Trio RGB: Pilar Kreativitas Persebaya Surabaya di BRI Super League 2025/2026
Persebaya Surabaya kembali memasuki laga penting dalam kompetisi BRI Super League 2025/2026. Pertandingan melawan Persijap Jepara pada pekan ke-22 akan menjadi momen krusial bagi tim asal Surabaya untuk menjaga posisi mereka di papan klasemen. Laga ini digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2) malam WIB, dan diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama mengincar hasil maksimal.
Di tengah perhatian publik, nama Francisco Rivera kembali mencuri perhatian. Gelandang asal Meksiko tersebut tidak hanya menjadi pengatur ritme permainan, tetapi juga otak serangan utama Persebaya Surabaya. Visi dan akurasinya memberikan aliran bola yang lebih terstruktur dan tajam, sehingga membantu tim mencetak 32 gol sejauh ini.
Rivera bukan sendirian dalam memimpin serangan. Ia bergabung dengan Bruno Moreira dan Gali Freitas dalam kolaborasi yang dikenal sebagai Trio RGB. Ketiganya telah menjadi tulang punggung serangan Green Force musim ini. Berikut adalah kontribusi masing-masing pemain:
-
Francisco Rivera
Dari 17 pertandingan, Rivera telah mencatatkan 11 total kontribusi gol. Dengan 1.510 menit bermain, rasio golnya mencapai 0,66 per 90 menit. Performanya selalu stabil dan menjadi penentu arah permainan. -
Bruno Moreira
Sebagai penyerang, Bruno Moreira tampil sangat tajam. Dalam 19 pertandingan, ia berhasil mencatatkan 11 kontribusi gol. Dengan 1.683 menit bermain, rasio golnya mencapai 0,59 per 90 menit. -
Gali Freitas
Gali Freitas tampil efisien dan eksplosif. Dari 20 pertandingan, ia telah mencetak 10 gol. Rasio golnya tertinggi, yaitu 0,75 per 90 menit. Kecepatannya dan kemampuan membaca ruang membuatnya menjadi ancaman nyata bagi lawan.
Kombinasi ketiga pemain ini tidak hanya menciptakan gol, tetapi juga membangun proses terciptanya peluang. Trio RGB menjadi aktor intelektual serangan Persebaya Surabaya, dengan pergerakan tanpa bola, visi umpan, dan kemampuan membaca situasi menjadi fondasi utama.
Jelang laga melawan Persijap Jepara, Rivera memastikan bahwa kondisi tim tetap solid. Meski beberapa pemain absen akibat cedera, semangat skuad justru meningkat. “Kami tahu ada beberapa pemain yang absen karena cedera. Tapi semua pemain ingin membuktikan kesempatan ini dengan meraih tiga poin di Jepara,” ujar Rivera.
Statistik Persijap Jepara menunjukkan bahwa mereka baru meraih tiga kemenangan kandang dari 21 pertandingan musim ini. Namun, Rivera menolak menjadikan angka sebagai ukuran tunggal kekuatan lawan. Menurutnya, karakter tim di lapangan sering kali berbeda dibanding statistik di atas kertas.
”Persijap adalah tim yang sulit dikalahkan di kandang. Kami tahu mereka ada di papan bawah. Meski begitu, kami akan bekerja keras untuk meraih tiga poin,” kata Rivera.
Sikap respek itu menunjukkan kedewasaan Trio RGB dan seluruh skuad Persebaya Surabaya. Fokus mereka bukan sekadar memanfaatkan kelemahan lawan, tetapi menjaga konsistensi permainan sendiri.
Modal positif juga datang dari pertemuan pertama musim ini. Saat tampil di Gelora Bung Tomo, Persebaya Surabaya menang telak 4-0 dan tampil dominan sepanjang laga. Rivera ikut menyumbang gol dalam kemenangan tersebut. Kenangan manis itu memberi kepercayaan diri tambahan jelang duel tandang kali ini.
Meski begitu, Rivera tak ingin terbuai hasil sebelumnya. Dia sadar laga tandang selalu menghadirkan tekanan berbeda. “Jadi, kami harus pergi ke sana dan meraih kemenangan. Tapi kami menghormati setiap tim dan kami menginginkan tiga poin,” tandas Rivera penuh keyakinan.
Trio RGB kini menjadi simbol kebangkitan produktivitas Persebaya Surabaya. Kombinasi kreativitas Rivera, ketajaman Bruno, dan kecepatan Gali membuat lini depan Green Force lebih hidup. Di tengah jadwal padat dan tekanan persaingan BRI Super League 2025/26, konsistensi Trio RGB menjadi kunci. Setiap sentuhan dan keputusan di lapangan sering menentukan arah pertandingan.
Laga kontra Persijap Jepara akan menjadi ujian berikutnya bagi kolaborasi ini. Publik Surabaya menantikan apakah Trio RGB kembali tampil sebagai aktor intelektual yang membawa Persebaya Surabaya meraih tiga poin penting di Jepara.











