"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Bonek Minta MBG Libur! Tavares dan Trio MBG Siap Masak di Persebaya

Kemenangan Telak Persebaya Surabaya Menggembirakan Bonek

Persebaya Surabaya kembali memberikan kebanggaan bagi para suporternya, Bonek, setelah meraih kemenangan telak dengan skor 3-0 melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (25/1/2026) sore. Hasil ini tidak hanya membawa poin penting bagi Green Force, tetapi juga memicu reaksi antusias dari para penggemar yang menganggap performa tim semakin matang.

Kemenangan tersebut terasa lebih istimewa karena didukung oleh Trio MBG, yaitu Malik Risaldi, Bruno Moreira, dan Gali Freitas. Mereka tampil dominan sejak awal pertandingan dan menjadi motor serangan utama yang membuat lini pertahanan PSIM kewalahan. Dari tiga gol yang dicetak oleh Gali Freitas, Bruno Paraiba, dan Rachmat Irianto, trio ini turut berkontribusi dalam menciptakan peluang-peluang yang signifikan.

Bonek pun bereaksi dengan komentar-komentar lucu di media sosial, seperti permintaan agar petugas Makan Bergizi Gratis (MBG) libur sementara dan menyerahkan dapur tim sepenuhnya kepada Bernardo Tavares. Hal ini menunjukkan bahwa para suporter sangat puas dengan permainan yang ditampilkan oleh Persebaya Surabaya.

Performa Trio MBG yang Menonjol

Malik Risaldi menunjukkan kontribusi aktif meskipun belum mencetak gol. Pemain ini bermain penuh 90 menit, mencatatkan xG 0,43, tiga tembakan, dan akurasi umpan sebesar 75 persen. Ia juga terlibat dalam distribusi bola dengan 12 umpan dan sembilan di antaranya sukses. Selain itu, ia mencatatkan satu umpan silang, satu umpan terobosan, serta dua duel udara lewat umpan kepala.

Bruno Moreira tampil sebagai kreator serangan yang efektif. Bermain selama 90 menit, ia mencatatkan satu assist, dua keypass, dan tiga umpan terobosan yang merepotkan lini belakang PSIM. Akurasi umpannya mencapai 64 persen dengan total 19 umpan dan 12 yang tepat sasaran. Selain itu, ia juga aktif dalam bertahan dengan satu tekel sukses, empat intersep, dan satu pemulihan bola.

Sementara itu, Gali Freitas kembali menunjukkan ketajamannya di lini depan. Bermain selama 71 menit, ia mencetak satu gol dengan xG tertinggi di antara Trio MBG yakni 0,65. Gali mencatatkan tiga percobaan tembakan dengan satu mengarah ke gawang. Akurasi umpannya mencapai 77 persen dari 17 percobaan, menunjukkan efektivitas dalam menyerang dan membangun serangan.

Penilaian Pelatih Bernardo Tavares

Bernardo Tavares mengakui bahwa timnya tampil lebih baik selepas jeda. Ia menilai anak asuhnya mampu menciptakan banyak peluang dan pantas meraih kemenangan. “Saya rasa tim kami di babak kedua banyak berkembang, begitu juga para pemain yang bisa masuk ke dalam permainan,” kata Tavares usai pertandingan.

Ia menilai peningkatan permainan terlihat jelas dari intensitas dan keberanian menyerang. “Dan saya rasa di babak kedua, kami pantas menang karena kami menciptakan banyak peluang,” tegas mantan pelatih PSM Makassar tersebut. Menurutnya, Persebaya Surabaya mampu mengontrol jalannya laga dengan lebih baik.

Meski puas dengan hasil kemenangan, Tavares tetap mengingatkan pentingnya menjaga sikap rendah hati. Pelatih berusia 45 tahun itu menegaskan kemenangan tidak boleh membuat tim merasa sudah sempurna. “Tetapi kita harus rendah hati, karena ketika kita menang, bukan berarti semuanya baik, ketika kita kalah, bukan berarti semuanya buruk,” tegasnya.

Potensi Persebaya Surabaya di Putaran Kedua

Kemenangan 3-0 ini sejatinya belum menggambarkan seluruh peluang yang tercipta. Bernardo Tavares menilai Green Force seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol jika penyelesaian akhir lebih maksimal. “Kami memiliki lebih banyak peluang besar untuk mencetak lebih banyak gol, jadi saya sangat senang untuk para pemain,” jelas Tavares. Ia menyebut kerja keras pemain layak mendapat apresiasi.

Bagi Bonek, kemenangan ini menjadi bukti bahwa dapur Persebaya Surabaya sedang panas. Racikan Bernardo Tavares bersama Trio MBG dianggap pas untuk membawa Green Force bersaing di papan atas. Putaran kedua Super League 2025/2026 pun terasa lebih menjanjikan bagi Persebaya Surabaya. Jika konsistensi terjaga, bukan tidak mungkin teriakan Bonek soal “memasak” akan terus menggema hingga akhir musim.

Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *