Kedekatan yang Tak Pernah Hilang
Persahabatan sejati memang tidak pernah berakhir, bahkan setelah maut memisahkan. Hal ini terlihat jelas dari hubungan antara musisi Anindyo Baskoro atau yang lebih dikenal sebagai Nino RAN dengan sahabatnya, mendiang Vidi Aldiano. Meskipun Vidi telah tiada, tindakan dan perasaan Nino terhadap sahabat karibnya tetap terasa hangat dan penuh rasa hormat.
Sehari sebelum hari ulang tahun Vidi Aldiano, Nino terlihat mengunjungi makam sang sahabat di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Sabtu (28/3/2026). Ia datang bersama istri, Dhabitannisa Auni, dalam penampilan sederhana namun penuh rasa hormat. Nino terlihat khusyuk berdoa di depan pusara Vidi yang kini mulai hijau dengan rumput yang tumbuh subur.
Setelah menaburkan bunga, Nino langsung meninggalkan makam tanpa memberikan pernyataan apapun. Hanya senyum kecil yang ia berikan kepada awak media sambil menunjukkan tangan bersedekap. Kunjungan ini terasa sangat emosional karena dilakukan tepat sehari sebelum tanggal kelahiran Vidi yang jatuh pada 29 Maret. Hubungan keduanya memang tak diragukan lagi.
Peringatan Ulang Tahun yang Penuh Makna
Publik masih ingat saat Vidi menjadi bintang tamu spesial di konser perdana Laleilmanino & Friends di Istora Senayan, Oktober 2025 lalu. Penampilannya membawakan lagu “Definisi Bahagia” menjadi salah satu aksi panggung terakhir Vidi sebelum kondisi kesehatannya menurun drastis.
Dalam acara peringatan ulang tahun Vidi tahun ini, banyak hal yang dilakukan oleh para penggemar dan sahabat. Salah satunya adalah pesan dari ayahanda Vidi, Harry Kiss. Ia mengungkapkan rasa takjub melihat betapa banyak orang yang menyayangi putranya. Namun, ia juga menitipkan pesan agar para peziarah menjaga keasrian makam.
“Saking banyaknya yang kasih bunga, setiap sore itu petugas makam bersihin bunganya bisa sampai dua karung. Ternyata kalau bunga tabur itu menumpuk di makam yang baru ditanami rumput, rumputnya nggak tumbuh,” ungkap Harry Kiss.
Ia menyarankan agar para sahabat atau penggemar yang datang membawa bunga bertangkai agar tidak merusak rumput yang sedang dirawat. “Kalau mau kasih bunga, lebih baik yang ada tangkainya dan ada namanya, supaya rumputnya bisa tetap tumbuh hijau,” tambahnya.
Aksi Sosial yang Menyentuh Hati
Selain Nino RAN, para penggemar setia Vidi yang akrab disapa Vidis juga menggelar serangkaian acara spesial untuk memperingati ulang tahun sang idola. Ibunda Vidi, Besbarini, mengaku sangat terharu dengan loyalitas para penggemar. Ia menceritakan bagaimana Vidis bergerak melanjutkan estafet kebaikan sang putra melalui aksi sosial bertajuk “Vidi Tetap Hidup”.
“Masya Allah, mami terharu banget. Mereka kompak sekali, selain ziarah, mereka juga pergi ke panti asuhan untuk memberikan sedekah atas nama Vidi. Mereka ingin semangat Vidi tetap ‘hidup’ lewat bantuan untuk anak yatim dan penderita cancer,” tutur Besbarini penuh haru.
Rangkaian peringatan ulang tahun Vidi tahun ini diawali dengan pengajian dan doa bersama di Masjid Nurul Hidayah, Tanah Kusir, pada Sabtu (28/3). Selanjutnya, para penggemar dijadwalkan melakukan takziah massal tepat di hari ulang tahun Vidi, Minggu pagi (29/3), pukul 07.00-09.00 WIB.
Meskipun Vidi kini telah tiada, cinta dari para sahabat seperti Nino RAN dan dedikasi luar biasa dari para Vidis membuktikan bahwa sosok Vidi Aldiano akan selalu memiliki tempat spesial di hati banyak orang. Selamat ulang tahun di surga, Vidi.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











