Manchester City Siap Lakukan Perekrutan Besar di Musim Panas
Manchester City dilaporkan sedang bersiap untuk melakukan perekrutan besar-besaran pada musim panas ini, dengan Tino Livramento dari Newcastle United menjadi target utama di lini pertahanan. Pemain berusia 23 tahun ini disebut sebagai kandidat kuat yang akan memperkuat skuad The Citizens, yang terus berupaya meningkatkan kualitasnya.
Menurut beberapa sumber, klub asal Inggris ini siap melampaui rekor dunia saat ini dalam transaksi pembelian seorang bek sayap. Patokan yang digunakan adalah nilai £60 juta yang pernah dibayarkan Paris Saint-Germain kepada Inter Milan untuk Achraf Hakimi pada tahun 2021. Angka tersebut tampaknya akan dilampaui oleh City dalam upaya mereka mendapatkan jasa Livramento.
Langkah ini menunjukkan komitmen jangka panjang Pep Guardiola untuk menyempurnakan skuadnya, meskipun telah bertahun-tahun mendominasi Liga Premier. Dengan evolusi pertahanan menjadi inti dari identitas taktis City, profil Livramento dianggap sangat cocok dengan rencana jangka panjang klub.
Mengapa Man City Tertarik pada Livramento?
Livramento telah menunjukkan performa yang mengesankan selama musim ini di Newcastle. Ia mampu menggabungkan kemampuan atletis, ketenangan teknis, dan kualitas taktis yang luar biasa. Kemampuannya untuk bermain di kedua sisi lapangan memberikan fleksibilitas yang sangat dihargai oleh Guardiola dalam sistem pertahannya, di mana bek sayap seringkali mundur ke lini tengah atau maju ke depan untuk menciptakan keunggulan jumlah pemain.
Livramento telah berkembang secara bertahap menjadi salah satu bek muda paling menjanjikan di Liga Primer. Kecepatan pemulihannya dan kemampuan bertahan satu lawan satu telah menuai pujian, sementara pergerakannya yang progresif dan dukungan serangannya menambah dimensi lain pada permainan membangun serangan Newcastle.
Newcastle Tidak Akan Melepas Livramento
Meski begitu, Newcastle United tidak berniat menjual bek sayap tersebut. City diyakini memandangnya sebagai penerus jangka panjang di lini pertahanan yang telah mengalami transisi halus. Namun, membujuk Livramento untuk meninggalkan St James’ Park bukanlah hal yang mudah.
Newcastle memandangnya sebagai pilar utama proyek masa depan mereka dan sangat ingin memperpanjang kontraknya hingga melewati masa berlakunya saat ini pada tahun 2028. Didukung oleh kepemilikan yang ambisius dan landasan keuangan yang diperkuat, The Magpies berada di bawah tekanan yang lebih kecil untuk menjual dibandingkan era sebelumnya.
Bagi Livramento, ketertarikan tersebut menandai pengakuan atas perkembangannya yang pesat menjadi salah satu talenta muda terbaik Inggris.
Marmoush Terbuka untuk Pindah ke Barcelona
Sementara itu, masa depan Omar Marmoush di Manchester City semakin menjadi sorotan. Laporan terbaru menyebutkan bahwa penyerang asal Mesir tersebut terbuka untuk pindah ke Barcelona. Hal ini terjadi di tengah musim di mana kesempatan bermain reguler di bawah Pep Guardiola terbatas.
Situasi Marmoush mencerminkan persaingan ketat di lini depan City, di mana Erling Haaland tetap menjadi titik fokus serangan yang tak terbantahkan. Dengan Atlético Madrid juga memantau perkembangan, yang dilaporkan terkait dengan masa depan Julián Álvarez yang tidak pasti, jendela transfer mendatang bisa menjadi sangat penting bagi pemain internasional Mesir tersebut.
Marmoush kesulitan mendapatkan waktu bermain di Man City. Sejak tiba di Etihad, ia kesulitan mendapatkan posisi starter secara konsisten dalam sistem yang dibangun di sekitar produktivitas mencetak gol Haaland. Struktur taktik Guardiola biasanya berpusat pada seorang striker tengah yang didukung oleh pemain sayap yang lincah dan gelandang serang, sehingga menyisakan ruang lingkup terbatas untuk rotasi di posisi nomor 9.
Meski demikian, kemampuan Marmoush yang serbaguna, yang mampu bermain di seluruh lini depan, telah membuatnya mendapatkan kesempatan bermain secara sporadis. Namun, ia kesulitan mendapatkan menit bermain yang berkelanjutan.
Kedalaman skuad City di posisi penyerang, dikombinasikan dengan upaya tanpa henti mereka untuk meraih kesuksesan di dalam negeri dan Eropa, berarti persaingan untuk memperebutkan tempat tetap sengit.
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











