"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Lee Zii Jia Bangkit dari Peringkat 103 ke Target 10 Besar Dunia



Pebulu tangkis tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, menunjukkan semangat yang luar biasa untuk kembali bangkit dan masuk ke dalam 10 besar dunia. Hal ini disampaikan setelah ia berhasil meraih kemenangan di Indonesia Masters 2026.

Kemenangan tersebut diraih oleh Lee Zii Jia setelah mengalahkan wakil asal India HS Prannoy dengan skor 21-19, 21-11, di Istora Senayan, Jakarta, pada Rabu (21/1/2026). Ini menjadi kemenangan pertama bagi Lee Zii Jia sejak awal tahun ini, yang sangat berarti baginya.

Tahun 2025 menjadi tahun yang cukup berat bagi pemain asal Malaysia ini. Ia sempat mengalami cedera parah yang membuatnya harus absen dari kompetisi selama beberapa waktu. Pemulihan yang lama menyebabkan ia baru bisa kembali berlaga pada tahun 2025. Namun, situasi tidak berjalan mulus. Dalam empat turnamen yang ia ikuti, yaitu Orleans Masters, All England, Kejuaraan Dunia, Hong Kong Open, dan China Masters, ia selalu gagal melaju hingga babak pertama, kecuali saat tampil di Orleans Masters.

Kemenangan terakhir yang diraih Lee Zii Jia terjadi saat menghadapi wakil India Srikanth Kidambi pada awal Maret 2025. Setelah itu, ia terus mengalami kekalahan. Akibatnya, peringkatnya turun drastis hingga mencapai posisi ke-103. Sebelumnya, ia pernah mencapai peringkat ke-144 dunia, tetapi kini naik ke posisi ke-103.

Lee Zii Jia, yang pernah menduduki peringkat ke-2 dunia pada Oktober 2022, kini bertekad untuk bangkit pada tahun 2026. Kemenangan di Indonesia Masters 2026 menjadi momen penting baginya untuk memulai perjalanan menuju peringkat 10 besar dunia.

“Saya rasa ini adalah kemenangan yang sangat berarti bagi saya. Terutama karena sudah hampir satu tahun sejak kemenangan terakhir saya sebelumnya,” ujar Lee Zii Jia kepada para jurnalis di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Ia juga mengungkapkan bahwa kemenangan ini menjadi langkah awal yang baik. Sebelumnya, ia sering kalah di babak pertama dalam dua turnamen sebelumnya, yaitu India Open 2026 dan Malaysia Open 2026.

“Saya sempat mengalami awal yang buruk di Malaysia Open dan India Open. Akhirnya di Indonesia Masters ini saya mendapatkan kemenangan pertama saya tahun ini,” kata Lee Zii Jia.

Lebih lanjut, Lee Zii Jia menjelaskan targetnya untuk tahun 2026. Ia ingin kembali masuk ke dalam 10 besar dunia setelah sebelumnya terpuruk di peringkat 100. Untuk mencapai hal tersebut, ia bertekad melangkah jauh di Indonesia Masters 2026.

“Pastinya saya ingin kembali ke posisi 10 besar. Ada banyak hal yang perlu saya temukan kembali dalam kompetisi. Itulah sebabnya untuk bulan Januari ini saya mengikuti keempat turnamen,” jelasnya.

Selain itu, Lee Zii Jia mengakui adanya dukungan penuh dari tim pelatihnya. Sebagai pemain independen, ia memiliki tiga orang pelatih, termasuk pelatih fisik dan fisioterapi, yang selalu mendampinginya dalam setiap turnamen.

“Iya, tentu saja (tim sendiri). Ada tiga orang pelatih, pelatih fisik, fisio juga. Ada tiga orang dalam tim. Dan mereka ikut sama saya setiap turnamen. Sepanjang tahun ini, mereka menjadi tim saya,” tutur Lee Zii Jia.

Ratna Purnama

Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *