Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Bulukumba
Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Bulukumba akan menjadi momen penting bagi masyarakat setempat. Tahun ini, rangkaian ibadah puasa akan diisi oleh para dai lokal yang akan memberikan ceramah tarawih. Panitia Amaliah Ramadan Masjid Islamic Center Dato Tiro telah menyiapkan daftar penceramah yang sepenuhnya berasal dari wilayah Bulukumba.
Sekretaris masjid, Fachrurazi Haris, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memberdayakan dai daerah dan menyajikan materi dakwah yang sesuai dengan kondisi sosial masyarakat setempat. Dengan demikian, pesan-pesan agama dapat lebih mudah diterima dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Masjid Islamic Center Dato Tiro merupakan salah satu masjid terbesar di Kabupaten Bulukumba. Daya tampungnya mencapai 10 ribu jamaah, dilengkapi fasilitas lengkap, area parkir yang luas, serta pengawasan oleh Satpol PP dan sistem CCTV. Keberadaan masjid ini menjadi pusat perayaan Ramadan yang terstruktur dan nyaman.
Pembukaan Ramadan 2026
Rangkaian ceramah tarawih dimulai pada Rabu, 18 Februari 2026, dengan sambutan pembuka dari panitia dan Bupati Bulukumba, AM Muchtar Ali Yusuf. Keesokan harinya, Kamis, 19 Februari, Kepala Kemenag Bulukumba Abd Rafik, M.Pd, akan menyampaikan materi tentang kelebihan bulan Ramadan dan ibadah di dalamnya.
Berikut adalah jadwal lengkap penceramah tarawih Ramadan 2026:
-
20 Februari
Dr. H. Abd. Hakim Bohari, S.Ag., M.Pd.I: Implementasi haji dalam mewujudkan ibadah sosial. -
21 Februari
H. Muh. Syukur Ali, S.Pd: Bagaimana puasa Ramadan dapat diterima dan bernilai di sisi Allah. -
22 Februari
Dr. H. Irmansyah, S.Ag., M.Pd.I: Penyelamatan remaja dari jerat maksiat di masa depan. -
23 Februari
H. Patauddin, Lc., M.Pd.I: Pentingnya menjaga pernikahan demi ketahanan keluarga. -
24 Februari
Ahmad Rafik, S.Pd.I: Menjaga diri dan keluarga dari makanan serta minuman haram. -
25 Februari
Drs. Abd. Azis Nonci, M.Pd.I: Memperbanyak istigfar dan tobat agar rezeki dilapangkan. -
26 Februari
Kamaruddin Lehong, S.Pd., M.Pd.I: Cara beristri yang benar serta ancaman bagi yang menelantarkan keluarga.
Memasuki 10 Malam Pertama
-
27 Februari
Abdillah Arfah, S.Pd., M.Pd: “Amalan Tergantung Niat.” -
28 Februari
Dr. Najma Jamal, S.Pd.I., M.Pd.I: Peranan istri dalam mendidik anak dan menjaga amanah keluarga. -
1 Maret
Hamzah Kadir, S.Ag: Rajin bersedekah sebagai bukti keimanan kepada Allah SWT. -
2 Maret
Maulana Kadafi, S.Pd.I., M.Pd.I: Menjadikan kematian sebagai nasihat besar dalam kehidupan. -
3 Maret
Syamsuddin, S.Ag., M.Pd.I: Pengaruh penggunaan handphone terhadap anak serta tanggung jawab orang tua. -
4 Maret
H. Kamaruddin Hambali, S.Pd.I., MM: Kewajiban mendirikan salat dan menunaikan zakat. -
5 Maret
Drs. Mardiyanto, M.Si: Bahaya riya yang sering tidak disadari. -
6 Maret
Peringatan Nuzulul Qur’an dipandu panitia. -
7 Maret
H. Misbah, S.Ag., MA: Rajin “curhat” kepada Allah melalui bacaan Al-Qur’an dan doa. -
8 Maret
H. Muh. Yusuf Sandi, Lc: Zakat bukan hanya zakat fitrah, tetapi juga zakat lainnya sesuai ketentuan. -
9 Maret
AKP Muh. Ali, S.Pd.I: Makna seorang Muslim yang mampu menjaga saudaranya.
Malam Terakhir Ramadan
-
10 Maret
A. Ningrat Mahawardhana, S.IP: Meraih cinta Allah SWT di penghujung Ramadan. -
11 Maret
Syukriadi, S.Ag., MM: Ilmu sebagai dasar dan kunci setiap ibadah. -
12 Maret
H. Darmawan Sondah, SE: Zakat membersihkan harta orang kaya sekaligus menolong kaum dhuafa. -
13 Maret
Muh. Anas, S.Ag., M.Pd: Menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan sujud dan ibadah. -
14 Maret
H. Nur, SE: Jangan memandang enteng wudhu karena salat tidak sah tanpa wudhu yang benar. -
15 Maret
Iptu Rahmat Kurniawan, S.Sos: Melatih keikhlasan melalui puasa Ramadan. -
16 Maret
Drs. H. Arifin Nur, M.Pd.I: Mewaspadai penyakit hati demi kehidupan yang tenang. -
17 Maret
H. Suwardi, SE (H. Kardi): Keutamaan silaturahmi serta ancaman bagi yang memutusnya. -
18–19 Maret
Ceramah penutup oleh panitia.
Dakwah Kontekstual untuk Masyarakat Lokal
Ramadan 1447 H/2026 di Masjid Islamic Center Dato Tiro, Kabupaten Bulukumba, bukan sekadar rangkaian ibadah tahunan. Penyusunan jadwal ceramah yang seluruhnya diisi dai lokal menjadi penegasan bahwa pembinaan umat dapat tumbuh dari potensi daerah sendiri.
Dengan kapasitas masjid mencapai 10 ribu jamaah, fasilitas lengkap, area parkir luas, serta pengamanan Satpol PP dan CCTV, pelaksanaan tarawih tahun ini diproyeksikan berlangsung tertib dan nyaman. Materi ceramah yang beragam—mulai dari penguatan akidah, ketahanan keluarga, pendidikan anak, hingga keutamaan 10 malam terakhir—menjadi upaya menghadirkan Ramadan yang tidak hanya ritual, tetapi juga solutif terhadap persoalan sosial masyarakat.
Kehadiran tokoh pemerintah daerah, Kemenag, aparat kepolisian, hingga para akademisi dalam daftar penceramah menunjukkan kolaborasi lintas unsur dalam membangun kesadaran keagamaan publik. Ramadan pun diharapkan menjadi momentum memperkuat ukhuwah dan karakter masyarakat Bulukumba secara menyeluruh.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."











