"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"
Bisnis  

BEI Buka Kepemilikan Saham, 13 Saham Lo Kheng Hong Terungkap



JAKARTA — Investor ternama Lo Kheng Hong terpantau memiliki kepemilikan saham di atas 1% pada 13 emiten per akhir Februari 2026. Data ini muncul setelah kebijakan baru transparansi bursa mulai berlaku, yang memungkinkan publik mengakses informasi tentang pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1%.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 27 Februari 2026, Lo Kheng Hong tercatat memiliki kepemilikan saham di atas 1% pada sedikitnya 13 perusahaan. Salah satu emiten yang paling banyak ia pegang adalah PT Intiland Development Tbk. (DILD), dengan kepemilikan sebesar 6,71% atau 696,03 juta saham.

Selain itu, Lo Kheng Hong juga tercatat memiliki saham di sektor media melalui PT Global Mediacom Tbk. (BMTR). Di emiten milik grup MNC ini, ia menggenggam 1,06 miliar lembar saham atau setara dengan 6,44%. Sementara itu, di sektor industri ban, Lo Kheng Hong memiliki saham sebesar 6,02% atau 209,89 juta lembar saham PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL).

Di sektor energi, Lo Kheng Hong juga tercatat memiliki kepemilikan saham di PT ABM Investama Tbk. (ABMM) sebesar 5,62% atau 154,83 juta lembar saham. Selain itu, ada juga posisi Lo Kheng Hong di PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. (RALS), sebuah emiten ritel yang selama ini jarang disoroti oleh media. Di RALS, ia memiliki 153,25 juta lembar saham atau 2,16%.

Berikut rincian kepemilikan saham Lo Kheng Hong per 27 Februari 2026:

  • PT ABM Investama Tbk. (ABMM)
  • Total holding shares: 154.835.300
  • Persentase: 5,62%

  • PT Polychem Indonesia Tbk. (ADMG)

  • Total holding shares: 50.318.100
  • Persentase: 1,29%

  • PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk. (BEST)

  • Total holding shares: 111.862.800
  • Persentase: 1,16%

  • PT Global Mediacom Tbk. (BMTR)

  • Total holding shares: 1.067.633.500
  • Persentase: 6,44%

  • PT Clipan Finance Indonesia Tbk. (CFIN)

  • Total holding shares: 63.141.100
  • Persentase: 1,58%

  • PT Intiland Development Tbk. (DILD)

  • Total holding shares: 696.038.100
  • Persentase: 6,71%

  • PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL)

  • Total holding shares: 209.898.500
  • Persentase: 6,02%

  • PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP)

  • Total holding shares: 82.594.700
  • Persentase: 1,21%

  • PT Malindo Feedmill Tbk. (MAIN)

  • Total holding shares: 27.656.600
  • Persentase: 1,24%

  • PT Paninvest Tbk. (PNIN)

  • Total holding shares: 50.195.750
  • Persentase: 1,23%

  • PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. (RALS)

  • Total holding shares: 153.251.700
  • Persentase: 2,16%

  • PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP)

  • Total holding shares: 779.207.000
  • Persentase: 5,03%

  • PT Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL)

  • Total holding shares: 209.339.500
  • Persentase: 1,02%

Kebijakan baru ini menandai perubahan signifikan dalam transparansi pasar modal Indonesia. Sebelumnya, publik hanya bisa mengakses informasi pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5%. Kini, data pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1% dapat diakses secara langsung melalui situs web IDX.

Pjs Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik menjelaskan bahwa perluasan data ini merupakan bagian dari empat proposal penguatan pasar modal yang diajukan kepada global index provider seperti MSCI dan FTSE. Ia menyatakan bahwa data tersebut kini tersedia bagi publik setelah pasar ditutup pada hari Selasa (3/3/2026).

Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat menambahkan bahwa penyediaan data ini merujuk pada Keputusan Dewan Komisioner OJK No. 01/2021 yang menunjuk KSEI dan BEI sebagai penyedia data publik. Salah satu poin utamanya adalah penggabungan data kepemilikan saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat.

Untuk data kepemilikan saham, Samsul menjelaskan bahwa KSEI mendapatkan suplai data dari Biro Administrasi Efek (BAE) untuk kemudian disatukan dengan data scriptless yang ada di sentral data KSEI.

“Kalau tadinya di bursa itu pengumuman di atas 5%, sekarang pengumumannya adalah pemegang saham di atas 1%. Kami sampaikan ke bursa serta Otoritas Jasa Keuangan [OJK] sore ini dan teman-teman semua bisa lihat,” kata Samsul.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *