Berita Populer Padang: Banjir, Harga Emas Turun, dan Kehidupan Penyintas di Hunsela
Berikut adalah berita populer yang telah tayang selama 24 jam terakhir di kawasan Padang. Berita ini mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari bencana alam hingga perkembangan olahraga.
Rumah Jamalus Hancur Akibat Banjir di Pasar Lalang
Pada 31 Januari 2026, rumah milik Jamalus di Pasar Lalang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, hancur akibat luapan air sungai. Ini merupakan kejadian keempat yang menimpa daerah tersebut sejak November 2025.
Arus deras membawa kayu, batu, dan tanah yang merobohkan seluruh bangunan. Saat kejadian, Jamalus sedang membajak sawah milik orang lain. Teleponnya berdering dengan kabar duka dari istrinya. Istri dan anaknya sempat terjebak dalam rumah, tetapi berhasil keluar dengan selamat berkat bantuan warga sekitar.
Rumah yang dibangun lima tahun lalu menggunakan uang hasil kerja keras Jamalus, kini hanyut bersama air. “Habis semua, rumah saya rata dengan tanah,” ujar Jamalus dengan pandangan kosong.



Harga Emas di Pasar Raya Padang Anjlok
Harga emas di Pasar Raya Padang mengalami penurunan signifikan pada awal Februari 2026. Harga terbaru tercatat Rp 2.600.000 per gram di sejumlah toko emas.
Datuak Mahkota, pemilik Toko Emas Mahkota, mengonfirmasi bahwa tren penurunan ini terjadi cukup cepat dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, harga emas di tokonya saat ini sudah menyentuh angka Rp 2.600.000 per gram.

Kehidupan Penyintas Banjir di Hunsela Kapalo Koto
Penyintas banjir di Kapalo Koto mulai hidup dari nol di hunian sementara layak (Hunsela). Di sana, denyut kehidupan baru mulai berdetak, mencoba menghapus trauma panjang akibat banjir bandang yang menghantam permukiman warga pada penghujung tahun 2025 lalu.
Di Hunsela, warga saling bahu-membahu bergotong-royong merapikan area sambil membangun hunian tetap (Huntap). Material bangunan seperti gundukan pasir dan tumpukan batu kali tersusun di beberapa titik, menjadi simbol harapan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.


Semen Padang FC Tahan Imbang PSM Makassar
Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, menyatakan kepuasannya setelah tim asuhannya berhasil menahan imbang PSM Makassar tanpa gol pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
Hasil tersebut dinilai telah memenuhi target tim saat bertandang ke Sulawesi Selatan. Dejan mengungkapkan bahwa sebelum laga dirinya memang menargetkan setidaknya satu poin dari kandang PSM Makassar.


Laporan Pertandingan dan Statistik
Pertandingan antara Semen Padang FC dan PSM Makassar digelar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Senin (2/2/2026). Skor akhir pertandingan berakhir 0-0.
Babak pertama berlangsung ketat meski Semen Padang FC lebih dominan dalam penguasaan bola. Peluang emas tercipta, namun tidak berhasil dimaksimalkan.
Di babak kedua, Semen Padang FC terus meningkatkan daya gedor. Pemain anyar seperti Kasim Botan dan Maicon tampil solid. Meskipun demikian, kedua tim gagal mencetak gol.
Head to Head dan Catatan Pertemuan
Dalam catatan pertemuan antara PSM Makassar dan Semen Padang FC, Juku Eja masih unggul secara head to head atas Kabau Sirah. Dalam lima pertemuan terakhir di era Liga 1 dan Super League, PSM Makassar mencatat dua kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan.
Pertemuan terakhir antara kedua tim di putaran pertama Super League 2025/2026 berakhir imbang 1-1 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada 22 Agustus 2025.











