"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Piala Wali Kota Surabaya 2026 Tampilkan 40 Cabang Olahraga, Persiapan Porprov Jatim 2027

Piala Wali Kota Surabaya 2026: Ajang Pemanasan Menuju Porprov Jatim 2027

Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi ajang olahraga yang diikuti oleh 40 cabang olahraga (cabor). Ajang ini tidak hanya bertujuan sebagai pemanasan bagi atlet, tetapi juga menjadi sarana seleksi untuk masuk ke Puslatcab dan berpartisipasi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur 2027.

Kompetisi ini menampilkan total sebanyak 1.279 nomor lomba, dengan peningkatan partisipasi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain cabor-cabor populer seperti bulu tangkis, basket, panahan, dan voli, tahun ini juga diramaikan oleh cabang-cabang baru seperti kabaddi, pickleball, dan domino. Penambahan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas basis pembinaan sekaligus membuka peluang lahirnya atlet berprestasi dari berbagai disiplin.

Ajang Piala Wali Kota Surabaya 2026 akan berlangsung hingga 28 Juni 2026 dan menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733. Surabaya akan bertindak sebagai tuan rumah dalam Porprov X Jawa Timur 2027, sehingga ajang ini juga menjadi uji kesiapan kota dalam menyelenggarakan event olahraga besar.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Herry Purwadi, antusiasme peserta meningkat signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Baik cabor maupun nomor pertandingan beragam diperlombakan. Hingga saat ini, sebanyak 1.279 nomor lomba akan dipertandingkan. Jumlah peserta masih terus bergerak seiring proses pendaftaran yang berlangsung.

“Piala Wali Kota bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana pembinaan atlet jangka panjang. Peserta yang berlaga juga disaring berdasarkan kelompok umur agar sesuai dengan batas usia atlet Porprov 2027,” ujarnya.

Mayoritas pertandingan digelar di venue milik Pemkot Surabaya. Pihaknya memastikan kualitas pertandingan tetap terjaga. Venue yang digunakan mencakup berbagai titik di Surabaya, mulai dari Gelora Pancasila, Lapangan THOR, kawasan Kenjeran dan Kalimas, hingga area Gelora Bung Tomo (GBT).

Berikut adalah jadwal pertandingan cabang olahraga yang akan digelar:

  • 10–12 April: Cabang anggar akan dipertandingkan di Fairway Nine Mall dan tarung derajat di Gelanggang Remaja Surabaya.
  • 18–19 April: Jujitsu digelar di GOR Hasta Brata Universitas Adi Buana.
  • 24–26 April: Muaythai di Gelanggang Remaja.
  • 29 April – 3 Mei: Hockey outdoor di Lapangan Hockey Dharmawangsa.
  • 1–3 Mei: IBCA MMA dan wushu taolo.
  • 5–10 Mei: Biliar di Gelora Pancasila.
  • 8–10 Mei: Floorball di Gelora Pancasila.
  • 13–17 Mei: Panahan di Lapangan Jatim Seger.
  • 14–15 Mei: Kabaddi.
  • 15–18 Mei: Bowling.
  • 16–17 Mei: Drumband dan menembak.
  • 21–22 Mei: Golf.
  • 21–23 Mei: Sepaktakraw.
  • 22–24 Mei: Pencak silat di CITO.
  • 23–24 Mei: Kurash dan woodball.
  • 30–31 Mei: Atletik di Lapangan THOR.
  • 31 Mei – 1 Juni: Olahraga bermotor di Sirkuit Gelora Bung Tomo.
  • 2–6 Juni: Voli pantai di Kenjeran.
  • 4–7 Juni: Tenis lapangan dan wushu sanda.
  • 5–7 Juni: Kick boxing bersamaan dengan arung jeram di Kalimas, selam di UNESA Lidah Wetan, pickleball di THR Mall, serta domino di The Grand Barunawati.
  • 6–7 Juni: Triathlon (aquathlon).
  • 12–14 Juni: E-sport.
  • 13–14 Juni: Barongsai dan karate.
  • 14–17 Juni: Kempo di Stadion Indoor GBT.
  • 15–18 Juni: Panjat tebing.
  • 16–25 Juni: Bola tangan.
  • 19–21 Juni: Senam dan taekwondo.
  • 14 Mei: Dancesport di Balai Pemuda.
  • 26–28 Juni: Tinju di Gelora Pancasila Surabaya.

Cabang tinju ini menandai berakhirnya seluruh agenda Piala Wali Kota Surabaya 2026 yang tersebar di berbagai venue strategis di Kota Pahlawan.

Ketua Umum KONI Surabaya, Arderio Hukom, menambahkan bahwa mekanisme seleksi atlet sepenuhnya diserahkan kepada masing-masing cabor. “Seleksi mempertimbangkan kelompok umur yang masih memenuhi syarat untuk bertanding di Porprov 2027. Jadi, ini benar-benar proses penjaringan atlet potensial, bukan sekadar kompetisi biasa,” ujarnya.


Harini Umar

Seorang jurnalis online yang gemar membahas tren baru dan peristiwa cepat. Ia menyukai fotografi jalanan, nonton dokumenter, dan mendengar musik jazz sebagai relaksasi. Menulis baginya adalah cara memahami arah dunia. Motto hidupnya: "Setiap berita harus memberi manfaat, bukan sekadar informasi."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *