Persebaya Surabaya Menghadapi Persijap Jepara dengan Kondisi yang Penuh Tantangan
Persebaya Surabaya memasuki pekan ke-22 Super League 2025/2026 dengan kondisi yang penuh tantangan. Kekalahan dari Bhayangkara FC menghentikan rekor tak terkalahkan mereka, sementara laga tandang ke Persijap Jepara menjadi ujian kebangkitan. Pelatih Bernardo Tavares menegaskan timnya tidak boleh meremehkan Persijap meski berada di zona degradasi. Ia menilai lawan akan tampil dengan motivasi tinggi di depan pendukung sendiri.
Selain itu, jadwal padat di bulan Ramadan menuntut Persebaya menyesuaikan pola latihan. Empat laga berat menanti, termasuk melawan PSM Makassar, Persib Bandung, dan Borneo FC. Adaptasi pemain asing baru juga menjadi sorotan. Jefferson Silva, Pedro Matos, Bruno Paraiba, dan Gustavo Fernandes diharapkan segera memberi kontribusi nyata.
Namun, badai cedera membuat Bajol Ijo terancam pincang lagi. Beberapa pemain kunci belum dipastikan bisa tampil melawan Persijap Jepara. Meskipun demikian, Bernardo Tavares tetap percaya pada kemampuan semua pemain.
Bernardo Tavares Pantang Meremehkan Persijap Jepara
Bernardo Tavares menegaskan bahwa Persijap Jepara tidak boleh dipandang sebelah mata. Meski berada di peringkat 17 klasemen, ia yakin lawan akan berjuang maksimal. Persijap baru saja kalah 0-4 dari Malut United, tetapi catatan kandang mereka cukup positif. Dua kemenangan terakhir atas PSM Makassar dan Madura United menjadi modal penting.
“Jepara kemarin kalah 4-0. Jadi, saya yakin mereka akan menganalisis tim kami dengan sangat baik,” kata Tavares. Ia menilai Persijap akan mencoba bermain berbeda, menutup ruang, dan melakukan transisi ofensif. Motivasi ekstra juga datang dari dukungan suporter Jepara. Bermain di depan publik sendiri membuat Persijap semakin bersemangat.
Tavares berharap pemain Persebaya juga memiliki motivasi tinggi. Kekalahan dari Bhayangkara harus dijadikan pelajaran. “Motivasi kami juga harus sangat tinggi. Perlu menunjukkan sikap yang berbeda,” ujarnya. Meski kondisi skuad tidak ideal, Tavares percaya pada kemampuan semua pemain. Ia menegaskan kesempatan harus diberikan kepada pemain muda.
Modal positif Persebaya adalah kemenangan 4-0 atas Persijap di putaran pertama. Namun, Tavares tetap realistis bahwa laga kali ini tidak akan mudah. “Kami memiliki banyak pemain yang cedera. Tapi saya tidak mengeluh. Ini kesempatan untuk yang lain,” katanya. Kepercayaan penuh diberikan kepada seluruh skuad. Tavares menutup dengan keyakinan bahwa tim akan berusaha maksimal.
Jadwal Padat Persebaya di Bulan Ramadan
Kompetisi Super League memasuki bulan Ramadan dengan jadwal padat. Persebaya harus menjalani empat laga dalam tiga pekan. Dimulai dengan tandang ke Persijap Jepara pada 21 Februari 2026. Laga ini menjadi ujian kebangkitan Bajol Ijo. Selanjutnya, Persebaya menjamu PSM Makassar di Gelora Bung Tomo pada 25 Februari. Laga besar berikutnya adalah kontra Persib Bandung pada 2 Maret di GBT. Terakhir, Bajol Ijo akan bertandang ke Borneo FC pada 7 Maret.
Bernardo Tavares menyiapkan program latihan khusus untuk Ramadan. “Kami tahu beberapa pemain akan berpuasa, jadi intensitas latihan harus disesuaikan,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik agar terhindar dari cedera. “Jika tidak makan dan minum, intensitas tidak bisa terlalu tinggi,” tambahnya. Pengalaman Tavares melatih PSM Makassar membuatnya paham pola latihan di bulan Ramadan.
Ia berharap Persebaya bisa tampil maksimal sejak menit pertama. “Bagi saya, tampil baik berarti konsisten sepanjang laga,” tegasnya. Kiper Andhika Ramadhani juga menegaskan puasa bukan halangan. “Kuncinya asupan gizi cukup saat berbuka dan sahur,” katanya. Andhika menyebut tim sudah terbiasa bermain di bulan Ramadan. Dukungan Bonek diharapkan memberi energi tambahan. Ramadan menjadi momentum penting bagi Bajol Ijo untuk membuktikan ketangguhan.
Adaptasi Pemain Asing Persebaya
Empat pemain asing baru Persebaya menjadi sorotan. Jefferson Silva, Pedro Matos, Bruno Paraiba, dan Gustavo Fernandes diharapkan segera berkontribusi. Jefferson Silva tampil penuh dalam tiga laga terakhir, menunjukkan stabilitas di lini belakang. Pedro Matos menjadi motor lini tengah dengan permainan sederhana namun efektif. Bruno Paraiba mencetak gol debut melawan PSIM, tetapi cedera membuatnya absen. Gustavo Fernandes debut melawan Bali United, meski belum tampil penuh.
Bernardo Tavares menilai adaptasi mereka masih berjalan. “Kami harus sabar, mereka butuh waktu,” katanya. Kapten Bruno Moreira menegaskan pentingnya dukungan bagi rekan asing. “Kami harus saling membantu agar mereka cepat menyatu,” ujarnya. Bonek juga memberi dukungan melalui media sosial. Adaptasi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Persebaya. Tavares menekankan kontribusi nyata dari setiap pemain asing. “Tidak cukup hanya bermain, mereka harus memberi dampak,” tegasnya. Kondisi fisik Paraiba dan Fernandes masih jadi perhatian. Tim medis bekerja keras memulihkan mereka. Jefferson dan Pedro relatif lebih siap, namun tetap butuh konsistensi. Adaptasi ini akan menentukan arah perjalanan Bajol Ijo.
Persebaya Surabaya Pincang Lagi Saat Lawan Persijap Jepara
Persebaya terancam tampil pincang saat tandang ke Jepara. Beberapa pemain kunci belum dipastikan bisa tampil. Bruno Paraiba, Malik Risaldi, Gustavo Fernandes, dan Ernando Ari masih dalam pemulihan. Absennya mereka membuat Persebaya kalah dari Bhayangkara. Kekalahan itu menghentikan rekor 13 laga tak terkalahkan. Bernardo Tavares menegaskan banyak pemain cedera. Namun, ia melihatnya sebagai kesempatan bagi pemain lain. Ia menyiapkan opsi berdasarkan evaluasi laga terakhir. Persijap diprediksi tampil dengan motivasi tinggi. Tavares berharap departemen medis bisa memulihkan pemain. “Semoga ada keajaiban dari tim medis,” katanya. Meski pincang, Persebaya tetap optimistis. Modal kemenangan 4-0 di putaran pertama menjadi motivasi. Bonek berharap tim tampil lebih tajam. Persebaya ingin memastikan tiga poin agar tetap bersaing.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."











