Chantelle Cameron Juara Dunia Dua Kelas Berat dengan Kemenangan Mutlak
Chantelle Cameron berhasil menjadi juara dunia dua kelas berat setelah mengalahkan Michaela Kotaskova dalam pertarungan perebutan gelar juara dunia wanita pertama di Britania Raya. Pertandingan ini digelar dalam ronde tiga menit dan berlangsung dengan ketat serta dinamis.
Cameron, yang sebelumnya tak terkalahkan di kelas welter junior, naik ke kelas menengah junior untuk menantang gelar WBO yang kosong. Di Olympia, ia meraih kemenangan mutlak dengan skor 100-90, 99-91, dan 99-91. Usia Cameron yang kini 34 tahun dan berasal dari Inggris, membuatnya memiliki rencana untuk turun ke kelas welterweight. Meski menghadapi kerugian ukuran tubuh, ia mampu mengatasi kelemahan tersebut berkat kelas dan kecepatannya yang superior.
Perbedaan kemampuan alami mereka terlihat sejak ronde pertama. Kotaskova gagal melancarkan pukulan kanan, sementara Cameron mendaratkan jab kiri yang kuat ke dagunya. Di ronde kedua, Kotaskova berhasil mendaratkan pukulan kanan, tetapi segera menerima pukulan lainnya. Cameron juga mendaratkan hook kiri dari jarak dekat, sementara tempo tinggi pertandingan dipertahankan.
Di ronde keempat, pukulan Cameron ke tubuh membuat Kotaskova menunjukkan tanda-tanda kelelahan di ronde kelima. Namun, Kotaskova pulih dan merespons dengan tempo tinggi yang sama. Di ronde ketujuh, Kotaskova mendaratkan pukulan kanan yang menunjukkan ancamannya, tetapi Cameron merespons dengan pukulan kanan ke tubuh dan kemudian pukulan kanan atas.
Pada ronde kedelapan, Kotaskova melancarkan kombinasi pukulan kiri-kanan yang kurang tepat sasaran, dan Cameron membalas dengan pukulan kanan balasan. Cameron, yang kembali berlatih dengan pelatih Jamie Moore untuk mempersiapkan diri menghadapi Kotaskova, tampak jauh lebih meyakinkan hingga skor tampak seperti formalitas.
Pertandingan Lain di Kelas Berbeda
Rekan senegara Cameron, Emma Dolan, saat itu telah kalah dalam pertarungan perebutan gelar IBF kelas super-flyweight melawan juara bertahan Irma Garcia dari Meksiko. Garcia, yang berusia 44 tahun dan 17 tahun lebih tua dari Dolan, dua kali menjatuhkan penantangnya dari Inggris di ronde kedua dan sekali di ronde ketiga sebelum pertandingan dihentikan.
Sebelumnya, Shannon Courtenay mengalahkan Sasha Booker, juga dari Inggris, melalui penghentian pertandingan pada menit ke-57 ronde ketiga dari delapan ronde yang dijadwalkan di kelas super flyweight.
Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."











