"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Semangat Pemain Sriwijaya FC di Laga Terakhir, Pelatih Iwan Ciptakan Suasana Bahagia

Sriwijaya FC Dipastikan Turun Kasta ke Liga 3

Sriwijaya FC, yang dikenal sebagai salah satu klub sepak bola legendaris di Indonesia, kini harus menerima kenyataan pahit. Tim yang berjuluk Laskar Wong Kito ini dipastikan terdegradasi ke Liga 3 musim depan setelah kalah telak 3-0 dari Sumsel United dalam laga ke-21 putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26.

Kekalahan ini membuat perolehan poin Sriwijaya FC hanya sebesar 2 poin dari dua kali hasil seri dan belum pernah meraih kemenangan sepanjang musim 2025/26. Dengan posisi tersebut, tim asal Palembang ini tidak lagi memiliki peluang untuk mengejar ketertinggalan di sisa 6 pertandingan kompetisi.

Krisis Kemenangan dan Kondisi yang Memprihatinkan

Sejak awal musim, Sriwijaya FC terus mengalami krisis kemenangan. Hingga saat ini, mereka masih berada di dasar klasemen dengan hanya 2 poin. Hal ini menjadi tantangan besar bagi pelatih kepala Iwan Setiawan yang kini harus membangun mentalitas tim agar tetap bertarung hingga akhir musim.

Meski sudah dipastikan terdegradasi, Iwan Setiawan tetap meminta seluruh pemain Sriwijaya FC untuk tampil maksimal di sisa laga. Menurutnya, setiap pertandingan adalah kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik dan menjaga martabat tim.

Misi Harga Diri dan Mentalitas Nothing to Lose

Pelatih yang kerap dijuluki “The Special One” Indonesia ini menekankan bahwa kondisi saat ini bisa menjadi motivasi ekstra bagi para pemain. Ia menyampaikan kepada para pemain bahwa mereka tidak memiliki apa pun untuk ditakuti dan bisa tampil tanpa tekanan.

“Saya selalu sampaikan top performance sama dengan sukses,” ujarnya. Iwan Setiawan yakin bahwa dengan mentalitas nothing to lose, para pemain akan keluar semua kemampuan yang ada.

Ia juga menegaskan bahwa fokus utamanya adalah membangun performa dan mentalitas tim di setiap pertandingan. Ia ingin anak asuhnya tampil fight dan menunjukkan peningkatan dibanding putaran pertama dan kedua.

Strategi Latihan dan Target yang Jelas

Di tengah situasi yang sulit, Iwan Setiawan memilih untuk membangun suasana yang positif di dalam latihan. Ia menuntut kerja keras dan maksimal dalam setiap sesi latihan agar dapat mencerminkan performa yang baik di lapangan.

“Jadi saya sangat menuntut kuat di dalam latihan. Karena buat saya pertandingan itu adalah cerminan daripada latihan,” katanya. Ia percaya bahwa jika latihan dilakukan dengan sungguh-sungguh, maka hasil di lapangan akan optimal.

Pertandingan Berikutnya dan Harapan untuk Masa Depan

Sriwijaya FC akan menjalani laga ke-22 putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26 dengan bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh pada Sabtu (28/3/2026) pukul 20.30 WIB. Meski target utamanya adalah menjaga harga diri, Iwan Setiawan tetap berharap para pemain bisa menunjukkan performa terbaik.

Ia juga berharap kepada para suporter dan masyarakat Sumatera Selatan bahwa Sriwijaya FC bisa memberikan yang terbaik dalam pertandingan-pertandingan tersisa. Dengan semangat yang tinggi, Iwan Setiawan yakin bahwa timnya bisa menunjukkan bahwa mereka masih memiliki spirit yang kuat.

Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *