Wakil Bupati Blitar Berkomitmen Memperbaiki Infrastruktur Jalan
Wakil Bupati Blitar yang juga dikenal sebagai Crazy Rich, Beky Herdihansah, menunjukkan komitmen kuat untuk memprioritaskan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Blitar. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat menikmati fasilitas umum yang memadai dan layak.
Janji Kampanye yang Ditepati
Beky mengungkapkan bahwa prioritas utamanya adalah menyelesaikan masalah jalan yang rusak di berbagai daerah. Meski pendapatan APBD 2026 mengalami pemangkasan sebesar Rp 309 miliar dari Pemerintah Pusat, ia tetap berkomitmen untuk menjaga janji kampanye tersebut.
“Prioritas saya sama Pak Bupati (Rijanto) terkait jalan yang ada di Blitar itu bisa terselesaikan,” ujar Beky usai acara Refleksi 1 Tahun Rijanto-Beky yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Blitar.
Kondisi Jalan di Wilayah Pinggiran
Meskipun beberapa titik jalan telah diperbaiki, masih banyak ruas jalan di wilayah pinggiran Kabupaten Blitar yang belum tersentuh anggaran perbaikan. Beky menyadari bahwa kemampuan APBD semakin terbatas akibat pemangkasan TKD dari Pemerintah Pusat.
“Mungkin yang sekarang sudah terbangun itu masih beberapa titik saja. Tapi di daerah-daerah di pinggiran itu masih belum terbangun terkait masalah jalan,” katanya.
Upaya Mencari Bantuan dari Pemerintah Pusat
Untuk mengatasi keterbatasan anggaran, Beky menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Blitar akan berusaha mendapatkan bantuan perbaikan dan pembangunan jalan dari Pemerintah Pusat. Namun, ia tidak merinci bagaimana upaya tersebut akan dilakukan.
“Kan masih bertahap karena dengan keterbatasan anggaran. Kita akan berusaha untuk menyelesaikan (pembangunan jalan) di luar APBD (dengan) meminta bantuan dari Pusat,” ujarnya.
Penjelasan Dinas PUPR Kabupaten Blitar
Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar, Hamdan Zulfikri Kurniawan, menjelaskan bahwa alokasi anggaran untuk infrastruktur jalan kabupaten terus turun dalam tiga tahun terakhir.
Di pengujung era kepemimpinan Bupati Rini Syarifah di 2024, APBD Kabupaten Blitar mengalokasikan dana sekitar Rp 180 miliar untuk infrastruktur jalan. Namun, dalam APBD 2025 di tahun pertama kepemimpinan Rijanto-Beky, alokasi anggaran untuk infrastruktur jalan turun sekitar Rp 30 miliar menjadi Rp 150 miliar.
Sementara itu, dalam APBD 2026, alokasi anggaran untuk infrastruktur jalan kembali turun menjadi Rp 144 miliar, imbas dari pemangkasan TKD dari Pemerintah Pusat.
“Untuk 2026, alokasi anggarannya sekitar Rp 144 miliar meliputi pekerjaan perbaikan dan pengaspalan jalan, perbaikan dan pembangunan jembatan, drainase jalan, talud, dan operasional URC (unit reaksi cepat),” ujar Hamdan.
Hasil Perbaikan Jalan Tahun 2025
Berdasarkan pelaksanaan APBD 2025, alokasi anggaran sebesar sekitar Rp 150 miliar untuk infrastruktur jalan hanya mampu memperbaiki, dengan pengaspalan baru dan peningkatan jalan beton, sebanyak 5 persen saja dari total panjang jalan kabupaten yang ada di Kabupaten Blitar.
Di sepanjang 2025, Pemerintah Kabupaten Blitar telah menuntaskan perbaikan jalan daerah (jalan kabupaten) dengan total 76,4 kilometer atau 5,2 persen dari total panjang 1.462 kilometer jalan daerah.
Meskipun dari sisi jumlah ruas jalan daerah, APBD 2025 Kabupaten Blitar terhitung telah menyelesaikan perbaikan 35,8 persen ruas dari total ruas jalan daerah sebanyak lebih dari 500 ruas.











