"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Sriwijaya FC Mulai Perbaiki Tim: Mantan Pemain Persiraja Ikut Uji Coba, 50 Pemain Disorot

Sriwijaya FC Mulai Persiapkan Pemain Baru untuk Putaran Ketiga

Sriwijaya FC, yang sebelumnya mengalami banyak kesulitan dalam dua putaran pertama Liga 2 2025/2026, kini mulai melakukan perbaikan besar-besaran menjelang putaran ketiga. Klub asal Sumatera Selatan ini telah menggelar sesi latihan terbuka dengan mengundang 50 pemain untuk mengikuti seleksi. Latihan ini digelar di lokasi TC Sriwijaya FC di Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Direktur Olahraga PT SOM, Anggoro Prajesta, menyampaikan bahwa saat ini ada 50 pemain yang sedang menjalani proses seleksi. Dari jumlah tersebut, beberapa di antaranya merupakan calon pemain asing yang masih dalam tahap trial dan belum menandatangani kontrak resmi dengan klub.

Salah satu nama yang muncul dalam daftar calon pemain asing adalah Zac Tyson, bek tengah asal Inggris yang sebelumnya bermain untuk Persiraja Banda Aceh. Ia kini sedang menjajal kemampuannya bersama Sriwijaya FC dan akan diberi kesempatan oleh tim pelatih untuk membuktikan diri.

Rencananya, pengumuman resmi mengenai pemain-pemain baru akan dilakukan pada Jumat (6/2/2026). Meski begitu, para penggemar klub sudah mulai memberikan dukungan kepada tim yang sedang berjuang keras untuk bisa bertahan di kompetisi.

Kondisi Sriwijaya FC yang Tidak Mudah

Sriwijaya FC tampaknya harus berjuang ekstra untuk bisa menyelesaikan gelaran Championship Liga 2 2025/2026. Dari 18 pertandingan yang telah dijalani, klub hanya meraih 2 poin dari dua hasil imbang dan 16 kekalahan. Di pertandingan terakhir, mereka kalah telak dari Adhyaksa FC dengan skor 0-15.

Krisis finansial membuat Sriwijaya FC harus bertahan dengan skuad yang terbatas. Bahkan, sebagian besar pemain saat ini tidak mendapatkan gaji karena situasi keuangan yang memprihatinkan. Mereka kini mengandalkan pemain gratis atau sukarela tanpa bayaran.

Meskipun dalam kondisi sulit, Sriwijaya FC tetap memilih untuk bertahan di kompetisi. Hal ini didasarkan pada regulasi yang mengatur pengunduran diri setelah kompetisi dimulai. Menurut Pasal 7 dalam regulasi Championship Liga 2:

  • Apabila terdapat Klub yang menyatakan mengundurkan diri setelah dimulainya Pegadaian Liga 2, maka:
  • Seluruh hasil Pertandingan yang telah dijalankan oleh Klub yang mengundurkan diri dibatalkan dan dinyatakan tidak sah.
  • Seluruh Pertandingan terjadwal dari Klub yang mengundurkan diri akan dibatalkan.
  • Klub yang mengundurkan diri harus membayar biaya kompensasi terhadap kerugian yang timbul dan dialami oleh Klub lainnya, PSSI, LIB, sponsor, televisi dan pihak terkait lainnya.
  • Diskualifikasi terhadap Klub yang mengundurkan diri dari Pegadaian Liga 2 di 2 musim berikutnya dan hanya dapat bermain di kompetisi yang akan ditentukan oleh PSSI.
  • Klub yang mengundurkan diri dihukum denda sebesar Rp 2.000.000.000,- apabila mengundurkan diri pada putaran 1 dan sebesar Rp 3.000.000.000,- apabila mengundurkan diri pada putaran 2 dan/atau putaran final.
  • Klub yang mengundurkan diri dapat dilaporkan ke Komite Disiplin PSSI untuk mendapatkan sanksi tambahan.
  • Klub yang mengundurkan diri harus mengembalikan seluruh kontribusi yang telah diterima yang terkait penyelenggaraan Pegadaian Liga 2.

Selain itu, ketentuan Pasal (6) dan Pasal (7) tidak berlaku untuk keadaan force majeure yang diakui oleh LIB, PSSI, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. LIB dan PSSI memiliki diskresi untuk melakukan tindakan yang diperlukan terhadap kondisi yang timbul karena force majeure.

Rizal Hartanto

Penulis berita dengan ketertarikan pada human interest dan kisah inspiratif. Ia senang berbincang dengan masyarakat untuk memahami realitas kehidupan. Ketika tidak menulis, ia menikmati hobi memasak dan mendengar podcast. Motto: "Menulis adalah cara merawat empati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *