"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Allegri dan Conte Bersitegang, Pelatih Milan Sebut Juventus

Perang Sindiran antara Massimiliano Allegri dan Antonio Conte

Perang sindiran antara dua pelatih papan atas Liga Italia Serie A, Massimiliano Allegri dan Antonio Conte, kembali memanas. Kedua mantan pelatih Juventus ini saling mengkritik soal jadwal pertandingan yang padat di tengah kompetisi musim ini. Hal ini menunjukkan ketegangan yang muncul dari tekanan yang dihadapi oleh tim-tim besar di Italia.

Keluhan Antonio Conte tentang Cedera

Antonio Conte, pelatih Napoli, mengeluh bahwa jadwal pertandingan yang padat telah menyebabkan banyak cedera pada pemain inti klubnya. Dari total 8 pemain inti yang terkena cedera, termasuk Kevin De Bruyne, Frank Anguissa, hingga kapten Giovanni Di Lorenzo. Menurut Conte, hal ini membuat Napoli kesulitan bersaing secara kompetitif di level tertinggi.

“Ada yang bilang kami terlalu banyak mengeluh. Faktanya, kami tidak sedang menghadapi cedera ringan, tapi cedera berat. Dengan cara seperti ini, para pemain ‘dibunuh’,” ujar Conte seusai laga melawan Fiorentina.

Conte juga menyatakan bahwa jadwal yang padat seolah membunuh para pemainnya, sehingga Napoli tidak bisa bersaing dengan baik di Liga Champions. Tim asuhan Conte hanya menempati peringkat 30 setelah tersingkir lebih dulu. Selain itu, Napoli juga tertinggal 9 poin dari Inter Milan yang berada di puncak klasemen.

Reaksi Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri, pelatih AC Milan, memberikan respons terhadap keluhan Conte. Ia menegaskan bahwa jadwal padat adalah konsekuensi bagi tim besar dalam berkompetisi. “Inilah jadwal yang ada. Kalau diminta main besok, ya kami siap bertanding besok. Kami sudah tahu soal masalah Olimpiade, justru itu bisa jadi kesempatan untuk memulihkan pemain,” kata Allegri menjelang laga melawan Bologna.

Allegri menilai bahwa pelatih seharusnya tidak mengeluh soal jadwal padat. Ia berpendapat bahwa kompetisi adalah tujuan utama semua klub, sehingga bermain di level tertinggi merupakan kewajiban bagi tim besar. “Kalau ingin berada di level tertinggi, harus bermain di level tertinggi, dan Liga Champions adalah salah satunya,” tambahnya.

Belum berhenti, Allegri juga membawa-bawa prestasi yang pernah diraihnya bersama Juventus di masa lalu. Ia ingin menyindir Conte yang pernah menukangi Juventus namun tidak berhasil berbicara banyak di Liga Champions. “Saya lima tahun di Juventus. Juve meraih 5 scudetto, 4 Coppa Italia, 2 kali final Liga Champions, dan tetap berada di puncak,” ujarnya.

Allegri juga berharap bisa membawa AC Milan bermain di Liga Champions musim depan. Saat ini, Rossoneri besutannya mampu menjaga persaingan di jalur Scudetto bersama Inter Milan. AC Milan unggul satu angka dari tim besutan Conte di papan klasemen, namun masih tertinggal 8 poin dari Inter Milan.

Balasan dari Antonio Conte

Sementara itu, Antonio Conte membalas sindiran Allegri seusai meraih Panchina d’Oro, penghargaan tahunan yang diberikan kepada pelatih sepak bola asosiasi Italia terbaik di Serie A. Conte seolah mengisyaratkan agar Allegri tak usah ikut campur, mengingat AC Milan musim ini memiliki jadwal yang lebih sedikit.

“Saya tidak tahu apa yang dikatakan Allegri, tetapi dia jelas tidak akan banyak bermain tahun ini,” ucap Conte mengutip Sky Sport Italia.

Di antara tiga tim yang bertarung dalam perburuan Scudetto, AC Milan paling sedikit bermain hingga hari ini. Rossoneri cuma memainkan 26 pertandingan di Liga Italia Serie A, Supercoppa Italia, dan Coppa Italia, dengan perkiraan 2.340 menit bermain. Adapun Napoli telah memainkan 34 pertandingan total musim ini di semua kompetisi dengan perkiraan durasi 3.060 menit bermain. Sedangkan Inter Milan menjadi tim yang menghadapi jadwal paling padat.

Nerazzurri telah memainkan 37 laga dengan durasi 3.330 menit bermain, ini termasuk empat partai Piala Dunia Antarklub yang digelar pada Juni-Juli 2025 silam.

Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *