Persebaya Surabaya Berpacu dengan Waktu untuk Cari Pelatih Baru
Persebaya Surabaya kini tengah menghadapi tantangan besar dalam mencari pelatih baru. Kursi pelatih Green Force resmi kosong sejak 22 November 2022, dan hingga saat ini, manajemen masih belum mengumumkan sosok pengganti yang akan menahkodai tim.
Situasi ini membuat Persebaya Surabaya berada dalam tekanan deadline yang ketat. Persiapan tim jelas tidak bisa terlalu lama tanpa arahan dari pelatih kepala. Oleh karena itu, manajemen kini sedang mempercepat proses pencarian pelatih yang tepat.
Sebelumnya, nama Bernardo Tavares sempat santer dikaitkan dengan Persebaya Surabaya. Namun, rumor tersebut langsung dipatahkan oleh sang agen, Azmi Ponti. Ia menyampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar dan menegaskan bahwa Bernardo Tavares belum terikat dengan klub mana pun.
Azmi juga menjelaskan bahwa Bernardo Tavares saat ini sedang berada di Portugal untuk menikmati perayaan Natal dan akhir tahun bersama keluarga. Dengan kepastian ini, Persebaya Surabaya dipastikan mengalihkan bidikan ke nama lain.
Benjamin Mora, Nama Baru yang Menarik Perhatian
Nama pertama yang muncul sebagai kandidat kuat adalah Benjamin Mora, juru taktik asal Meksiko. Sosok berusia 46 tahun ini bukanlah figur asing bagi pencinta sepak bola Indonesia. Sebelumnya, ia pernah dikaitkan dengan Persib Bandung setelah Robert Alberts meninggalkan klub.
Meski sempat menjadi incaran Persib, Benjamin Mora akhirnya memilih melatih klub Kanada, Atlas. Kini, namanya kembali menghangat di Super League, dan Persebaya Surabaya disebut menjadi destinasi potensial berikutnya.
Kabar tentang Benjamin Mora pertama kali diungkap oleh akun Instagram sepak bola Indonesia, @gossindo_, pada 14 Desember 2025. Isu tersebut diperkuat oleh unggahan akun @transfernews_ft sehari sebelumnya, yang menyebutkan bahwa Mora akan melatih salah satu klub BRI Super League Indonesia.
Sinyal makin kuat setelah Benjamin Mora resmi pamit dari Quertaro FC. Pesan perpisahan itu diunggah langsung melalui akun Instagram pribadinya. “Gracias Queretaro,” tulis Benjamin Mora pada unggahan 18 November 2025. Unggahan singkat itu menandai berakhirnya masa tugasnya di Liga Meksiko.
Miljan Radovic, Kandidat Lain yang Mengundang Perhatian
Nama kedua yang tak kalah menarik adalah Miljan Radovic. Mantan pelatih Persib Bandung itu kembali masuk radar klub-klub Super League. Persis Solo disebut menjadi pihak pertama yang tertarik mengamankan jasa Radovic.
Isu tersebut diungkap oleh akun @ngobrolduniabola pada 7 Desember 2025. Disebutkan bahwa pembicaraan mulai menghangat meski belum ada konfirmasi resmi. Tak lama kemudian, Persebaya Surabaya ikut dikaitkan dalam perburuan Radovic.
Saat ini, Miljan Radovic masih tercatat sebagai pelatih Al-Ramtha SC di Liga Utama Jordania. Ia meneken kontrak per 11 Januari 2025. Bersama Al-Ramtha SC, Radovic menunjukkan kinerja impresif. Ia mencatatkan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang tanpa satu pun kekalahan.
Catatan defensif timnya juga sangat solid. Al-Ramtha SC hanya kebobolan tiga gol dan sukses mencetak 14 gol sejauh ini. Performa tersebut membuat Radovic kembali dipandang sebagai pelatih potensial. Meski begitu, durasi kontraknya bersama Al-Ramtha SC belum diketahui secara pasti.
Persebaya Surabaya di Titik Krusial
Persebaya Surabaya kini berada di titik krusial. Benjamin Mora dan Miljan Radovic sama-sama menawarkan pengalaman, prestasi, dan mental juara. Deadline terus mendekat dan tekanan publik kian terasa. Bonek menanti satu keputusan penting yang menentukan arah Persebaya Surabaya ke depan.











