"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"
Daerah  

Dedi Mulyadi Liburkan Angkot di Sukabumi Saat Arus Balik Lebaran, Sopir Dapat Ganti Rugi

Pemberlakuan Libur Angkot di Sukabumi dan Wilayah Lainnya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah mengumumkan kebijakan libur angkot di beberapa wilayah, termasuk Sukabumi. Kebijakan ini diberlakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik dan arus balik.

Pada unggahan terbarunya di Instagram, Minggu (22/3/2026), Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa angkot di Kabupaten Sukabumi yang diliburkan khususnya trayek Parungkuda – Cibadak. Kebijakan ini berlaku selama tiga hari, yaitu Senin 23 Maret 2026, Selasa 24 Maret 2026, dan Minggu 29 Maret 2026. Sopir angkot yang terkena kebijakan ini akan menerima bantuan kompensasi sebesar Rp 200.000 per hari, sehingga total uang kompensasi mencapai Rp 600.000.

Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa tujuan dari kebijakan ini adalah untuk memastikan kelancaran arus balik di wilayah Sukabumi. Dengan adanya libur angkot, para sopir dapat istirahat sementara, dan arus lalu lintas menjadi lebih lancar. Ia menegaskan bahwa pemberian uang kompensasi bukanlah pemborosan, melainkan langkah strategis untuk menghemat konsumsi BBM. Dengan arus yang lancar, tidak ada lagi kemacetan yang menyebabkan pemborosan BBM.

Libur Angkot di Cianjur dan Bogor

Sebelumnya, ratusan sopir angkot di Puncak Bogor dan Cianjur juga diliburkan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi selama masa Lebaran 2026. Berbeda dengan kebijakan di Sukabumi yang berlangsung selama tiga hari, kebijakan di Puncak Bogor dan Cianjur berlangsung selama lima hari. Periode libur angkot ini berlangsung pada tanggal 22, 23, 24, 27, dan 28 Maret 2026.

Kebijakan ini diterapkan untuk mengurangi kemacetan parah yang sering terjadi di jalur Cianjur – Bogor selama mudik dan libur lebaran. Para sopir angkot yang diliburkan mendapatkan uang kompensasi sebesar Rp 200.000 per hari. Dedi Mulyadi melakukan penyerahan uang kompensasi untuk para sopir angkot di Cianjur, Selasa (17/3/2026). Penyerahan uang kompensasi tersebut didampingi oleh berbagai pejabat terkait, seperti Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Kepala UPTD PPPLLAJ Wilayah II, serta Kapolda Jabar hingga Kapolres Cianjur.

Trayek Angkot yang Diliburkan

Beberapa trayek angkot jurusan yang terdampak kebijakan ini antara lain:

  • Trayek Cipanas – Mariwati
  • Trayek Cipanas – Puncak
  • Trayek Cipanas – Beunying
  • Trayek Cipanas – Rarahan
  • Trayek Cipanas – Ciherang
  • Trayek Cipanas – Pasirkampung
  • Trayek Cipanas – Loji
  • Trayek Cipanas – Pasirhuni

Di Puncak Bogor, terdapat tiga trayek angkot jurusan yang diliburkan, yaitu angkot jurusan Cisarua, Gadog, dan Puncak. Para sopir angkot tersebut berkomitmen kuat bahwa tidak akan ada angkot yang nekat menarik penumpang pada tanggal yang telah ditentukan.

Komitmen dan Pengawasan

Dedi Mulyadi mengajak agar para sopir angkot tersebut mematuhi aturan dan menerapkan komitmen yang ditentukan. Ia juga berpesan agar uang kompensasi tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan anak dan istri di rumah. Gubernur Jawa Barat ini juga melarang keras para sopir angkot menggunakan uang kompensasi untuk hal-hal negatif. Sanksi tegas akan diberikan bagi sopir angkot yang melanggar kesepakatan tersebut.

Selain pemberian uang kompensasi, Dedi Mulyadi juga mengimbau para pemilik kendaraan untuk tetap taat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan SWDKLLJ (asuransi kecelakaan). Hal ini bertujuan agar para pengendara mendapatkan perlindungan maksimal saat bekerja kembali di jalanan yang kini kondisinya terus diperbaiki.

Respon Positif dari Sopir Angkot

Kini, para sopir menyambut baik program ini dengan antusias, berharap setelah masa libur usai, muatan penumpang akan kembali ramai. Dengan kebijakan ini, diharapkan bisa memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat dalam berpergian, terutama selama masa mudik dan arus balik.

Zaiful Aryanto

Penulis yang dikenal dengan gaya bahasa lugas dan informatif. Ia aktif meliput berita cepat, tren daring, hingga liputan human interest. Hobi utamanya adalah bersepeda, menonton video edukatif, dan mencoba tempat kuliner baru. Motto: "Tulisan yang baik selalu lahir dari kejujuran."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *