Niat dan Doa Sahur dalam Bulan Ramadan
Sahur menjadi bagian penting dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Selain menahan lapar dan dahaga, puasa juga membutuhkan kesiapan hati melalui niat yang tulus karena Allah SWT. Sahur sendiri merupakan aktivitas makan dan minum yang dilakukan sebelum terbit fajar atau sebelum waktu Subuh.
Dalam Islam, hukum sahur adalah sunnah muakkad, yakni sangat dianjurkan meskipun tidak wajib. Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk mengakhirkan waktu sahur, atau makan mendekati waktu Subuh, karena di dalamnya terdapat keberkahan. Dalam sebuah hadis disebutkan:
“Sahur adalah keberkahan, jadi jangan tinggalkan, meskipun hanya dengan seteguk air. Karena Allah dan para Malaikat-Nya mendoakan orang-orang yang sahur.” (HR. Ahmad)
Selain berpahala, waktu sahur juga dikenal sebagai waktu mustajab untuk berdoa. Berikut bacaan doa sebelum dan sesudah sahur, serta niat puasa Ramadan yang dianjurkan.
Doa Sebelum Sahur
- Bismillahirrahmanirrahim, Allahu mma baarik lanaa fiimaa rozaqtanaa wa qinaa ‘adzaa bannaar.
- Artinya: Dengan nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Ya Allah, berkahilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami, dan karuniakanlah rezeki yang lebih baik dari itu dan peliharalah kami dari siksa api neraka.
Doa Sesudah Sahur
- Alhamdulillahi ladzi ath-amanaa wa saqaana waja’ alanaa minal muslimiin.
- Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan telah memberi kami minum, dan menjadikan kami termasuk orang yang patuh.
Doa Mohon Ampunan
- Astaghfirullahal-ladzi laa ilaha illa huwal-hayyul qayyum wa atubu ilaih.
- Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup, Yang Qayyum (berdiri sendiri) dan aku bertaubat kepada-Nya.
Doa Memohon Perlindungan
- A’udzu bikalimatillahit-tammati min syarri maa khalaq.
- Artinya: Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakan-Nya.
Niat Puasa Ramadan
- Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’I fardhi syahri Ramadhani hadzihis sanati lillahi ta’ala.
- Artinya: “Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan fardu di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”
Niat ini dianjurkan dibaca pada malam hari sebelum fajar agar puasa yang dijalankan sah sesuai syariat. Rasulullah SAW juga bersabda:
“Tiada seorang hambapun yang berpuasa sehari dengan niat fisabilillah, yakni semata-mata menuju ketaatan kepada Allah, melainkan Allah akan menjauhkannya wajahnya (dirinya), karena puasanya sejauh perjalanan 70 tahun dari neraka.” (HR. Muttafaqun ‘alaih)
Doa Buka Puasa Ramadan
Setelah menahan diri seharian penuh, umat Islam dianjurkan untuk segera berbuka ketika waktu Magrib tiba. Berikut bacaan doa buka puasa yang diajarkan Rasulullah SAW:
- Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birahmatika yaa arhamar-roohimiina.
- Artinya: “Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah yang Tuhan Maha Pengasih.”
Alternatif Doa Menjelang Buka Puasa
- Dzahabadh dhoma-u wabtalatil uruqu watsabatal ajru insyaallah.
-
Artinya: “Telah hilang dahaga, telah basah urat-urat, dan telah tetap pahala insyaallah.” (HR Abu Dawud)
-
Allaahumma lakasumtu wa’alaa rizqika afthortu.
-
Artinya: “Ya Allah untuk-Mu aku berpuasa dan atas rezeki-Mu aku berbuka (puasa).” (HR Abu Dawud)
-
Alhamdulillahilladzi a’aananii fashamtu, wa razaqanii faafthartu.
-
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang menolongku maka aku dapat berpuasa, dan yang telah memberiku rezeki sehingga aku dapat berbuka.” (HR Ibnu Sunni)
-
Allahumma inni asaluka birahmatikallatii wasi’at kulla syaiin antaghfira lii.
-
Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.” (HR Ibnu Majah dan Ibnu Sunni)
-
Allaahumma laka shumnaa wa ‘ala rezekika aftharnaa fataqabbal minnaa innak antas samii’ul ‘aliim.
- Artinya: “Ya Allah, kepada-Mu kami berpuasa dan atas rezeki-Mu kami telah berbuka, maka terimalah dari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Membaca doa sebelum sahur, niat puasa, hingga doa berbuka merupakan bagian dari penyempurna ibadah Ramadan. Semoga setiap amal ibadah yang kita jalankan di bulan penuh berkah ini diterima dan dirahmati oleh Allah SWT.











