Berita Terpopuler Kalimantan Barat
1. Direktur RSUD Pontianak Utara Tertahan di Jeddah Akibat Konflik Timur Tengah
Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah memicu kekhawatiran terhadap pelaksanaan Umrah bagi jemaah asal Indonesia. Beberapa jamaah Umrah dilaporkan masih tertahan di beberapa negara transit, sehingga belum dapat kembali ke Tanah Air dalam waktu dekat. Salah satu yang mengalami hal ini adalah Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pontianak Utara, drg. Nuzulisa. Ia dilaporkan masih berada di Jeddah setelah penerbangan kepulangannya ke Indonesia dibatalkan akibat situasi tersebut.
2. Bupati Sanggau Hadiri Safari Ramadan di Masjid At-Taqwa Balai Karangan

Bupati Sanggau Yohanes Ontot hadir dalam acara Safari Ramadan di Masjid At-Taqwa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Sabtu 28 Februari 2026. Kehadiran Bupati Sanggau disambut hangat oleh masyarakat setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ormas Islam serta jajaran perangkat desa.
Kegiatan Safari Ramadhan menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Dalam sambutannya, Bupati Sanggau Yohanes Ontot menyampaikan bahwa Safari Ramadhan merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Sanggau sebagai bentuk silaturahmi dan kedekatan pemerintah daerah dengan umat muslim.
Ia menekankan bahwa Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai momentum peningkatan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, tetapi juga sebagai wahana untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan keharmonisan sosial.
3. Polres Ketapang Amankan Pria di Sukaharja, 30 Paket Diduga Sabu dan Ekstasi Disita

Satuan Reserse Narkoba Polres Ketapang mengamankan seorang pria di Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, setelah ditemukan 30 paket diduga sabu dan dua butir ekstasi di kediamannya pada Rabu 25 Februari 2026 malam.
Pria tersebut diketahui berinisial S (46) dan diamankan oleh pihak kepolisian sekitar pukul 22.00 WIB setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di rumah yang bersangkutan. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan penggerebekan oleh tim Satresnarkoba.
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris melalui Kasat Narkoba AKP I Dewa Made Surita menjelaskan, saat penggeledahan yang turut disaksikan warga setempat, petugas menemukan sejumlah barang bukti narkotika.
4. Tokoh Masyarakat Minta Polres Sintang Transparan dan Tuntas Ungkap Kasus 59,85 Kg Sabu

Pengungkapan 59,85 kilogram sabu oleh Polres Sintang mendapat perhatian luas dari masyarakat. Tokoh masyarakat Kabupaten Sintang, Zainudin, meminta agar proses penanganan kasus tersebut dilakukan secara transparan dan diusut hingga tuntas.
Ia meminta Kapolres Sintang, AKBP Sanny Handityo, mengungkap secara jelas siapa dalang di balik peredaran narkotika tersebut, dari mana asal sabu, siapa yang membawa, akan dijual ke mana, serta siapa saja yang terlibat di dalam jaringan tersebut. Menurutnya, keterbukaan informasi sangat penting untuk mencegah munculnya asumsi liar di tengah masyarakat.
5. Audit Ungkap Kerugian Negara Rp 999 Juta, Perkara Kades Balai Naik ke Tahap II

Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Sanggau melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Sanggau, Senin 2 Maret 2026. Pelimpahan tersebut terkait dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Balai Ingin, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau Tahun Anggaran 2023 dan 2024.
Tersangka dalam perkara ini adalah Kepala Desa Balai Ingin berinisial JN, yang diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan anggaran desa. Berdasarkan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara, perbuatan tersebut menimbulkan kerugian sebesar Rp999.229.033,52.
6. Pria Pura-pura Sholat Lalu Curi Dua HP di Pontianak Selatan, Begini Kronologi dan Modusnya

Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak mengungkap modus pencurian di Masjid As-Salam, Jalan Budi Karya, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak pada Selasa 24 Februari 2026 sore WIB. Seorang pria berinisial DA diamankan dalam kasus ini pada Jumat 27 Februari 2026 pagi lalu.
Adapun korban kehilangan dua unit telepon genggam saat melaksanakan ibadah salat. Kasat Reskrim Polresta Pontianak, AKP Ryan Eka Cahya, menerangkan bahwa laporan tersebut diterima pada Selasa, 24 Februari 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. “Korban menyadari dua unit handphone miliknya hilang setelah selesai melaksanakan ibadah di masjid,” jelasnya pada Senin, 2 Maret 2026.
Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."











