"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"
Daerah  

Ketua RT 11 RW 07 Gandaria Jadi Sorotan, Beri GPS Gratis ke Motor Warga dengan Dana Ini

Inovasi Ketua RT 11 RW 07 Gandaria dalam Meningkatkan Keamanan Warga

Ketua RT 11 RW 07 Gandaria Utara, Jakarta Selatan, Imam Basori atau akrab disapa Ibas (43) tengah menjadi perhatian banyak orang. Bukan karena gosip negatif, tetapi karena inovasi positif yang ia lakukan untuk meningkatkan keamanan warganya. Salah satu langkah terbaru yang diambil oleh Ibas adalah memberikan alat GPS gratis kepada motor warga. Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Pengadaan GPS Gratis untuk Motor Warga

Ibas menjelaskan bahwa perangkat GPS tersebut diberikan kepada warga yang terdaftar di RT 11 RW 07. Setiap keluarga memiliki hak untuk mendapatkan satu alat GPS untuk satu motor. Meski tidak semua motor bisa tercover, Ibas berharap langkah ini dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan curanmor.

“Pemberian GPS ini menggunakan dana operasional RT yang kami terima sebesar Rp 2,5 juta,” ujarnya. Satu unit alat pendeteksi lokasi dibeli dengan harga berkisar antara Rp 350.000 hingga Rp 400.000.

Tujuan Pemakaian GPS

Menurut Ibas, penggunaan GPS bertujuan untuk menambah lapisan keamanan. Dengan adanya alat ini, warga dapat melacak keberadaan motor mereka selama perangkat nirkabel itu terpasang. Langkah ini diambil mengingat maraknya kasus curanmor di wilayah Jakarta Selatan.

“Klaster luarnya itu gerbang. Nah klaster masuk rumah ya ini GPS, program lanjutan untuk antisipasi pencegahan curanmor,” kata Ibas.

Penggunaan Dana Operasional RT

Selain memberikan GPS, Ibas juga telah menerapkan inovasi lain seperti membuat gerbang kampung digital. Gerbang ini dirancang untuk membatasi akses ke lingkungan RT 11 RW 07. Gerbang ditutup sejak pukul 00.00 WIB hingga 06.30 WIB dengan penjaga yang ditugaskan secara bergantian.

Setiap rumah dibekali satu kartu akses yang bisa digunakan untuk membuka gerbang. Ibas menyatakan bahwa seluruh proses pembuatan gerbang dilakukan secara mandiri, termasuk pengerjaan fisik dan pemasangan komponen-komponen penting.

Hasil Positif dari Inovasi

Setelah satu bulan penerapan gerbang akses digital, Ibas mengklaim terjadi penurunan kebisingan dari kendaraan bermotor yang melintas di gang tersebut. Ia berharap dengan sistem pengamanan berlapis ini, warga dapat beristirahat lebih tenang tanpa gangguan keamanan dan ketertiban.

Ke depan, Ibas juga menargetkan pemanfaatan dana operasional RT untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Salah satu rencana yang sedang dipikirkan adalah membuat event organizer (EO) untuk membantu warga yang ingin mengadakan acara seperti hajatan.

“Saya kepikirannya bikin EO karena kan suka ada yang bikin hajatan. Tapi ini masih rencana, belum pasti,” ungkap Ibas.

Upaya Menjaga Keamanan Lingkungan

Ibas berharap, seluruh lingkungan RW 7 dapat terkoneksi dengan gerbang digital ini untuk meningkatkan keamanan warga sekitar. Ia juga berkomitmen untuk terus mencari inovasi-inovasi baru yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

Dengan inovasi yang dilakukan, Ibas menunjukkan bahwa peran Ketua RT tidak hanya sebatas mengelola administrasi, tetapi juga menjadi pelaku perubahan positif dalam masyarakat.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *