Debut Eko Purdjianto Berbuah Kemenangan
Debut Eko Purdjianto sebagai pelatih PSMS Medan berjalan dengan sangat baik saat menghadapi Adhyaksa FC. Kemenangan yang diraih di Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU) menjadi awal yang menjanjikan bagi pelatih asal Semarang ini. Dalam pertandingan pekan ke-15 Pegadaian Championship musim 2025/2026, PSMS Medan berhasil meraih kemenangan tipis dengan skor 1-0.
Eko Purdjianto menggantikan peran Kas Hartadi sebelum laga tersebut. Catatan Eko lebih baik dibandingkan Kas Hartadi dalam menjalani debutnya. Kas Hartadi gagal meraih kemenangan di laga debutnya bersama PSMS saat melawan Persekat Tegal. Sementara itu, Eko Purdjianto hanya memiliki waktu singkat, kurang dari lima hari untuk membenahi tim dan berhasil meraih kemenangan di SUSU.
PSMS Medan sukses mengamankan poin penuh saat menjamu Adhyaksa FC. Gol tunggal Ari Maring pada menit ke-9 menjadi penentu kemenangan tim berjuluk Ayam Kinantan. Hasil ini terasa semakin spesial karena menjadi kemenangan perdana PSMS Medan bersama pelatih anyar, Eko Purdjianto.
Eko Purdjianto mengaku bersyukur atas raihan tiga poin yang diraih timnya. Ia menyebut pertandingan ini berat karena tim-tim lain sudah memiliki poin yang lebih tinggi. Meski kondisi skuad belum sepenuhnya ideal, ia mengapresiasi kerja keras para pemain.
“Alhamdulillah kita syukuri. Pertandingan ini berat karena kita tahu tim-tim lain poinnya sudah di atas kita dan kita wajib menang. Saya apresiasi para pemain yang sudah menjalankan instruksi dari awal sampai akhir pertandingan. Mereka bekerja luar biasa keras dan akhirnya mendapatkan tiga poin,” ujar Eko.
Eko juga menyoroti keterbatasan pemain yang dimiliki PSMS Medan pada laga tersebut. Ia menyebut hanya memiliki satu pemain asing yang bisa dimainkan, sementara dua pemain asing lainnya, Felipe dan Barata, harus absen karena akumulasi kartu dan cedera.
“Terlepas dari kondisi itu, dengan kerja keras, disiplin, dan filosofi permainan yang saya inginkan, para pemain bisa menerapkannya dengan baik. Saya baru memimpin tiga kali latihan dan meski belum 100 persen, pemain sudah mulai paham. Ke depan, terutama saat laga tandang, kemungkinan besar akan ada perubahan formasi dan cara bermain,” jelasnya.
Menurut Eko, PSMS Medan sengaja mengambil inisiatif menyerang sejak babak pertama dengan intensitas pressing tinggi di area lawan. Strategi tersebut terbukti efektif karena mampu menciptakan gol cepat yang menjadi kunci kemenangan.
Bahagia Kemenangan Pertama Buat Pelatih
Kapten PSMS Medan Kim Jeung Ho turut mengungkapkan rasa bahagianya atas kemenangan tersebut. Ia menilai kemenangan ini menjadi awal yang baik bersama pelatih baru, terlebih dengan dukungan besar dari para suporter di stadion.
“Ini adalah kemenangan pertama dengan pelatih baru. Stadion kandang yang baru membawa energi positif. Satu tim kami adalah satu keluarga. Tidak ada yang sendiri, semuanya bersama – pemain, tim, dan suporter,” ujar Kim.
Pemain asal Korea Selatan itu juga mengaku senang karena keluarganya hadir langsung ke stadion untuk memberikan dukungan. “Keluarga saya datang ke stadion, saya sangat senang dan rindu mereka. Banyak suporter juga datang menemui kami. Ini membuat kami semakin termotivasi,” katanya.
Kim optimistis kemenangan ini menjadi titik awal kebangkitan PSMS Medan di sisa musim. Ia menegaskan seluruh pemain siap bersatu dan bekerja keras untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Dengan hasil ini, PSMS Medan tidak hanya mengamankan tiga poin penting, tetapi juga berhasil naik ke posisi ke-6 klasemen Grup A dengan perolehan 20 poin hasil 5 menang, 5 imbang dan 5 kalah.
Klasemen Championship Terbaru
Grup Barat
1. Garudayaksa FC: 15 | 31-12 | 29 poin
2. Sumsel United: 15 | 22-18 | 27
3. Adhyaksa FC: 15 | 27-19 | 26
4. Persiraja Banda Aceh: 15 | 22-15 | 23
5. Persikad Depok: 15 | 21-22 | 21
6. FC Bekasi City: 15 | 16-12 | 21
7. PSMS Medan: 15 | 18-16 | 20
8. PSPS Pekanbaru: 15 | 24-30 | 17
9. Persekat Tegal: 15 | 11-19 | 17
10. Sriwijaya FC: 15 | 11-34 | 2











