Barcelona Juara Piala Super Spanyol dengan Kemenangan Dramatis
Barcelona berhasil meraih gelar Piala Super Spanyol ke-16 setelah mengalahkan Real Madrid dalam laga final yang berlangsung sangat dramatis. Skor akhir 3-2 menjadi bukti bahwa pertandingan ini tidak hanya penuh gol, tetapi juga penuh dengan drama dan tensi tinggi hingga menit terakhir.
Raphinha Jadi Bintang Laga
Pemain sayap Barcelona, Raphinha, menjadi bintang utama dalam kemenangan ini. Ia mencetak dua gol yang sangat penting, sementara Robert Lewandowski menambahkan satu gol lagi untuk Blaugrana. Di sisi lain, Vinicius Junior dan Gonzalo Garcia Torres memberikan perlawanan sengit bagi Real Madrid.
Drama Kartu Merah di Akhir Pertandingan
Laga berakhir dengan kejutan besar ketika Frenkie de Jong mendapat kartu merah langsung di menit akhir. Ini membuat Barcelona harus bertahan dengan 10 pemain selama sisa waktu pertandingan, tetapi mereka mampu mempertahankan keunggulan 3-2.
Babak Pertama: Hujan Gol dan Drama di Injury Time
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Barcelona tampil dominan dalam penguasaan bola, tetapi Real Madrid memberikan ancaman melalui serangan balik cepat. Raphinha membuka skor pada menit ke-36 setelah menerima umpan dari Fermin Lopez. Namun, Real Madrid segera menyamakan skor di injury time babak pertama.
Dalam lima menit tambahan, tiga gol tercipta. Vinicius Junior mencetak gol penyama, kemudian Robert Lewandowski membawa Barcelona unggul 2-1. Di detik terakhir, Gonzalo Garcia Torres mencetak gol penyeimbang, sehingga skor berubah menjadi 2-2 di akhir babak pertama.
Babak Kedua: Raphinha Jadi Pahlawan, De Jong Diusir Wasit
Memasuki babak kedua, Barcelona terus memegang kendali permainan. Dani Olmo yang masuk sebagai pengganti memberikan assist penting yang memicu gol kedua Raphinha pada menit ke-73. Skor berubah menjadi 3-2 untuk Barcelona.

Real Madrid melakukan beberapa pergantian pemain untuk meningkatkan tekanan, tetapi Barcelona mampu bertahan. Tensi memuncak di injury time babak kedua ketika Frenkie de Jong mendapat kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras. Kehilangan De Jong membuat Barcelona dalam situasi kritis, tetapi pertahanan solid dan kiper J. Garcia mampu menghalau semua serangan Madrid.
Statistik Pertandingan
Berikut adalah rincian statistik pertandingan:
- Skor Akhir: Barcelona 3 – 2 Real Madrid
- Penguasaan Bola (Possession): Barcelona 71% – 29% Real Madrid
- Total Tembakan (Shots): Barcelona 14 – 10 Real Madrid
- Tembakan ke Arah Gawang (Shots on Target): Barcelona 8 – 8 Real Madrid
- Operan (Passes): Barcelona 565 – 262 Real Madrid
- Akurasi Operan: Barcelona 93% – 80% Real Madrid
- Pelanggaran: Barcelona 14 – 9 Real Madrid
- Kartu Kuning: Barcelona 2 – 3 Real Madrid
- Kartu Merah: Barcelona 1 – 0 Real Madrid
- Tendangan Sudut: Barcelona 5 – 6 Real Madrid
- Offside: Barcelona 2 – 0 Real Madrid
Susunan Pemain
Barcelona (4-3-3):
– Kiper: J. Garcia
– Bek: J. Kounde, P. Cubarsi, E. Garcia, A. Balde
– Gelandang: F. Lopez (Gerard Martin), F. De Jong (Kartu Merah), P. Gonzalez
– Penyerang: L. Yamal (Ferran Torres), R. Lewandowski (Marcus Rashford), Raphinha (Ronald Araujo)
– Pemain Pengganti Lainnya: Dani Olmo (Masuk & Assist), Marc-Andre ter Stegen, Marc Casado, Roony Bardghji, Marc Bernal, Wojciech Szczesny, Tommy Marques.
– Pelatih: Hansi Flick
Real Madrid (4-3-3):
– Kiper: T. Courtois
– Bek: F. Valverde, R. Asencio (David Alaba), D. Huijsen, A. Carreras (Fran Garcia)
– Gelandang: E. Camavinga (Dani Ceballos), A. Tchouameni, J. Bellingham
– Penyerang: Vinicius Jr (Kylian Mbappe), Rodrygo, Gonzalo Garcia (Arda Guler)
– Pemain Pengganti Lainnya: Franco Mastantuono, Dani Carvajal, Andriy Lunin, Antonio Rudiger, David Jimenez, Thiago Pitarch Pinar.
– Pelatih: Xabi Alonso
Kemenangan ini memperkuat dominasi Barcelona atas Real Madrid. Real Madrid gagal memulai tren kemenangan setelah sebelumnya mengalahkan Barcelona di Laliga. Barcelona berhasil mengangkat trofi Piala Super Spanyol untuk yang ke-16 kalinya sejak pertama kali diraih pada tahun 1983.











