Pengusaha Madura yang Dermawan dan Berkontribusi untuk Masyarakat
Haji Her, seorang pengusaha sukses dari Madura, dikenal sebagai sosok yang dermawan dan sering memberikan bantuan kepada masyarakat. Ia juga dikenal dengan julukan Crazy Rich Madura atau Sultan Madura karena kekayaannya yang luar biasa. Selain itu, Haji Her juga terlibat dalam berbagai program sosial yang bertujuan untuk membantu warga miskin dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Siswa di Bangkalan Berterima Kasih atas Bantuan Uang
Ribuan siswa di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, tampak sumringah setelah menerima Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (11/2/2026). Tidak hanya berisi makanan, ompreng MBG juga dilengkapi dengan uang tunai sebesar Rp 50.000. Hal ini membuat para siswa bersorak dan mengucapkan terima kasih kepada Haji Her.
Menurut Fathurrosi Ali, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangeleyan, Yayasan Kemala Bhayangkari, uang yang diberikan oleh Haji Her merupakan bantuan pribadinya. Ia menjelaskan bahwa uang tersebut diberikan untuk membantu siswa dalam memenuhi kebutuhan mereka.
Total uang yang dikeluarkan adalah sebesar Rp 93.850.000, yang dibagikan kepada 1.877 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SMA. Meskipun jumlah penerima MBG di SPPG mencapai 2.350 orang, dua lembaga sekolah masih libur, sehingga belum dapat menerima bantuan tersebut.
Kualitas MBG Tetap Terjaga
Fathurrosi menegaskan bahwa meskipun siswa mendapatkan hadiah uang tunai, kualitas makanan tetap terjaga. “Kami akan tetap memberikan makanan sesuai menu yang sudah disiapkan,” tegasnya.
Haji Her, Pengusaha yang Sukses dan Dermawan
Haji Her tidak asing bagi masyarakat Madura. Ia dikenal sebagai pengusaha yang sukses dengan bisnis tembakau, minuman, dan makanan cepat saji. Nama lengkapnya adalah Haji Khairul Umam. Selain itu, ia juga memiliki usaha Bento Group Indonesia yang telah berkembang pesat.
Haji Her juga dikenal sebagai sosok yang dermawan. Beberapa waktu lalu, ia membangun 1.000 rumah untuk warga miskin di Pamekasan, Madura. Ia tidak meminta persyaratan apapun, hanya menerima laporan tentang rumah yang tidak layak huni, kemudian langsung membangunnya.
Pembangunan Rumah untuk Warga Miskin
Bantuan ini diberikan secara ikhlas menggunakan dana pribadi Haji Her. Proyek ini menjangkau warga miskin di semua kecamatan di Pamekasan. Rencananya, bantuan ini akan meluas ke seluruh Madura, termasuk warga miskin yang belum terdata oleh pemerintah.
“Biasanya kami memberikan sumbangan setiap rumah sebesar Rp 42 juta lebih,” ujar Haji Her. Ia menekankan bahwa bantuan ini tidak pandang bulu dan semua masyarakat berhak mendapatkan bantuan yang sama.
Asal Usul Kekayaan Haji Her
Keberhasilan Haji Her selama ini berasal dari bisnis penimbunan tembakau. Ia mengklaim sebagai pengusaha penimbun tembakau terbesar di Indonesia. Perusahaan miliknya, PT Bawang Mas Grup, adalah penimbun seluruh tembakau di Indonesia.
Haji Her pernah diundang oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR RI untuk membahas penyusunan RUU tentang Komoditas Strategis Perkebunan. Ia juga pernah berdiskusi dengan Victor Hartono, CEO Djarum Foundation, mengenai bisnis tembakau di Indonesia.
Julukan Sultan Madura
Julukan Sultan Madura diberikan kepada Haji Her karena bisnisnya yang sukses di bidang usaha tembakau. Selain itu, rumah megahnya di Jalan Raya Trasak, Pamekasan, juga menjadi alasan utama penggunaan julukan tersebut.
Haji Her juga dikenal memiliki beberapa koleksi mobil mewah yang menunjukkan kekayaannya.













