Barito Putera Tertahan di Puncak Klasemen Liga 2 Championship 2025-2026
Barito Putera kembali menunjukkan performa yang stabil dalam kompetisi Liga 2 Championship 2025-2026. Meskipun mengalami kekalahan ketiga dari 17 pertandingan, Laskar Antasari tetap berada di puncak klasemen sementara Grup Timur dengan total poin 36. Mereka hanya unggul satu angka atas PSS Sleman (35 poin) dan dua angka dari Persipura Jayapura (34 poin). Kekalahan ini terjadi saat mereka bertandang ke markas Persiba Balikpapan pada Derbi Borneo, Sabtu malam (24/1/2026), dengan skor akhir 1-0.
Kekalahan ini membuat Barito Putera tidak bisa menjauh dari dua rival terdekatnya. Sebelum laga tersebut, mereka memiliki peluang untuk memperlebar jarak poin jika mampu mengalahkan Persiba Balikpapan. Sayangnya, hasil yang diperoleh membuat mereka harus bersaing ketat hingga putaran kedua.
Lima Fakta Menarik tentang Barito Putera
1. Tidak Pernah Kehilangan Poin dalam 9 Laga Terakhir
Sebelum kekalahan di kandang Persiba Balikpapan, Barito Putera berhasil meraih poin dalam 9 pertandingan sejak 26 Oktober 2025. Mereka sukses menang dan seri di beberapa laga penting, seperti kemenangan 3-0 atas Persiba (2 November 2025), imbang 1-1 melawan PSS Sleman (8 November 2025), serta kemenangan 2-1 atas Kendal Tornado (12 November 2025).
Selain itu, mereka juga menang 1-0 atas Deltras FC (16 November 2025), 3-0 atas Persipal FC (22 November 2025), 1-0 atas PSIS Semarang (27 Desember 2025), 1-0 atas Persiku Kudus (5 Januari 2026), imbang 0-0 melawan Persela Lamongan (11 Januari 2026), dan draw 1-1 kontra Persipura (17 Januari 2026).
2. Gol Pertama Dicetak via Free Kick
Hingga 17 laga, Barito Putera hanya kalah tiga kali dan kebobolan enam gol. Dari keenam gol tersebut, satu di antaranya berasal dari tendangan bebas. Gol ini dicetak oleh kapten Persiba Balikpapan, Abdul Rachman, pada menit ke-19.
Bola yang dikirimkan oleh Abdul Rachman melewati pagar betis pemain Barito Putera dan gagal ditepis Satria Tama. Meski sempat mengenai tiang gawang, bola akhirnya masuk ke dalam gawang.
3. Pertahanan Rapuh Tanpa Fabiano Beltrame
Fabiano Beltrame, bek veteran Barito Putera, menjadi tulang punggung lini belakang tim. Namun, ia absen dalam dua laga karena mendapat kartu merah. Tanpa kehadirannya, gawang Barito Putera bobol oleh sundulan Mathius Silva dan tendangan bebas Abdul Rachman.
Untungnya, Fabiano telah bebas dari hukuman dan siap tampil dalam pertandingan melawan PSS Sleman pada Sabtu malam (31/1/2026). Selain itu, Rizky Pora juga akan kembali bermain setelah sebelumnya didiskualifikasi karena kartu merah.
4. Debut Pahit Rekrutan Baru
Barito Putera mendatangkan tiga pemain baru dalam bursa transfer musim ini: Basajum Latuconsina, Cornelius Stewart, dan Ricky Cawor. Ketiganya berposisi sebagai winger atau penyerang sayap.
Basajum debut pada laga melawan Persipura, sedangkan Cornelius Stewart tampil perdana dalam Derbi Kalimantan. Sayangnya, Ricky Cawor gagal mencatatkan prestasi apik dalam debutnya. Meski begitu, ketiganya diharapkan dapat memberikan kontribusi besar dalam pertandingan-pertandingan selanjutnya.
5. Kompetisi Masih Berlangsung Hingga Putaran Kedua
Meski kalah dalam laga terbaru, Barito Putera masih memiliki kesempatan untuk merebut gelar juara putaran kedua. Mereka akan melawan PSS Sleman pada Sabtu malam (31/1/2026), sebuah pertandingan yang sangat penting bagi ambisi mereka.
Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."











