"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"
Daerah  

Bus Tidak Boleh Berhenti di Senopati, Ini Jalur Alternatif ke Ngabean dan Eks Menara Kopi

Kebijakan Larangan Parkir Bus di TKP Senopati Mulai Diuji Coba

Pemerintah Kota Yogyakarta mulai menerapkan kebijakan larangan parkir bus di Tempat Khusus Parkir (TKP) Senopati, yang akan berlaku sejak Sabtu (14/3/2026). Kebijakan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2026, yang bertujuan untuk mengurangi kemacetan dan menjaga kelancaran lalu lintas di kawasan pusat kota, terutama menjelang libur Lebaran.

Bus pariwisata yang biasanya parkir di TKP Senopati kini dialihkan ke dua lokasi alternatif, yaitu Taman Parkir Ngabean dan lahan eks Menara Kopi di Kotabaru. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi jumlah kendaraan besar yang melintasi kawasan inti Sumbu Filosofi, khususnya di sekitar Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Lokasi Alternatif untuk Parkir Bus

Taman Parkir Ngabean terletak di sisi barat kawasan Malioboro, sekitar 1 kilometer dari Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Sementara itu, lahan eks Menara Kopi Kotabaru berada di kawasan Kotabaru, tepatnya di sebelah selatan SD Kanisius Kotabaru, Jalan Abu Bakar Ali No. 2, Gowongan, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Area ini termasuk wilayah “sirip Malioboro” dan digunakan sebagai lokasi parkir serta relokasi aktivitas dari kawasan parkir Abu Bakar Ali. Lokasinya berjarak sekitar 1 kilometer dari Jalan Malioboro, tepatnya di sisi timur laut.

Persiapan Infrastruktur dan Pengawasan

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, menyatakan bahwa sarana dan prasarana pendukung kebijakan ini telah siap. Dishub telah memasang rambu-rambu petunjuk arah di titik-titik strategis untuk membantu pengemudi bus menuju lokasi parkir alternatif.

Menurutnya, kebijakan ini diambil sebagai upaya memastikan kawasan Titik Nol Kilometer bersih dari lalu lalang kendaraan besar, terutama menjelang masa libur Lebaran. Selama masa ujicoba, larangan parkir di TKP Senopati akan bersifat dinamis, dengan petugas melakukan pemantauan di lapangan sebagai bahan evaluasi sebelum kebijakan tersebut diterapkan secara penuh.

Skema Pengamanan Lalu Lintas

Kasatlantas Polresta Yogyakarta, AKP Alvian Hidayat, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan skema pengamanan dan rekayasa lalu lintas untuk mendukung kebijakan ini. Personel kepolisian akan disiagakan di titik-titik krusial guna menghalau bus yang mencoba masuk ke arah TKP Senopati melalui Titik Nol.

Skema ini hasil koordinasi antara Polresta dan Dishub, dengan anggota sudah disiapkan untuk menghalau bus yang tidak sesuai aturan. Pihak kepolisian juga menyiapkan kantong parkir cadangan jika terjadi lonjakan kendaraan.

Dampak Positif pada Kelancaran Lalu Lintas

Menurut Alvian, kebijakan ini diprediksi akan membawa dampak positif bagi kelancaran arus lalu lintas, khususnya di seputaran jantung kota. Dengan hilangnya kendaraan berdimensi besar, beban jalan di kawasan Titik Nol Kilometer, baik dari sisi timur maupun barat, diyakini akan jauh lebih ringan.

Ia menambahkan, “Kalau kepadatan, sebetulnya tidak terlalu (khawatir). Justru jalur tengah di Titik Nol akan semakin ringan karena tidak ada kendaraan besar. Beban dialihkan ke jalur pinggir, sehingga di pusat kota lebih lancar.”

Rute Bus yang Dihalangi

Sebelumnya, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyampaikan bahwa bus pariwisata yang biasanya masuk dari Titik Nol ke TKP Senopati akan dialihkan ke beberapa titik alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan.

Mulai tanggal 14 besok, hari Sabtu, bus tidak boleh masuk di Senopati. Roda empat kecil masih boleh, tapi bus tidak boleh. Bus ditempatkan di (TKP) Ngabean.

Rute Bus

  1. Rute Bus menuju Parkir Ngabean (dari arah timur)
  2. Bus masuk menuju kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta
  3. Sampai di Perempatan Gondomanan
  4. Belok ke selatan menuju Pojok Beteng Wetan
  5. Lanjut ke Pojok Beteng Kulon
  6. Masuk ke area parkir Taman Parkir Ngabean

  7. Rute Bus menuju Parkir Eks Menara Kopi Kotabaru

  8. Bus dari arah timur menuju Perempatan Gondomanan
  9. Belok kanan menuju kawasan Kotabaru
  10. Masuk ke lahan parkir eks Menara Kopi di Jalan Abu Bakar Ali, Gowongan


Dian Sasmita

Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *