Septian David Maulana Dikaitkan dengan Arema FC, Apakah Ini Pertanda Buruk bagi Muhammad Rafli?
Pemain lokal yang dikenal dengan kemampuan bermainnya di posisi gelandang serang, Septian David Maulana, kini santer dikabarkan akan bergabung dengan Arema FC. Kabar ini muncul setelah beberapa akun media sosial yang membahas sepak bola Indonesia mulai menyebut nama pemain tersebut dalam konteks transfer.
Septian David Maulana saat ini bermain untuk Malut United, namun tampaknya ia kesulitan mendapatkan menit bermain yang cukup. Hal ini bisa jadi menjadi alasan kuat mengapa klub-klub besar seperti Arema FC tertarik untuk mendatangkannya. Pemain 29 tahun ini pernah menjadi kapten di PSIS Semarang dan mencatatkan performa yang cukup baik pada musim lalu.
Performa Septian David Maulana di Malut United
Di musim 2025/2026 ini, Septian David Maulana hanya tampil enam kali bersama Malut United tanpa mencetak gol atau memberikan assist. Hal ini sangat kontras dengan prestasinya di PSIS Semarang, di mana ia tampil sebanyak 31 kali dengan lima gol dan tiga assist. Kehadiran Tyronne del Pino di posisi yang sama membuat Septian kesulitan untuk menembus skuad utama.
Dengan kondisi ini, potensi untuk pindah ke klub lain semakin terbuka. Arema FC, yang sedang mencari pemain dengan posisi serupa, mungkin melihat Septian sebagai opsi yang layak.
Masalah yang Dihadapi Muhammad Rafli di Arema FC
Di sisi lain, Muhammad Rafli, pemain lokal yang saat ini berada di Arema FC, tengah menghadapi kritik dari para suporter. Ia adalah menantu dari Iwan Budianto, salah satu petinggi Arema FC, namun penampilannya dinilai tidak memuaskan. Baru-baru ini, Arema FC kalah dari Persita Tangerang dengan skor 0-1, dan Rafli menjadi sasaran kritik dari Aremania.
Banyak komentar pedas muncul di kolom komentar unggahan Instagram Arema FC. Beberapa di antaranya menuntut agar Rafli segera dikeluarkan dari tim. Contohnya, akun @rey* menulis: “Rafli out. El mantu mending Ng omah ae dulinan padel (rafli out. El mantu mending di rumah saja bermain padel).” Sementara itu, akun @jun*** menulis: “pli pli pli rapli.”
Kritik ini menunjukkan bahwa para suporter merasa kecewa dengan performa Rafli dan ingin melihat perubahan di lini tengah Arema FC. Banyak dari mereka percaya bahwa Rafli tidak layak terus bermain karena kurangnya kontribusi yang signifikan.
Kesamaan Posisi Bermain Antara Septian dan Rafli
Salah satu alasan mengapa Septian David Maulana disebut-sebut akan bergabung dengan Arema FC adalah karena kesamaan posisi bermainnya dengan Muhammad Rafli. Keduanya bermain sebagai gelandang serang, sehingga potensi penggantian ini menjadi lebih realistis.
Jika kabar ini benar, maka nasib Rafli di Arema FC bisa jadi tidak aman. Septian memiliki pengalaman yang lebih matang dan telah terbukti mampu berkontribusi di level Liga 1. Dengan demikian, Arema FC mungkin akan mempertimbangkan transfer ini untuk meningkatkan performa tim.
Kemungkinan Perubahan di Lini Tengah Arema FC
Dengan adanya kemungkinan kedatangan Septian David Maulana, Arema FC mungkin akan melakukan evaluasi terhadap komposisi lini tengah mereka. Selain Rafli, beberapa pemain lain juga sedang dalam sorotan, termasuk Lucas, Puleo, dan Yann Motta. Jika transfer ini terjadi, maka Arema FC akan memiliki opsi yang lebih baik dalam mengatur strategi permainan.
Bagi para suporter, ini bisa menjadi momen penting untuk melihat bagaimana Arema FC akan menghadapi tantangan di musim depan. Dengan pemain baru yang lebih produktif, harapan untuk meraih hasil yang lebih baik tentu semakin tinggi.











