersediaan personel selama akhir pekan. Hal ini bertujuan untuk menjaga kelancaran lalu lintas selama masa libur.


Hendra Susanto

Reporter online yang antusias menjelajahi isu terkini dengan pendekatan analitis. Ia suka membaca buku motivasi, mendengarkan musik akustik, dan membuat catatan ide. Menurutnya, menulis adalah proses belajar yang tak berakhir. Motto: "Setiap paragraf harus mengandung nilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *