"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Netizen Arab Saudi Kritik Wasit Persib Bandung vs Ratchaburi FC, Sebut Tidak Kompeten

Kericuhan Laga Persib Bandung vs Ratchaburi FC Terekam di Media Timur Tengah

Kericuhan yang terjadi dalam pertandingan antara Persib Bandung melawan Ratchaburi FC turut menjadi perhatian media Timur Tengah. Kejadian tersebut berlangsung setelah laga berakhir dengan skor 1-0, di mana para suporter Persib, Bobotoh, turun ke lapangan dan menyerang wasit.

Media Alderby, lewat akun X @alderbyshow, membagikan video yang menunjukkan momen kericuhan tersebut. Dalam video itu, wasit Saudi, Majed Al-Shamrani, terlihat lari terbirit-birit ke ruang ganti setelah laga selesai. Hal ini terjadi karena aksi para bobotoh yang menyerbu lapangan.

“Fans Persib Indonesia menyerbu lapangan untuk menyerang wasit Saudi, Majed Al-Shamrani, setelah pertandingan berakhir hari ini melawan Ratchaburi Thailand di babak 16 besar AFC. Meskipun tim Thailand kalah 0-1, mereka tetap lolos berkat kemenangan 3-0 di leg pertama,” tulisnya.

Selain itu, media tersebut juga mengkritik manajemen risiko pertandingan, karena keselamatan wasit dan pemain tim tamu terancam. Di kolom komentar, netizen Timur Tengah justru mengungkit keburukan wasit Majed Al-Shamrani. Mereka menilai bahwa wasit ini memiliki masalah, bahkan saat memimpin pertandingan di wilayah Timur Tengah.

Berikut beberapa komentar dari netizen:

  • “Wasit dari Al-Hilal pantas menerima semua kesalahan yang kita tuduhkan kepadanya, dan apa yang didapatnya bahkan lebih buruk.”
  • “Nasrawi (Pendukung Al-Nassr)… Demi Allah, dia adalah wasit paling gagal di dunia… benar-benar tidak kompeten.”
  • “Si pengecut itu melarikan diri, dan ini membuktikan bahwa dia adalah wasit yang tidak layak dan tidak berkualifikasi untuk pertandingan liga internasional. Semoga Tuhan melaknatnya.”
  • “Kabur, ini bukti bahwa para pengadil kita gagal dan telah mempermalukan kita.”
  • “Majed Al-Shamrani, kesayangan si sapi.”
  • “Orang yang melarikan diri adalah orang yang akhirnya matanya terbelalak di hadapan sang bos.”

7 Keputusan Kontroversial Wasit

Ada tujuh keputusan kontroversial yang dilakukan oleh wasit asal Arab Saudi, Majed Al-Shamrani, dalam pertandingan tersebut. Yang paling mencolok adalah pemberian kartu merah langsung kepada winger Persib Bandung, Uilliam Barros. Padahal, pelanggaran yang dilakukan oleh Uilliam Barros masih jauh dari pertahanan Persib Bandung dan tidak memberikan dampak signifikan.

Keputusan krusial itu juga diambil tanpa melalui proses checking VAR terlebih dahulu. Padahal, keputusan tersebut merugikan tuan rumah dan mengubah jalannya laga yang awalnya didominasi oleh Persib Bandung.

Selain itu, ada enam dosa besar lain yang dilakukan oleh wasit Majed Al-Shamrani:

  • Tendangan penjuru peluang Persib Bandung di babak pertama tak diberi kesempatan.
  • Asisten wasit sering membuat keputusan offside padahal ada VAR.
  • Kaki pemain Ratchaburi FC terlalu tinggi hanya diberi kartu kuning (tanpa VAR).
  • Adam Alis mendapatkan kesempatan, tapi wasit terlalu cepat meniup peluit padahal berdiri bebas.
  • Duel udara Matricardi dan Gleyson, adu kepala namun ada indikasi pelanggaran striker Ratchaburi FC, tetapi tidak ada VAR.
  • Kontak agresif ke Beckham Putra, tetapi tidak ditinjau VAR di depan kotak penalti.

Profil Wasit Majed Al Shamrani

Dikutip dari Transfermarkt, berikut profil dari Wasit Majed Al Shamrani:

  • Nama Lengkap: Majed Mohammed Al-Shamrani
  • Tanggal Lahir: 8 Desember 1989
  • Usia: 36 tahun
  • Kewarganegaraan: Arab Saudi

Timnas Indonesia 2 Kali Apes Dipimpin Wasit Majed Al Shamrani

Tercatat, ada dua partai penting Timnas Indonesia kelompok usia yang berakhir tragis saat laga dipimpin wasit Majed Al Shamrani. Berikut ulasannya:

  1. Timnas U23 Indonesia di Perebutan Juara Ketiga AFC U23 2024

    Pertama, saat Timnas U23 Indonesia bertarung di perebutan posisi ketiga AFC U23 2024 lalu. Anak asuh Shin Tae-yong bentrok dengan Timnas U23 Irak di Abdullah bin Khalifa Stadium. Dalam laga itu, wasit Majed Al Shamrani memberikan 4 kartu kuning untuk Timnas U23 Irak. Sementara Timnas U23 Indonesia diganjar 3 kartu kuning. Akhir laga, Timnas U23 Indonesia gagal tempati posisi ketiga dan gagal bertarung di babak play off Olimpiade Paris 2024 lalu.

  2. Final SEA Games 2019

    Kedua ada di laga krusial lainnya yakni final SEA Games 2019 di Rizal Memorial Stadium, Filipina pada Selasa (10/12/2019) lalu. Saat itu, Timnas U22 Indonesia yang dipimpin Indra Sjafrie kalah dengan skor telak 0-3 di partai final kontra Vietnam. Dalam laga itu, hanya satu kartu kuning yang diberikan wasit Majed Al Shamrani masing-masing untuk Timnas U22 Indonesia dan Vietnam. Pemain Timnas U22 Indonesia yang mendapatkan kartu kuning yakni Firza Andika. Dan untuk pemain Vietnam yang mendapatkan kartu kuning yakni Nguyen Hoang-trong.


Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *