Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 di Kabupaten Garut
Arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Kabupaten Garut mengalami kemacetan parah, sehingga lalu lintas di wilayah tersebut dilakukan dengan sistem one way. Kondisi ini memicu pertanyaan mengenai kapan rencana pembangunan Tol Geta (Gedebage-Tasikmalaya) akan dimulai.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa lelang Tol Geta akan dilakukan pada tahun depan. Informasi ini muncul setelah seorang kepala daerah bertemu dengan Menteri PUPR. Meskipun saat ini sudah memasuki bulan Februari 2026, hingga kini belum ada pengumuman resmi mengenai lelang tersebut. Namun, pemerintah daerah Kabupaten Garut tetap berharap proses pembebasan lahan dapat terus berjalan.
Sebanyak 37 desa di 7 kecamatan Kabupaten Garut akan terkena dampak dari proyek Tol Geta. Proyek ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang kini memasuki tahap persiapan lelang. BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) meminta peserta lelang jalan tol termasuk Tol Geta untuk selalu memantau informasi melalui kanal resmi BPJT.
Proses registrasi peserta lelang jalan tol akan segera dibuka. Nantikan informasi resmi hanya melalui kanal resmi BPJT. Awal tahun ini, BPJT akan segera melakukan lelang terhadap 19 proyek jalan tol. Dari belasan proyek tersebut, Tol Geta atau Gedebage Tasikmalaya termasuk dalam daftar lelang.
Daftar 19 Proyek Tol yang Akan Dilelang Tahun Depan
Berikut adalah daftar 19 proyek tol yang akan mulai dilelang tahun depan:
Proyek Prakarsa Pemerintah (Solicited)
- Tol Bandung Intra Urban (BIUTR)
- Tol Pejagan-Cilacap
- Tol Tuban-Babat-Lamongan-Gresik
- Tol Malang-Kepanjen
- Tol Gedebage-Tasikmalaya (Geta)
- Tol Gilimanuk-Mengwi
- Tol Bandara Supadio-Pelabuhan Kijing
Proyek Non-Prakarsa Pemerintah (Unsolicited)
- Tol Pluit-Bandara Soekarno Hatta (Tol Tomang-Pluit-Bandara Elevated)
- Tol Cikunir-Karawaci Elevated
- Tol Semanan-Balaraja
- Tol Pelabuhan (Harbour Toll) Semarang
- Tol Bitung-Serpong
- Tol Caringin-Cisarua (Tol Puncak)
- Tol Akses Patimban Extend
Proyek Penugasan Pemerintah
- Tol Rantau Prapat-Kisaran
- Tol Dumai-Simpang Sigandai-Rantau Prapat
- Tol Pelabuhan Panjang-Lematang
- Tol Rengat-JC Pekanbaru
- Tol Jambi-Rengat
Desa dan Kecamatan di Garut yang Terlewati Tol Geta
Beberapa desa dan kecamatan di Kabupaten Garut akan dilalui oleh Tol Geta. Berikut daftar lengkapnya:
Kecamatan Kadungora
- Desa Hegarsari
- Desa Talagasari
- Desa Mandalasari
- Desa Karangmulya
- Desa Karangtengah
Kecamatan Leuwigoong
- Desa Margacinta
Kecamatan Garut Kota
- Kelurahan Sukanegla
- Kelurahan Cimuncang
- Kelurahan Kota Kulon
- Kelurahan Margawati
Kecamatan Leles
- Desa Kandangmukti
- Desa Leles
- Desa Cangkuang
- Desa Margaluyu
- Desa Sukarame
Kecamatan Karangpawitan
- Desa Mekarsari
- Kelurahan Lengkongjaya
- Desa Jatisari
- Kelurahan Karangmulya
- Desa Suci
- Kelurahan Lebakjaya
- Desa Tanjungsari
- Desa Lebak Agung
Kecamatan Banyuresmi
- Desa Sukakarya
- Desa Sukalaksana
- Desa Sukamukti
- Desa Sukaratu
- Desa Pamekarsari
- Desa Sukasenang
Kecamatan Cilawu
- Desa Ngamplangsari
- Desa Ngamplang
- Desa Pasanggrahan
- Desa Cilawu
- Desa Karyamekar
- Desa Dayeuhmanggung
- Desa Sukatani
- Desa Sukamaju
Profil Jalan Tol Geta
Tol Geta masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai Permenko Bidang Perekonomian Nomor 21 Tahun 2022. Ruas ini ditargetkan selesai pada 2024 untuk segmen Gedebage–Tasikmalaya.
Adapun trase Tol Geta terdiri dari dua seksi:
* Seksi 1: Junction Gedebage–Garut Utara (45,20 km)
* Seksi 2: Garut Utara–Tasikmalaya (50,32 km)











