"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Pede Pecahkan Rekor! Bernardo Tavares dan Persebaya Siap Kalahkan Persib Bandung

Persebaya Surabaya Siap Hadapi Persib Bandung dengan Semangat Tinggi

Persebaya Surabaya kini semakin percaya diri menghadapi laga penting melawan Persib Bandung setelah meraih kemenangan penting atas PSM Makassar. Kemenangan ini dianggap sebagai angin segara yang membawa semangat baru bagi tim Green Force sebelum bertemu dengan salah satu tim terkuat di Liga.

Kemenangan 1-0 atas PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/02/2026) malam, tidak hanya memberikan tiga poin, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan setelah beberapa pertandingan sebelumnya tidak berjalan sesuai harapan. Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyatakan bahwa hasil ini sangat penting bagi mental pemain.

“Jadi sangat penting bagi kami untuk menang. Karena dengan menang, pemain merasa senang dan mendapatkan kepercayaan diri,” ujar Tavares usai laga. Ia juga menilai perubahan signifikan terjadi dalam suasana ruang ganti setelah para pemain kembali merasakan rasa kemenangan.

Tavares menekankan bahwa melatih tim yang sedang dalam jalur kemenangan jauh berbeda dibandingkan melatih tim yang kalah. Energi latihan dan respons pemain lebih hidup ketika rasa percaya diri tumbuh. Hal ini seperti alarm bagi lawan-lawan Persebaya Surabaya yang akan datang ke Surabaya.

Laga berikutnya adalah big match melawan Persib Bandung dalam pekan ke-24 Super League 2025/2026. Persebaya Surabaya akan menjamu Persib Bandung pada Senin (02/03/2026) di Stadion Gelora Bung Tomo. Laga ini tentu menjadi ujian berat, mengingat posisi kedua tim di klasemen terpaut cukup jauh.

Berdasarkan klasemen sementara Super League 2025/2026 per Jumat (27/2/2026), Persib Bandung masih kokoh di puncak klasemen dengan 53 poin dari 22 laga. Di bawahnya, Persija Jakarta menempel dengan 50 poin, disusul Borneo Samarinda dan Malut United. Sementara itu, Persebaya Surabaya berada di posisi kelima dengan 38 poin dari 23 laga.

Catatan 10 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 5 kekalahan membuat Persebaya masih memiliki peluang merangsek ke empat besar jika mampu menjaga konsistensi. Duel melawan pemuncak klasemen jelas menjadi ujian sekaligus kesempatan emas bagi Persebaya Surabaya.

Persib datang ke Surabaya dengan status tim paling produktif sekaligus memiliki pertahanan solid. Statistik ini menunjukkan kualitas skuad yang dibangun dengan kedalaman pemain mumpuni di tiap lini. Pada pertemuan pertama musim ini di Bandung, Persib sukses menundukkan Persebaya Surabaya dengan skor 1-0.

Kekalahan itu masih membekas dan bisa menjadi bahan bakar tambahan bagi Green Force untuk membalas di kandang sendiri. Bermain di hadapan Bonek dan Bonita tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi Persebaya Surabaya. Dukungan penuh dari tribun GBT kerap menjadi pembeda ketika laga berjalan ketat dan penuh tekanan.

Momentum psikologis juga berpihak pada tuan rumah yang baru saja meraih kemenangan penting. Rasa percaya diri yang kembali tumbuh diharapkan membuat para pemain tampil lebih lepas dan berani mengambil inisiatif.

Di sisi lain, Persib pasti tak ingin takhtanya terusik. Tiga poin di Surabaya akan semakin mengukuhkan posisi mereka di puncak sekaligus menjauh dari kejaran para pesaing. Pertemuan ini diprediksi berlangsung sengit sejak menit awal. Persebaya Surabaya akan berusaha menekan, sementara Persib mengandalkan organisasi permainan rapi dan efektivitas serangan.

Bagi Bernardo Tavares, laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin. Ini tentang menguji karakter timnya, membuktikan perkembangan mental, dan menunjukkan Persebaya Surabaya pantas diperhitungkan dalam perburuan gelar. Jika Green Force mampu menaklukkan Persib, pesan kuat akan terkirim ke seluruh kontestan liga. Persebaya Surabaya bukan lagi sekadar pengganggu, melainkan ancaman nyata bagi puncak klasemen.

Kini, semua mata tertuju ke Gelora Bung Tomo pada Senin malam nanti. Apakah Persebaya Surabaya benar-benar makin pede dan sanggup menjegal Persib Bandung, atau justru Maung Bandung kian kukuh di singgasana? Jawabannya akan tersaji dalam 90 menit penuh tensi di Surabaya. Yang jelas, duel ini bukan hanya soal angka di papan klasemen, tetapi juga soal harga diri dan ambisi di jalur juara.


Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *