JAKARTA – Sebanyak 115 rukun tetangga (RT) dan 16 ruas jalan di DKI Jakarta masih terendam banjir akibat hujan deras yang terjadi hingga pukul 15.00 WIB sore hari ini. Banjir ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu (7/3) hingga Minggu.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi dampak banjir di lokasi-lokasi yang terdampak. Menurut data terkini, banjir merendam sebanyak 75 RT dan 19 ruas jalan yang tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan. Ketinggian air bervariasi antara 20 sentimeter (cm) hingga tertinggi mencapai 1,8 meter.
“Ada sembilan RT di Kelurahan Kuningan Barat yang terendam banjir dengan ketinggian 60 cm hingga 180 cm,” ujarnya.
Berikut daftar 115 RT dan 16 jalan yang tergenang pada Minggu hingga pukul 15.00 WIB:
Jakarta Barat
- Kelurahan Kedaung Kali Angke: 4 RT, ketinggian 70 cm
- Kelurahan Rawa Buaya: 9 RT, ketinggian 60 s.d 120 cm
- Kelurahan Jelembar Baru: 1 RT, ketinggian 40 cm
- Kelurahan Kebon Jeruk: 1 RT, ketinggian 20 cm
- Kelurahan Kedoya Selatan: 4 RT, ketinggian 70 cm
- Kelurahan Kedoya Utara: 4 RT, ketinggian 20 cm
- Kelurahan Sukabumi Selatan: 2 RT, ketinggian 100 cm
- Kelurahan Joglo: 1 RT, ketinggian 65 cm
- Kelurahan Kembangan Selatan: 5 RT, ketinggian 50-70 cm
- Kelurahan Kembangan Utara: 2 RT, ketinggian 65 cm
Jakarta Selatan
- Kelurahan Petogogan: 39 RT, ketinggian 70 cm
- Kelurahan Kuningan Barat: 9 RT, ketinggian 60 – 180 cm
- Kelurahan Pela Mampang: 1 RT, ketinggian 45 cm
- Kelurahan Duren Tiga: 2 RT, ketinggian 60 cm
Jakarta Timur
- Kelurahan Pondok Bambu: 1 RT, ketinggian 70 cm
- Kelurahan Cipinang Melayu: 12 RT, ketinggian 30 – 50 cm
- Kelurahan Halim Perdana Kusuma: 15 RT, ketinggian 30 – 90 cm
- Kelurahan Kebon Pala: 3 RT, ketinggian 20 cm
Jalan yang Tergenang
Beberapa ruas jalan yang tergenang dengan ketinggian 10 cm hingga 40 cm adalah sebagai berikut:
1. Jalan Srengseng Raya, Kelurahan Srengseng
2. Jalan Daan Mogot, KM 13, Kelurahan Rawa Buaya
3. Jalan Perumahan Green Garden (MCD), Kelurahan Kedoya Utara
4. Jalan Meruya Selatan, Kelurahan Meruya Selatan
5. Jalan Daan Mogot (Depan Victoria), Kelurahan Cengkareng Timur
6. Jalan Daan Mogot Halte Taman Kota, Kelurahan Kedaung Kali Angke
7. Jalan Kapten Pierre Tendean, Kelurahan Kuningan Barat
8. Jalan Bintaro Permai Raya (H. Gari), Kelurahan Pesanggrahan
9. Jalan Beo, Kelurahan Pesanggrahan
10. Jalan Swadarma Raya, Kelurahan Ulujami
11. Jalan Puri Kembangan (Depan Sekolah SMK Budi Murni) Kelurahan Kedoya Selatan
12. Jalan Kramat Raya, Kelurahan Tugu Utara
13. Jalan Rawa Indah RT 003 RW 003, Kelurahan Pegangsaan Dua
14. Jalan Karet Pasar Baru Barat I Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kel. Karet Tengsin
15. Jalan Petamburan II, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kel. Petamburan
16. Jalan Bendungan Hilir, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kel. Bendungan Hilir
Selain itu, tercatat sebanyak 46 KK atau 72 jiwa harus mengungsi di Kelurahan Pejaten Barat, Jakarta Selatan. Mereka mengungsi di Mushola Al Inayah RT 13/RW 08. Sementara itu, 12 KK atau 50 jiwa lainnya mengungsi di Masjid Baitussalam di Kelurahan Kuningan Barat.
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah. Mereka juga mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik. Selain itu, pihak BPBD juga bekerja sama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi para penyintas.
“BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” kata Isnawa.











