"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Rekap Bursa Transfer Liga 2025/2026! Persebaya Kehilangan 5 Pemain, Kekuatan Liga Bergeser

Perubahan Signifikan dalam Bursa Transfer Super League 2025/2026

Bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 telah memasuki fase krusial dengan sejumlah klub melakukan perombakan besar-besaran. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah Persebaya Surabaya, yang harus merelakan lima pemainnya hengkang selama bursa transfer ini.

Bursa transfer dibuka pada 10 Januari dan akan ditutup pada 6 Februari. Dalam waktu singkat tersebut, pergerakan pemain antarklub berlangsung cepat dan menghasilkan beberapa kejutan menarik. Persebaya Surabaya menjadi salah satu klub yang paling disorot karena kehilangan lima pemain sekaligus. Rizky Dwi, Rendy Oscario, Dime Dimov, Diego Mauricio, dan Kadek Raditya resmi tidak lagi berseragam Green Force.

Kepergian lima pemain itu menandai perubahan signifikan dalam komposisi tim Persebaya Surabaya untuk putaran kedua. Di sisi lain, manajemen juga bergerak mendatangkan Bruno Paraiba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes demi menjaga keseimbangan skuad.

Langkah Persebaya Surabaya melepas sejumlah pemain ini memperlihatkan evaluasi serius terhadap performa tim di putaran pertama. Perombakan tersebut diharapkan memberi dampak positif dalam persaingan Super League 2025/2026 yang semakin ketat.

Dinamika Transfer Pemain Kakak Beradik

Di luar Persebaya Surabaya, dinamika bursa transfer juga diramaikan oleh perpindahan pemain kakak beradik Rezaldi Hehanussa dan Hamra Hehanussa. Keduanya kompak meninggalkan Persib Bandung untuk bergabung dengan Persik Kediri dengan status pinjaman. Kepindahan Rezaldi dan Hamra menjadi salah satu transfer paling menyita perhatian publik. Persik Kediri pun menunjukkan ambisi besar dengan mendatangkan dua pemain berpengalaman tersebut sekaligus.

Persib Bandung sendiri tak hanya melepas dua pemain lokalnya. Klub asal Bandung itu juga dipastikan berpisah dengan pemain Brasil, Wiliam Marcilio, yang hijrah ke klub Korea Selatan, Chungnam Asan, secara gratis.

Aktivitas Agresif dari Klub Lain

Aktivitas Persija Jakarta juga terbilang agresif pada bursa transfer paruh musim ini. Macan Kemayoran resmi mengumumkan kedatangan Fajar Fathurrahman dan Alaeddine Ajaraie untuk memperkuat skuad. Fajar Fathurrahman merupakan bek kanan berpengalaman yang dipinjam Persija dari Borneo FC. Sementara Alaeddine Ajaraie dikenal sebagai mantan top skor Liga India yang diharapkan menambah daya gedor lini depan Persija.

Pergerakan mengejutkan lainnya datang dari Dewa United yang meminjamkan Privat Mbarga ke Bhayangkara FC. Pemain sayap pekerja keras itu kini menjadi tambahan amunisi penting bagi Bhayangkara FC di putaran kedua.

Klub yang Aktif dalam Bursa Transfer

Persik Kediri tampil sebagai salah satu klub paling aktif sepanjang bursa transfer paruh musim. Selain Hehanussa bersaudara, Persik juga mendatangkan Chechu Meneses, Adrian Luna, dan Jon Toral yang merupakan jebolan La Masia dan pernah berseragam Arsenal. Masuknya Jon Toral dan Adrian Luna menambah warna internasional dalam skuad Persik. Ambisi klub asal Kediri itu untuk bersaing di papan atas pun terlihat semakin nyata.

Secara keseluruhan, peta transfer hingga Minggu (18/1) pukul 13.00 WIB menunjukkan pergerakan masif hampir di semua klub. Beberapa klub seperti:

  • Persijap Jepara mencatat kedatangan Buyung Ismu, Akbar Arjunsyah, dan Iker Guarrotxena, serta melepas lima pemain sekaligus.
  • Malut United terbilang minim aktivitas dengan hanya melepas Riki Togubu tanpa mendatangkan pemain baru.
  • Semen Padang mendatangkan Rendy Oscario dan melepas Cornelius Stewart serta Herwin Saputra.
  • Arema FC memperkuat tim dengan mendatangkan Gabriel Silva dan Ian Palueio. Di sisi lain, Yann Motta resmi dilepas dari skuad Singo Edan.
  • Persik Kediri mencatat daftar masuk terpanjang dengan lima pemain baru. Klub ini juga melepas Khurshidbek Mukhtorov sebagai bagian dari penyesuaian komposisi tim.
  • Persebaya Surabaya mencuri perhatian karena perombakan besar yang dilakukan. Tiga pemain asing masuk, sementara lima pemain harus angkat kaki dari Surabaya.
  • Dewa United hanya mendatangkan Vico dan melepas Privat Mbarga.
  • Persija Jakarta fokus menambah dua pemain tanpa melepas nama dari daftar skuad.
  • Bhayangkara FC mendapat tambahan tenaga dari Privat Mbarga dan melepas Titan Agung.
  • Persib Bandung tercatat belum mendatangkan pemain baru dan hanya melepas Wiliam Marcilio.
  • Borneo FC juga relatif pasif dengan melepas Fajar Fathurrahman dan Douglas Coutinho tanpa rekrutan baru.

Situasi ini memperlihatkan strategi berbeda tiap klub dalam menyikapi paruh musim Super League 2025/2026. Dengan waktu bursa transfer yang masih terbuka hingga awal Februari, perubahan komposisi pemain masih sangat mungkin terjadi. Rekap Bursa Transfer Super League 2025/2026 ini menjadi gambaran awal bagaimana persaingan liga akan semakin panas, terutama setelah Persebaya Surabaya resmi ditinggal lima pemainnya.

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *