Keterlibatan Intan Anggraeni dan Rey dalam Pernikahan Siri yang Menghebohkan
Pernikahan siri antara Intan Anggraeni dan Rey, yang kini diketahui sebagai Yupi Rere, telah menjadi sorotan publik. Kasus ini menarik perhatian setelah Intan melaporkan Rey ke Polresta Malang Kota, dengan dugaan pemalsuan identitas dan dokumen. Perkawinan tersebut berlangsung secara diam-diam pada 3 April 2026, namun hal itu terungkap saat malam pertama, di mana Intan mengalami syok karena mengetahui bahwa Rey sebenarnya adalah seorang perempuan.
Intan mengungkapkan bahwa ia mengenal Rey sejak awal Februari 2026. Namun, ketika mereka menjalani malam pertama, ia merasa terkejut dan langsung mengadu kepada orangtuanya sebelum akhirnya melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.
Di sisi lain, Rey membantah pernyataan Intan. Ia menegaskan bahwa Intan sudah tahu mengenai identitas aslinya sejak awal hubungan. Menyadari bahwa dirinya dilaporkan oleh Intan, Rey kemudian melakukan pelaporan balik ke Polres Batu. Laporan ini terkait dugaan pencemaran nama baik dan pemerasan. Rey menyampaikan bahwa laporan balik ini dilakukan untuk menindaklanjuti laporan Intan yang sebelumnya dibuat ke Polresta Malang Kota.
Rey mengaku tidak mengetahui bahwa dirinya dilaporkan hingga Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, saat temannya memberitahunya bahwa video pernikahan siri mereka viral di media sosial. Narasi yang beredar dinilai tidak sesuai dengan realita yang sebenarnya.
Sebelum membuat laporan balik, Rey mencoba melakukan mediasi dengan mendatangi rumah Intan. Namun, ia tidak mendapatkan respons sama sekali. Akhirnya, Rey memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.
Persoalan Keuangan dan Bantahan Terhadap Tuduhan
Rey juga mengungkapkan bahwa sebelum laporan dibuat, komunikasi antara dirinya dan Intan sempat menyinggung persoalan keuangan. Ia mengklaim telah membantu melunasi beberapa utang Intan. Bukti transfer yang ia miliki tidak hanya satu dua, tetapi banyak. Selain itu, Rey menyebut dirinya sempat memberikan nafkah selama kedekatan mereka yang berlangsung singkat pada Februari 2026 lalu.
Ia juga mengaku memenuhi berbagai keinginan Intan, termasuk saat bepergian bersama keluarga. “Saya turuti keinginannya, bahkan sampai dikenalkan ke teman-temannya. Mereka juga tahu dari awal,” ujarnya.
Di sisi lain, Intan Anggraeni juga mengakui bahwa dirinya sempat dibelikan beberapa barang saat menjalani asmara dengan Rey. Antara lain seperti tas, sepatu, hingga ponsel merek iPhone. Barang-barang tersebut, menurut Intan, kini kembali diminta oleh Rey setelah kasus pernikahan siri sesama jenis di Malang ini viral.
Reaksi dan Tindakan Selanjutnya
Rey menyampaikan bahwa ia ingin menuntut agar kasus ini ditangani secara profesional. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk mempermalukan Intan. Sebaliknya, ia berharap agar semua pihak bisa menyelesaikan masalah ini secara damai.
Namun, Intan tampaknya tidak berniat untuk menyelesaikan konflik ini secara damai. Ia masih mempertanyakan tindakan Rey yang dianggapnya tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

Kasus ini menjadi perhatian besar bagi masyarakat, terutama dalam hal pengakuan identitas dan hak-hak pasangan dalam pernikahan. Bagaimana penyelesaian kasus ini akan dilakukan oleh pihak berwajib, serta bagaimana dampaknya terhadap kedua belah pihak, masih menjadi pertanyaan besar.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











